Dosen Dan Mahasiswa UHO Lakukan Edukasi Penanganan Dan Pemulihan Pasca Covid-19 Di Desa Lamomea Kec. Konda Kab. Konawe Selatan

Jurnaliswarga.id | Konawe Selatan – Salah satu Program Pengabdian Dosen terintegrasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik UHO tahun 2022 mengangkat tema “Edukasi Penanganan dan Pemulihan Pasca Covid-19 melalui Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dan Gerakan 6 M”.

Kegiatan ini dilaksanakan selama 30 hari yang melibatkan 5 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dan 16 Mahasiswa. DPL terdiri dari Prof. Dr. Sahidin, S.Pd.,M.Si (Ketua Tim), Prof. Dr. Ir. H. Gusti Ray Sadimantara, M.Agr, Muh. Hajrul Malaka, S.Si.,M.Si, Fadhliyah Malik, S.Farm.,M.Farm.,Apt dan Fahria Nadiryati Sadimantara, SP.,MP.

Mahasiswa yang dilibatkan berasal dari Fakultas Farmasi, FMIPA dan Fakultas Pertanian. Tahapan kegiatannya meliputi Persiapan, Pelaksanaan, dan Pelaporan. Persiapan kegiatan terdiri dari Pembekalan dan Pelepasan oleh Rektor UHO (Prof. Dr. Muhammad Zamrun) dan Penerimaan oleh Kepala Desa Lamomea (Bpk. Sukri Hakim).

Baca Juga:  Perhutani KPH Bondowoso Adakan Lomba Burung Berkicau Perhutani Cup 3.

Kegiatan yang akan dilaksanakan meliputi Sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Gerakan Masyarakat Menggunakan Masker dan Jaga Jarak (GMJJ), Pembuatan Antiseptik dan Disinfektan dari Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dan Pembuatan Buku TOGA Desa Lamomea.

Selain itu, peserta KKN juga diharapkan terlibat dalam kegiatan yang sudah dijadikan program kegiatan Desa Lamomea pada kurun waktu tersebut. Sasaran Kegiatan ini adalah warga Desa Lamomea dan anak sekolah.

Baca Juga:  Sabtu Berkah Danrem 061/Sk Bagikan 5 Ton Beras dan Tali Asih Untuk 500 Yatim dan Disabilitas

Salah satu kegiatan yang menarik adalah penanaman dan pengolahan TOGA masyarakat Desa Lamomea menjadi produk siap saji seperti Serbuk Gula Asam, Minuman Jahe dan sebagainya yang berkhasiat dalam meningkatkan daya tahan tubuh (imun) serta pembuatan kemasannya.

Tidak lupa akan dikaji juga dari segi aspek ekonominya sehingga keuntungannya akan tampak dan diharapkan menjadi salah satu alternatif kegiatan wirausaha masyarakat Desa Lamomea.

Dalam sambutannya, Sukri Hakim selaku Kepala Desa Lamomea mengatakan bahwa kegiatan seperti ini belum pernah ada peserta KKN yang melakukan sebelumnya.

Reporter/Editor : Muhammad Irwansyah. (Sumber : Ketua Tim DPL Prof. Dr. Sahidin, S.Pd.,M.Si).

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Bupati Bogor Jadikan Sensus Ekonomi Fondasi Pembangunan 2036

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID — Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan Sensus Ekonomi 2026 harus menjadi fondasi penting dalam menentukan arah pembangunan Kabupaten Bogor hingga 2036. Pernyataan tersebut...

Jangan Panik! Ini yang Harus Dilakukan Saat Darurat Terjadi di Rumah, Healthy Talk RS Pertamina Prabumulih Bekali Istri Pekerja PT PDSI

Prabumulih, 30 Agustus 2026 — Situasi darurat di rumah dapat terjadi kapan saja dan membutuhkan respons yang cepat serta tepat. Pengetahuan dasar mengenai pertolongan...

Jangan Abaikan Napas Anak Saat Kabut Asap, Ini Pesan Dokter Spesialis Anak RS Pertamina Prabumulih

Prabumulih — Langit yang mulai diselimuti kabut asap mungkin terlihat seperti persoalan udara semata. Namun bagi tubuh, terutama saluran pernapasan anak, kualitas udara yang...

Tampil Beda, RS Pertamina Prabumulih Hadirkan Jadwal Dokter Poster Film

Prabumulih - Tidak semua orang datang ke rumah sakit dengan perasaan yang sama. ada yang datang membawa harapan untuk segera sembuh, ada yang menemani orang terkasih,...

Prof. Henry Soroti SEMA MA 3/2026 soal Praperadilan

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID — Pakar hukum pidana Prof. Dr. Henry Yosodiningrat, S.H., M.H. menyoroti secara kritis Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) Nomor 3 Tahun 2026...

 

ARTIKEL TERKAIT