Warga Perbatasan Kembali Serahkan Senjata Api Rakitan dengan Sukarela kepada Satgas Pamtas Yonif 645/GTY

Sanggau, Kalbar − Kegiatan pembinaan teritorial (binter) anjangsana ke dusun atau kampung binaan yang dilakukan Pos Panga Satgas Pamtas Yonif 645/GTY membuahkan hasil yang baik, menerima kembali penyerahan secara sukarela 1 (satu) pucuk senjata api rakitan jenis Lantak dari salah seorang warga perbatasan. Bertempat di Dusun. Pripin RT. 01 Desa. Peripin Kec. Entikong Kab. Sanggau. Kamis, (01/09/2022)

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 645/GTY Letkol Inf Hudallah, S.H. dalam keterangan tertulisnya di Makotis Gabma Entikong Kecamatan. Entikong Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Sabtu, 03 September 2022.

Dansatgas mengatakan penyerahan secara sukarela senpi rakitan jenis Lantak ini, sebagai bukti kedekatan antara anggota Satgas dengan masyarakat perbatasan yang merupakan hasil dari kegiatan Pembinaan teritorial (binter) anjangsana yang setiap hari gencar dilakukan anggota Satgas Pamtas Yonif 645/GTY.ujarnya

Baca Juga:  Sertu Sarmin Hadiri Sosialisasi Bahaya Narkoba pada Remaja

Penyerahan senpi ini bermula ketika personil Pos Panga dipimpin Pratu Aris Munandar dan Prada Rodi melaksanakan kegiatan Anjangsana ke daerah binaannya, yaitu kerumah bapak ke rumah Bpk. Yakobus Kepala Dusun Peripin sekaligus menanyakan situasi dan informasi di wilayah desa binaan tersebut. Ungkap Dansatgas

Ketika sedang berbincang-bincang salah seorang anggota pos panga satgas pamtas yonif 645/gty menanyakan kepada bapak Yakobus mengenai senpi rakitan di dusun tersebut dan anggota pos panga tersebut sedikit menjelaskan akan bahanya kepemilikan senpi illegal dan keamanan untuk masyarakat setempat.

Kemudian Ibu Wina isteri dari bapak Yakobus menyampaikan bahwa saudara laki-lakinya yang Bernama PB kepada anggota pos panga satgas pamtas, masih mempunyai senjata api rakitan jenis lantak yang dahulunya selalu digunakan untuk berburu akan tetapi untuk sekarang ini sudah tidak digunakan lagi. Kemudian dengan nasehat bapak Yakobus kepada PB dan akhirnya dengan kesadaran hati ikhlas tanpa ada paksaan dari pihak manapun, saudara laki-laki dari ibu Wina yang bernama bapak PB akhirnya menyerahkan senjata api rakitan jenis lantak tersebut kepada anggota Pos Panga satgas pamtas Yonif 645/Gty. terang Dansatgas

Baca Juga:  Buka AKS TNI AD, Kasad : Pemimpin Harus Dapat Menjawab Tantangan di Era Perubahan

Selanjutnya Anggota Pos Panga satgas pamtas Yonif 645/Gty melaporkan keajadian tersebut kepada Danpos Panga Letda Inf Gugun Indrawiguna guna barang bukti senpi illegal itu akan diserahkan dan diamankan kepada Dan SSK 4 Lettu Inf Haris.
(Pen Satgas Yonif 645/GTY)

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Bupati Rudy Dorong Idul Adha Tanpa Sampah Plastik, Publik Apresiasi Langkah Hijau Pemkab Bogor 2026

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID – Pemerintah Kabupaten Bogor di bawah kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto terus memperkuat komitmen menjaga lingkungan hidup melalui gerakan pengurangan sampah plastik...

Rudy Susmanto Pastikan 203 Petugas Kawal Kesehatan Hewan Kurban di 1.339 Titik Pemotongan Bogor

CIBINONG, Jurnaliswarga.id – Pemerintah Kabupaten Bogor di bawah arahan Bupati Bogor Rudy Susmanto terus memperkuat pengawasan kesehatan hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha...

Korban Jari Putus Tagih Keadilan, Publik Soroti Lambannya Penanganan Kasus di Bogor 2026

KOTA BOGOR, JURNALISWARGA.ID – Kasus dugaan penganiayaan berat yang menyebabkan seorang perempuan kehilangan ujung jari kelingking di wilayah Tanah Sareal, Kota Bogor, kembali menjadi...

Wamen Nezar Patria Ingatkan Bahaya “Penjajahan Algoritma”, Generasi Muda Diminta Kuasai Teknologi 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria mengingatkan generasi muda Indonesia untuk waspada terhadap ancaman baru di era digital berupa “penjajahan...

FPPI Kaltim dan Komnas HAM RI Cek Koordinat Lahan KT CAL, Sengketa dengan PT GAM Memanas 2026

BALIKPAPAN, JURNALISWARGA.ID – Sengketa lahan antara Kelompok Tani Cinta Alam Lestari (KT CAL) dan PT Ganda Alam Makmur (PT GAM) kembali memanas setelah Forum...

 

ARTIKEL TERKAIT