CIBINONG, JURNALISWARGA.ID — Upaya menjaga stabilitas keamanan di wilayah perbatasan kembali membuahkan hasil. Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur dari Yonarmed 12 Kostrad menerima 1 pucuk senjata api jenis Springfield dari warga secara sukarela. Senjata Api Diserahkan Warga, Yonarmed 12 Kostrad Perkuat Keamanan Perbatasan RI–RDTL
Penyerahan tersebut dilakukan oleh seorang warga berinisial BL (50), asal Dusun Makokon, Desa Nananoe, Kecamatan Nanaet Dubesi, pada Minggu (26/4/2026). Langkah ini menjadi bukti meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kehadiran aparat TNI di wilayah perbatasan.
Pendekatan Humanis Jadi Kunci
Keberhasilan ini tidak terlepas dari pendekatan humanis yang dilakukan personel Pos Nananoe. Sejak 23 April 2026, Satgas aktif melakukan komunikasi sosial, pelayanan kesehatan, serta kunjungan langsung (anjangsana) ke masyarakat.
Dari interaksi tersebut, personel memperoleh informasi terkait adanya senjata peninggalan konflik lama yang masih disimpan warga. Melalui pendekatan persuasif dan kekeluargaan, warga akhirnya bersedia menyerahkan senjata tersebut tanpa paksaan.
Edukasi Hukum dan Kesadaran Warga
Dalam proses penyerahan, personel Satgas juga memberikan pemahaman terkait aturan hukum kepemilikan senjata api di Indonesia. Setelah memahami risiko dan konsekuensi hukum, serta mempertimbangkan keamanan keluarga, warga memutuskan untuk menyerahkan senjata yang selama ini disimpan.
Senjata tersebut kemudian diamankan oleh personel Pos Nananoe dan dilaporkan secara berjenjang sesuai prosedur yang berlaku.
TNI: Bukti Kepercayaan Masyarakat
Danpos Nananoe, Warianto, menyampaikan apresiasi atas kesadaran masyarakat.
“Penyerahan ini menjadi bukti bahwa komunikasi yang baik mampu membangun kepercayaan serta mencegah potensi gangguan keamanan,” ujarnya.
Ia menegaskan, Satgas Yonarmed 12 Kostrad akan terus berkomitmen menjaga keamanan wilayah perbatasan sekaligus menghadirkan rasa aman bagi masyarakat.
Stabilitas Perbatasan Terjaga
Keberhasilan ini menunjukkan bahwa pendekatan persuasif dan kehadiran aktif aparat di tengah masyarakat mampu menciptakan stabilitas keamanan yang berkelanjutan, khususnya di wilayah perbatasan RI–Timor Leste.
Sumber: Rilis Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad, Selasa 28 April 2026
