CIBINONG, JURNALISWARGA.ID – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Bupati Bogor Rudy Susmanto meresmikan monumen helikopter Puma SA 330 di kawasan Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (24/7).
Peresmian ini menjadi simbol penghormatan terhadap pengabdian alat utama sistem senjata (alutsista) TNI Angkatan Udara dalam berbagai operasi di tanah air. “Mulai hari ini kita memulai pembuatan monumen-monumen untuk mengenang sejarah pengabdian TNI di wilayah-wilayah yang memiliki catatan historis. Kabupaten Bogor menjadi salah satu daerah pertama yang kita pilih,” ujar Panglima TNI kepada wartawan.

Ia juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Bogor dan masyarakat atas dukungan terhadap TNI dalam menjaga nilai sejarah nasional. Menurutnya, pembangunan monumen semacam ini akan terus berlanjut di berbagai daerah.
Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI M Tonny Harjono yang turut hadir menegaskan, monumen ini adalah bentuk penghormatan terakhir kepada alutsista yang telah berjasa. “Helikopter Puma SA 330 adalah bagian dari sejarah pengabdian TNI AU yang mendukung berbagai misi, mulai dari operasi kemanusiaan hingga pembangunan Tugu Kujang di Kota Bogor,” ujarnya.
Helikopter Puma SA 330 dikenal sebagai alutsista legendaris yang telah berperan penting sejak era 1970-an, baik untuk operasi militer maupun kegiatan kemanusiaan di seluruh wilayah Indonesia.
Bupati Bogor Rudy Susmanto menjelaskan pembangunan monumen tersebut merupakan hasil kerja sama Pemkab Bogor dengan Lanud Atang Sendjaja serta dukungan pihak swasta melalui program CSR. “Kini kawasan yang sebelumnya kosong ini tertata dan sekaligus mengingatkan bahwa Kabupaten Bogor adalah homebase helikopter TNI terbesar di Indonesia,” kata Rudy.
Selain di Pakansari, Pemkab Bogor juga telah membangun Tugu Helikopter di kawasan Puncak, tepatnya di lokasi jatuhnya Laksamana RE Martadinata. “Tugu itu akan kita perbaiki agar tetap menjadi pengingat sejarah bangsa,” lanjutnya.
Rudy menegaskan, pembangunan tugu bukan hanya memperindah kawasan kota, tetapi juga menjaga nilai sejarah dan penghormatan terhadap jasa prajurit. “Kita terus berupaya mempercantik Kabupaten Bogor dan mengajak masyarakat berkontribusi membangun daerah,” pungkasnya. (nR)








