Dugaan Gratifikasi, Aksi Demo Desak KPK Periksa Kepala BWS dan BPJN Malut Bersama Satker Serta Sejumlah PPK

Jakarta, (MGA) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) Republik Indonesia kembali didesak periksa dan evaluasi oknum oknum yang terlibat dalam dugaan Indikasi terjadi praktek tindak pidana korupsi pada pekerjaan proyek
pembangunan milik Kementrian PUPR yang dilaksanakan oleh Balai Jalan Nasional (BPJN)
Wilayah Maluku Utara.

Kordinator Aksi, Ajis Abubakar mengatakan kedatangan ke KPK dan KemenPUPR ini karena ada sejumlah kasus terindikasi dugaan korupsi yang melekat di Balai Jalan Nasional (BPJN) Wilayah Maluku Utara.

Disampaikan dugaan dan indikasi korupsi diantaranya adalah pekerjaan preservasi jalan WEDA – MAFA – MATUTING – SAKETA
Tahun Anggaran 2022 yang dikerjakan oleh PT. Sama Prima Jaya dengan nilai Rp25.420467.000,- yang diduga mengalami keterlambatan pekerjaan atau sudah melampaui batas waktu pekerjaan sebagaimana ketentuan Kontrak.

“Pekerjaan tersebut saat ini berstatus Show Cause Meeting (SCM III) dan diduga kuat Pekerjaan tersebut ada item pekerjaan longsoran pada Sisi kanan badan Jalan, dan ternyata tidak selesai dikerjakan, begitu juga dengan Pekerjaan Lapisan Pondasi Atas (LPA) diduga pekerjaannya tidak sesuai dengan ketentuan spesifikasi tehnis
pekerjaan,” bebernya.

Selain itu ada indikasi masalah pekerjaan pembangunan preservasi jalan pada ruas
Halmahera 2.2. WEDA – SAGEA – PATANI Tahun 2021 yang dikerjakan oleh PT. Buli Bangun
Dengan Nilai Kontrak Pekerjaan Rp. 43.573.070.,00, diduga kuat 2 Kilometer Jalan pada Ruas tersebut dialihkan menjadi status jalan Kabupaten Halmahera Tengah dan selanjutnya Pekerjaan Tersebut diduga kuat tidak sesuai spesifikasi tehknis pekerjaan.

Baca Juga:  Akhir Jabatan Gubernur, Kejati dan Polda Malut Diminta Jangan Tutup Mata Soal Dugaan Korupsi Ditubuh PUPR/DKP/DLH 2023

Hal senada disampaikan oleh Ketua DPC GPM Kota Ternate, Juslan J Latif, Kamis 9 Februari 2023.

Selain itu, lanjut dia, ada dugaan dan indikasi keterlambatan pekerjaan pada pembangunan Preservasi Jalan Ruas SP. DODINGA – AKELAMO – PAYAHE – WEDA Tahun Anggaran 2022 Dengan Nilai Kontrak
Pekerjaan Senilai Rp. 30.529.964.000,00 yang dikerjakan oleh PT. Amara Marga Jaya, dimana saat ini pekerjaan tersebut berstatus Show Cause Meeting (SCM III), serta diduga kuat
pekerjaan tersebut tidak selesai dikerjakan.

Sementara dalam orasinya, dikatakan ada dugaan dan Indikasi Korupsi serta utang piutang bahan pekerjaan kepada pihak ketiga atas pelaksanaan Pekerjaan Jembatan AKE TIABO yang dikerjakan oleh PT. Victory Sinergi Perkasa dengan nilai Pekerjaan Rp16.954.469.800,- tahun anggaran 2022 melalui Balain Pelaksana Jalan Nasional Maluku Utara, yang saat ini pekerjaan tersebut telah dilakukan pemutusan Kontrak Pekerjaan.

Ia bahkan membeberkan adanya konspirasi atau persaingan tidak sehat atas pelaksanaan Tender Proyek melalui BP2JK (Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi) Wilayah Maluku Utara atas Paket Pekerjaan Pembangunan Jalan Tahun Anggaran 2021 pada Ruas GEBE – BANDARA – GEBE – UMERA dengan Nilai Kontrak Rp. 95.555.967,00 yang mana awalnya dimenangkan oleh PT. Addies Pratama Persada kemudian dilakukan pembatalan, dan selanjutnya di menangkan oleh PT. Lombok Ulina.

Sementara Ketua LPP Tipikor Zainal Ilyas pada kesempatan tersebut juga menambahkan dalam orasinya dugaan korupsi pekerjaan jaringan perpipaan SPAM IKK Taliabu Barat Laut Pulau Limbo Kabupaten Pulau Taliabu Provinsi Maluku Utara yang di kerjakan oleh PT.
Kusuma Wardhana Group senilai Rp24.044.900.000,- Tahun Anggaran 2019 melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah Maluku Utara (BPPW Maluku Utara) sejak
awal pekerjaan proyek tersebut gagal dikerjakan, bahkan masyarakat tidak dapat menikmati Air Bersih atas pekerjaan tersebut (Total Loss).

Baca Juga:  KNPI Maluku Utara Desak Harita Group Hentikan Aktifitas Pertambangan di Pulau Obi 2023

” Atas kasus inilah KPK yang di pimpin oleh Irjen pol Firly Bahuri harus segera membongkar sejumlah kasus korupsi di Maluku Utara,” ungkapnya. Ia juga menyentil dugaan dan indikasi Grativikasi 4 Unit Mobil Tipe X-Pander dan 2 Unit Mobil Tipe HR-V yang diduga maksud dan tujuan atas kepentingan Proyek pada Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementrian PUPR, yang diduga dilakukan oleh
Oknum Pengusaha/Kontraktor dengan inisial “ S “ dan “ RL ” yang diduga kuat diterima oleh
Oknum PPK dan Satker.

“Olehnya itu kami mendesak kepada KPK dan KemenPUPR Republik Indonesia agar segera memanggil dan memeriksa, serta mengevaluasi Kepala BPJN Maluku Utara Ir. Herdiyanto Arifin, kepala Satker Wilayah I PJN Maluku Utara Chandra Syah Parmance, PPK 2.2 Balai PJN Maluku Utara Joone Seisi Margareth Manus, PPK 2.1 Balai PJN Maluku Utara Wahyudi, PPK 1.1 Balai PJN Maluku Utara Ema Amelia, PPK 2.3 Balai PJN Maluku Utara Mohammad Ali Afanti, Kepala BWS Maluku Utara, Kalpin Nur atas dugaan sejumlah kasus tersebut,” tandasnya.

Sekedar diketahui, aksi tersebut sudah dilakukan aksi demontrasi pertama pada hari Senin tanggal 6 February 2023 dengan tuntutan yang sama.(Red)

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Pemkot Bogor Gelar Edufair 2026, Pelajar Dibuka Akses Kuliah ke Inggris

BOGOR,JURNALISWARGA.ID – Pemerintah Kota Bogor terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui akses pendidikan global. Salah satunya dengan memfasilitasi kegiatan Edufair 2026 bertajuk...

Semangat Kartini Hidupkan “Dialog Mamase”, Pemkab Mamasa Perkuat Partisipasi Publik untuk Pembangunan 2026

MAMASA, JURNALISWARGA.ID – Pemerintah Kabupaten Mamasa menunjukkan komitmen kuat terhadap keterbukaan dan partisipasi masyarakat melalui forum “Dialog Mamase” yang digelar di Rumah Jabatan Bupati,...

DPRD Kota Bogor Sahkan Raperda Rumah Susun, Solusi Hunian Layak di Tengah Keterbatasan Lahan 2026

BOGOR (JURNALISWARGA.ID) – Pemerintah dan legislatif di Kota Bogor terus menunjukkan komitmen dalam menghadirkan solusi konkret bagi kebutuhan masyarakat. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)...

Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan, Mentan Konsolidasikan 170 Bupati dan Gelontorkan Triliunan Anggaran Irigasi

JAKARTA (JURNALISWARGA.ID) – Pemerintah terus menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengkonsolidasikan sekitar 170 bupati dari seluruh...

Kerja Sama Indonesia–Polandia Diperkuat, Pemerintah Fokus Jaga Ketahanan Pangan Nasional 2026

JAKARTA (JURNALISWARGA.ID) – Pemerintah Indonesia terus menunjukkan langkah progresif dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui penguatan kerja sama internasional. Hal ini ditandai dengan pertemuan...

 

ARTIKEL TERKAIT