Keberhasilan FOLU Net Sink 2030 dibawah bayangan korupsi sumberdaya alam

Jurnaliswarga.id, Indonesia FOLU Net Sink adalah bentuk nyata kontribusi Indonesia kepada dunia untuk menekan kenaikan suhu bumi akibat pemanasan iklim. Komitmen tersebut tertuang dalam target penyerapan emisi dalam dokumen Rencana Operasional sebesar 140juta ton CO2e pada tahun 2016. September tahun 2022, Pemerintah Indonesia menaikkan target penyerapan emisi dari 29% menjadi 31,89% (kemampuan nasional) serta 41% menjadi 43,2% (kerjasama internasional).

Perubahan target tersebut dikenal dengan nama E-NDC (Enhanced Nationally Determined Contribution) yang menargetkan pada 11 aksi mitigasi yang berada pada total area 75juta ha. Sosialisasi Indonesia’s FOLU Net Sink sub nasional Sulawesi Tengah dilaksanakan pada tanggal 13 Maret 2023 bertempat di Gedung Pogombo Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah. Sosialisasi tersebut merupakan bentuk penyebarluasan informasi pentingnya pengendalian perubahan iklim kepada masyarakat dan pemegang kebijakan di Provinsi Sulawesi Tengah.

Keberhasilan FOLU Net Sink 2030 dibawah bayangan korupsi sumberdaya alam

Korupsi Sumber Daya Alam:
Besarnya target FOLU Net Sink 2030 berbanding terbalik dengan kondisi kelestarian sumberdaya alam di Indonesia. KPK melaporkan adanya 650 kasus korupsi sumberdaya alam di Indonesia, diantaranya 164 kasus dilakukan swasta dan 148 dilakukan oleh DPR dan DPRD, dan 77 dilakukan oleh Bupati dan Gubernur.

Baca Juga:  AJARAN LELUHUR NUSANTARA

Kejahatan lingkungan sektor kehutanan berdampak besar terhadap kerusakan ekositem, bencana ekologis, kerugian negara, dan kewibawaan negara. Hal tersebut terjadi akibat tidak digunakannya adab dalam pembuatan kebijakan, hilangnya keberpihakan cendekiawan kepada lingkungan dan masyarakat, keadilan yang terbelenggu oleh hukum positif, serta sumberdaya alam hanya dipandang sebagai komoditas.

Lebih jauh lagi, dalam kondisi korupsi struktural, ilmu pengetahuan tidak digunakan untuk mendukung perubahan menuju perbaikan, tetapi mendukung kepentingan untuk perusakan sistem.

Rekomendasi :
Korupsi sumberdaya alam yang sistematis dan masif dapat diberantas melalui berbagai pendekatan seperti pendekatan positivis, classical, structural, dan ethic. Pendekatan tersebut menjadi salah satu cara yang dapat digunakan untuk menyelesaikan permasalahan korupsi sumberdaya alam dari berbagai sudut pandang. Pendekatan positivis dilakukan dengan meminimalisirkan peluang terjadinya tindak korupsi melalui cara resistensi diri dan melaporkan segala bentuk tindakan korupsi.

Baca Juga:  Pj. Gubernur Sultra Buka Raker Capaian Kinerja Tahun 2023 Dan Deklarasi Resolusi Tahun 2024

Pendekatan classical dilakukan dengan cara menindak tegas pelaku korupsi sumberdaya alam baik secara sanksi hukum maupun sanksi sosial. Pendekatan structural dilakukan dengan peningkatan transparansi dijajaran pembuat kebijakan/keputusan, collaborative goverment untuk meniadakan ego sektoral antar lembaga pemerintah dan meningkatkan integritas sektor publik.

Pendekatan ethic dilakukan dengan beberapa cara yaitu, penyadartahuan pada berbagai tingkat usia dan pendidikan, patuh terhadap konstitusi negara, mengimplementasikan norma serta nilai dasar yang berlaku dimasyarakat. Selain keempat pendekatan tersebut, pendekatan modal sosial juga dapat menjadi alternatif cara untuk memberantas tindak korupsi sumberdaya alam melalui gerakan aksi kolektifnya.

Hal tersebut menjadi penting karena keberhasilan pemberantasan tindak korupsi sumberdaya alam akan memberikan kontribusi besar dalam upaya kelestarian hutan yang sejalan dengan target FOLU Net Sink 2030.
Penulis: Bagus Karyo Widhiasto (Aktivis Lingkungan) & Nitya Ade Santi (Peneliti)

Rekomendasi Produk Shopee
Mesin Vacuum Sealer MakananLihat di Shopee

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Rilis Publikasi Indeks Pembangunan Manusia Kolaka Utara 2023

KOLAKA UTARA, JURNALISWARGA.ID - Rilis Publikasi Indeks Pembangunan Manusia Kolaka Utara 2023 tercantum sebagai judul berita dalam item RSS yang diterima.Rilis Indeks Pembangunan Manusia Kolaka UtaraRilis Publikasi Indeks Pembangunan Manusia Kolaka Utara 2023 menjadi informasi utama yang tersedia da

Banten Siapkan Elektrifikasi Jalur Kereta Rangkasbitung–Merak

BANTEN, JURNALISWARGA.ID - Elektrifikasi jalur kereta Rangkasbitung–Merak disiapkan di Banten. Gubernur Andra Soni menyebut langkah tersebut sebagai jawaban atas kebutuhan transportasi.Elektrifikasi jalur kereta Rangkasbitung–Merak menjadi fokus persiapan di Banten. Namun, item RSS ini tidak memuat

Selamat Dan Sukses Atas Kenaikan Pangkat Mayor Inf. Irian Yanto, CMH 2026

Bogor, Jurnaliswarga.id – Pimpinan dan seluruh kru media nasional Jurnaliswarga.id menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Irian Yanto atas kenaikan pangkat dari Kapten menjadi...

750 Zak Pupuk NPK Disalurkan ke 250 Petani Kolaka

KOLAKA, JURNALISWARGA.ID - Kartu Tani Beramal menyalurkan 750 zak pupuk NPK kepada 250 petani di Kolaka. Informasi tersebut tercantum dalam pemberitaan yang dipublikasikan pada Jumat, 2 Oktober 2026.750 Zak Pupuk NPK untuk Petani KolakaBantuan yang disebutkan berupa pupuk NPK dengan jumlah 750 zak.

NPCI Kabupaten Bogor Matangkan Angkat Berat untuk Peparda 2026

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID - Angkat berat NPCI Kabupaten Bogor terus mematangkan persiapan untuk menghadapi Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) 2026.Cabang olahraga angkat berat National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Bogor tersebut membidik emas pada Peparda 2026.Persiapan Angkat Ber

 

ARTIKEL TERKAIT