Layau! Suara Caleg DPD RI di Lampung Menggelembung hingga 800 di Satu TPS

TANGGAMUS, JURNALISWARGA.ID – Perolehan suara Calon Legislatif Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (Caleg DPD RI) di Kabupaten Tanggamus, Lampung diduga salah input, hingga menggelembung mencapai 800 suara di 1 TPS, Dikutip dari perbandingan form C1 dan situs website KPU RI.

Peristiwa ini terjadi di TPS 02 Desa Banding, Kecamatan Bandar Negeri Semuong, untuk calon perseorangan anggota DPD RI.

Berdasarkan data hasil input suara calon DPD RI di laman info publik pemilu 2024 KPU, terdapat hampir seluruh caleg yang mendapatkan lebih dari 800 suara di TPS 02 tersebut.

Baca Juga:  Kadis Kominfo Lambar Luruskan Pemberitaan Isu Larangan Kendaraan Plat Luar Daerah Parkir di Lingkungan Pemda 2026

Caleg itu adalah Bustami Zainudin yang terinput perolehan 808 suara, Ahmad Bastian (28 suara), Dyah Siti Nuraini (842 suara) dan lain-lain.

Perolehan yang ter-publish itu jauh di atas hitung C Hasil di TPS yang tercatat hanya 181 pengguna hak pilih.

Dalam lembar C Hasil tercatat Bustami Zainudin hanya mendapatkan 8 suara, Ahmad Bastian (14  suara), David Kurniawan (0 suara), Dyah Siti Nuraini (16 suara) dan lain-lain.

Layau! Suara Caleg DPD RI di Lampung Menggelembung hingga 800 di Satu TPS
KETERANGAN FOTO: Kolase perbandingan perolehan suara di form C Hasil TPS 02 Desa Banding, Tanggamus dengan hasil input di Info Publik Pemilu 2024. (Foto: Dok. warga)

Terkait temuan ini, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi Bawaslu Tanggamus Wedi Yansyah mengaku belum mendapatkan laporan atas anomali itu.

Baca Juga:  Rahmad Sukendar Desak KPK Bongkar Tuntas Dugaan Korupsi Kuota Haji hingga Akar

“Belum ada laporan, justru saya baru tahu dari mas,” kata dia saat dihubungi dari Bandar Lampung, Jumat (16/2/2024) malam.

Dia mengatakan, untuk publikasi di laman Info Publik Pemilu 2024 itu pihaknya tidak menjadikannya sebagai atensi.

Menurutnya, Bawaslu hanya berpegang pada form C Plano dan C Hasil.

“(Data) yang ada di kami untuk TPS itu tidak ada perbedaan, di C Plano sama di C Hasil sama datanya,” ungkap dia.

Wedi menambahkan, dia tidak bisa menduga-duga akan adanya upaya penggelembungan suara itu.

“Kita tidak berpatokan ke situ (Info Publik Pemilu 2024),” pungkasnya. (Oking)

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Rahmad Memberikan Apresiasi kepada Menteri Agus, Napi Korupsi “Keluyuran” Langsung Dikirim ke Nusakambangan 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID — Ketua Umum BPI KPNPA RI, Tubagus Rahmad Sukendar, memberikan apresiasi tegas kepada Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, atas langkah cepat...

Rapat Paripurna, DPRD Kota Bogor Bentuk 3 Pansus, Plototi LKPJ 2025 Hingga Tata Kelola Aset

HUMPROPUB, JURNALISWARGA.ID - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor resmi membentuk tiga Panitia Khusus (Pansus) dalam Rapat Paripurna yang digelar di Gedung DPRD...

Pemkab Bogor Perkuat Tata Kelola Perizinan, Bupati Rudy Susmanto Dorong Investasi dan PAD 2026

Rudy Susmanto Perkuat Tata Kelola Perizinan untuk Dukung Pembangunan dan Tingkatkan PAD CIBINONG, JURNALISWARGA.ID – Pemerintah Kabupaten Bogor terus memperkuat tata kelola perizinan sebagai langkah...

Pemkab Bogor Siapkan Pusat Layanan Haji Terpadu, Rudy Susmanto Perkuat Pelayanan Jamaah

Rudy Susmanto Tegaskan Komitmen Terus Tingkatkan Pelayanan HaJI CIBINONG, JURNALISWARGA.ID – Pemerintah Kabupaten Bogor terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan bagi jamaah haji. Bupati...

Indonesia Business Forum 2026 Dorong Peluang Investasi di Sumatra Utara 2026

JURNALISWARGA.ID. Hong Kong, Republik Rangkat Tiongkok — KJRI Hong Kong menyelenggarakan Indonesia Business Forum 2026, pada Senin (13/4), mempromosikan Sumatra Utara sebagai destinasi potensial...

 

ARTIKEL TERKAIT