BPI KPNPA RI Kritik Keras Bareskrim: Baru Bergerak Soal Tambang Ilegal Sumbar Setelah DPR RI Turun Tangan

Jakarta, Jurnaliswarga.id — Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPARI) melontarkan kritik keras terhadap Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri yang dinilai lamban dan tidak responsif dalam menangani maraknya tambang ilegal di Sumatera Barat.

Ketua Umum BPI KPNPARI, Rahmad Sukendar, menegaskan pihaknya telah sejak awal bersuara lantang dan menyampaikan laporan terkait dugaan kuat praktik tambang ilegal di Sumbar. Namun hingga waktu yang cukup lama, Bareskrim Polri disebut tidak juga menurunkan tim ke lapangan.

“Kami sudah sejak awal bersuara lantang dan menyampaikan laporan resmi terkait tambang ilegal di Sumatera Barat. Tapi Bareskrim tidak turun ke lapangan. Ironisnya, baru bergerak setelah anggota Andre Rosiade Anggota DPR RI datang langsung ke Bareskrim,” tegas Rahmad Sukendar, Rabu (14/1/26).

Baca Juga:  BPI KPNPA RI Apresiasi Menteri Agus Andrianto Bersihkan Kementerian Imipas Mulai dari Wamen hingga Kalapas dan Karutan 2026

Rahmad Sukendar mengungkapkan, selama Bareskrim belum turun tangan, penanganan hanya dilakukan oleh Polda setempat. Meski aktivitas tambang ilegal sempat dihentikan, langkah tersebut dinilai tidak menyentuh pelaku utama.

“Yang dihentikan hanya aktivitas di lapangan. Tidak ada satu pun pemodal atau aktor intelektual yang ditangkap dan diproses hukum. Ini persoalan serius dalam penegakan hukum,” ujarnya.

Menurut Rahmad, tidak disentuhnya pemodal besar semakin memperkuat dugaan adanya perlindungan terhadap pihak-pihak tertentu, sehingga penegakan hukum terkesan tebang pilih dan hanya menyasar pekerja lapangan.

“Kalau yang disentuh hanya pekerja kecil, sementara pemodalnya aman, maka tambang ilegal akan terus hidup. Negara dirugikan, lingkungan rusak, dan hukum kehilangan wibawanya,” tambahnya.

Baca Juga:  Garda Bela Negara Nasional Dukung TNI Berantas Narkoba dan Terorisme

Meski melontarkan kritik tajam terhadap Bareskrim Polri, Rahmad Sukendar tetap memberikan apresiasi kepada Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta atas upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif di wilayah Sumbar.

“Kami mengapresiasi Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta yang mampu menciptakan suasana kamtibmas kondusif. Namun kami berharap penegakan hukum berani naik kelas, menyentuh pemodal dan aktor intelektual tambang ilegal,” tandas Rahmad.

BPI KPNPARI menegaskan akan terus mengawal kasus tambang ilegal di Sumatera Barat hingga penegakan hukum dilakukan secara menyeluruh, transparan, dan tanpa pandang bulu. (Red)

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Harga Emas Pegadaian Galeri24, Antam, dan UBS Turun

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID - Harga emas Pegadaian yang dipantau dari laman Pegadaian pada Selasa pukul 10.35 WIB menunjukkan tiga jenama emas mengalami penurunan harga. Harga emas Pegadaian dan angka per gram Harga emas Galeri24 berada di angka Rp2.576.000 per gram. Sementara itu, emas Antam tercatat

Camat Cibinong Acep Sajidin Sigap Tindaklanjuti Aduan AJWI, Warga Nanggewer Terdata Desil 3

BOGOR, JURNALISWARGA.ID – Respons cepat ditunjukkan Camat Cibinong Acep Sajidin setelah menerima pengaduan dari Ketua DPC Aliansi Jurnalis Warga Indonesia (AJWI) Kabupaten Bogor, Nimbrod...

DPP GMNI Soroti Kematian Warga Sipil dan Eskalasi Konflik Papua 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID — Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) menyoroti kembali persoalan keamanan di Papua menyusul laporan mengenai tewasnya seorang pengemudi...

Purbaya Dicopot, Hak Prerogatif Presiden Diuji Etika Politik 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID — Pergantian Purbaya Yudhi Sadewa dari jabatan Menteri Keuangan oleh Presiden Prabowo Subianto kembali membuka ruang diskusi mengenai hubungan antara kewenangan konstitusional...

83 Tim Pelajar SD Adu Semangat di Lomba Senam KKGO, Tim Emergency RS Pertamina Prabumulih Siaga di Tengah Arena!

Prabumulih, 17 September 2026 — Suasana Stadion Sepak Bola Talang Jimar, Kota Prabumulih, tampak berbeda pada Rabu–Kamis, 16–17 September 2026. Semangat dan keceriaan ratusan...

 

ARTIKEL TERKAIT