Bupati Bogor Rudy Susmanto Tegaskan Tidak Ada Jual Beli Jabatan, Perkuat Sistem Merit ASN 2026

CIBINONG, Jurnaliswarga.idBupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan komitmennya dalam membangun pemerintahan yang bersih dan bebas dari praktik jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya serius Pemkab Bogor dalam memperkuat sistem birokrasi yang transparan, profesional, serta berbasis meritokrasi dalam pengelolaan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Bupati Bogor Rudy Susmanto Tegaskan Tidak Ada Jual Beli Jabatan, Perkuat Sistem Merit ASN

Rudy menyampaikan, penerapan sistem merit terus didorong melalui mekanisme seleksi terbuka (open bidding), peningkatan kapasitas ASN, hingga pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Ini adalah bagian dari keseriusan kami dalam menghadirkan birokrasi yang bersih dan profesional. Kami ingin memastikan bahwa setiap jabatan diisi berdasarkan kompetensi, bukan praktik yang menyimpang,” tegasnya.

Baca Juga:  Bupati Bogor Rudy Hibahkan Lahan untuk Rumah Susun Paspampres 2026

Terkait isu jual beli jabatan yang sempat beredar, Rudy memastikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bogor tidak memberikan toleransi terhadap pelanggaran tersebut. Setiap laporan yang masuk langsung ditindaklanjuti oleh Inspektorat.

“Inilah wujud keseriusan kami. Apapun yang disampaikan kepada kami, bisa langsung kami tindaklanjuti. Namun, proses tersebut tidak selalu kami ekspos ke publik,” ujarnya.

Dalam satu bulan terakhir, Inspektorat melalui Irban V telah melakukan penelusuran terhadap berbagai laporan dugaan pelanggaran. Jika ditemukan indikasi tindak pidana, kasus tersebut akan segera dilimpahkan kepada aparat penegak hukum sesuai aturan yang berlaku.

Baca Juga:  Bupati Bogor Tegaskan Tiap Kecamatan Sediakan Minimal Satu Hektare Hutan Kota, Untuk Percepat Pembangunan Kawasan Hijau

Komitmen pemberantasan praktik jual beli jabatan ini juga didukung oleh sinergi antara eksekutif dan legislatif daerah, termasuk Wakil Bupati Ade Ruhandi serta Ketua DPRD Sastra Winara.

Pemerintah Kabupaten Bogor menegaskan, tidak ada ruang bagi praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme dalam sistem pemerintahan. Transparansi dan integritas menjadi kunci utama dalam menjaga kepercayaan publik.

Dengan langkah tegas ini, Pemkab Bogor optimistis mampu menciptakan tata kelola pemerintahan yang akuntabel, profesional, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.(Red/nR)

Humas media Diskominf Kabupaten Bogor

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Pemkab Kolaka Perkuat Koperasi Modern untuk Dorong Ekonomi Daerah 2026

KOLAKA, JURNALISWARGA.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka menegaskan komitmennya memperkuat gerakan koperasi sebagai salah satu pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif,...

Bupati Kolaka Dorong Sinergi Eksekutif-Legislatif Percepat Pembangunan 2026

KOLAKA, JURNALISWARGA.ID – Bupati Kolaka H. Amri, S.STP., M.Si. mendorong penguatan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Kolaka dan DPRD untuk mempercepat pembangunan daerah serta meningkatkan...

KPK OTT Bupati Lombok Barat, Dugaan Korupsi Proyek Rp17,9 Miliar

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, Nusa...

Menteri ATR/BPN Percepat Sertipikasi Tanah MBR, Warga Dapat Kepastian Hukum 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Pemerintah memperkuat langkah strategis untuk mempercepat sertipikasi tanah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Kebijakan ini diharapkan memberikan kepastian hukum atas kepemilikan...

Mensesneg Tegaskan Komitmen Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Pemerintah terus memperkuat komitmen untuk membangun ekosistem kendaraan listrik nasional sebagai bagian dari strategi transformasi energi sekaligus mendorong kemandirian industri otomotif...

 

ARTIKEL TERKAIT