Rapat Paripurna, DPRD Kota Bogor Bentuk 3 Pansus, Plototi LKPJ 2025 Hingga Tata Kelola Aset

HUMPROPUB, JURNALISWARGA.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor resmi membentuk tiga Panitia Khusus (Pansus) dalam Rapat Paripurna yang digelar di Gedung DPRD lantai 4, Tanah Sareal, Selasa 31 Maret 2026.
Langkah ini diambil sebagai bentuk fungsi pengawasan legislatif terhadap Laporan
Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Bogor Tahun 2025 serta pembenahan
regulasi daerah.

Ketua DPRD Kota Bogor, Dr. Adityawarman Adil, menegaskan bahwa pembentukan Pansus
ini merupakan mekanisme konstitusional untuk mengevaluasi capaian kinerja Pemerintah
Kota (Pemkot) Bogor sepanjang tahun anggaran sebelumnya.

Rapat Paripurna, DPRD Kota Bogor Bentuk 3 Pansus, Plototi LKPJ 2025 Hingga Tata Kelola AsetSalah satu Pansus utama yang dibentuk akan fokus membedah LKPJ Wali Kota Bogor
Tahun 2025. Meskipun Pemkot Bogor mengklaim pertumbuhan ekonomi mencapai 5,45
persen dan peningkatan IPM ke angka 79,75, DPRD akan melakukan verifikasi lapangan
dan sinkronisasi data.

“Kami telah menerima dokumen LKPJ 2025. Selanjutnya, Pansus akan bekerja untuk
memberikan catatan strategis dan rekomendasi. Sinergi ini penting agar setiap rupiah APBD
benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Adityawarman Adil.

Baca Juga:  Diduga Pembangunan Pembuatan TPT Kp. Raganis Makam Hilir Kecamatan Cigudeg Mengambil Langsung Pasir Dari Sungai di Area Proyek 2023

Selain LKPJ, DPRD juga memberikan perhatian khusus pada perubahan Perda Nomor 2
Tahun 2018 tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD). Legislatif menilai penataan
aset daerah masih memerlukan penguatan hukum agar tidak terjadi penyalahgunaan.

“Masih terdapat kendala seperti penguasaan aset yang belum sesuai ketentuan dan
lemahnya pengamanan administrasi maupun fisik. Melalui Pansus ini, kita ingin instrumen
kebijakan lebih tegas, termasuk penyelesaian tanah yang dikuasai masyarakat secara adil,”
jelas Ketua DPRD.

Rapat Paripurna, DPRD Kota Bogor Bentuk 3 Pansus, Plototi LKPJ 2025 Hingga Tata Kelola AsetParalel dengan itu, Pansus BPBD dibentuk untuk memperkuat kelembagaan
penanggulangan bencana menjadi Tipe A.

Mengingat Bogor merupakan wilayah rawan bencana, DPRD mendorong agar BPBD
memiliki struktur organisasi yang lebih responsif dan mandiri secara anggaran.

Di sisi lain, Badan Pembentukan Perda (Bapemperda) DPRD Kota Bogor melaporkan hasil pembahasan mengenai penarikan Raperda Penyelenggaraan Sarana Jaringan Utilitas
Telekomunikasi Terpadu.

Ketua Bapemperda, Eka Wardana, menjelaskan bahwa langkah ini diambil demi efisiensi
anggaran dan efektivitas regulasi.

Baca Juga:  Bupati Bogor Apresiasi PFI: Foto Jadi Potret Sejarah dan Semangat Persatuan

Rapat Paripurna, DPRD Kota Bogor Bentuk 3 Pansus, Plototi LKPJ 2025 Hingga Tata Kelola AsetEka mengungkapkan bahwa penataan kabel optik kini sudah berjalan melalui kolaborasi
mandiri dengan APJATEL tanpa menyedot dana APBD.

“Maksud utama Raperda ini sudah tercapai lewat aksi mandiri operator. Jadi, daripada membuat Perda baru yang tumpang tindih, DPRD merekomendasikan penguatan lewat
Peraturan Wali Kota (Perwali) sebagai pelaksana Perda Jalan yang sudah ada,” tegas Eka Wardana.

Daftar 3 Pansus yang resmi dibentuk pertama Pansus LKPJ Wali Kota Bogor Tahun 2025
Mengevaluasi kinerja capaian tahunan pemerintah.

Kedua Pansus Pengelolaan Barang Milik Daerah, fokus pada pengamanan dan optimasi aset daerah dan ketiga Pansus SOTK BPBD dengan fokus pada penguatan kelembagaan
penanganan bencana Tipe A.

Rapat paripurna ini juga dihadiri oleh Wali Kota Bogor Dede A. Rachim dan jajaran kepala
dinas. DPRD menargetkan pembahasan ketiga Pansus ini dapat selesai tepat waktu agar
rekomendasi strategis dapat segera diimplementasikan oleh Pemkot Bogor.(Adv/nR)

Rekomendasi Produk Shopee
Mesin Vacuum Sealer MakananLihat di Shopee

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Perempuan Berdaya Secara Ekonomi, Pemkab Gumas Perkuat Kapasitas dan Keterampilan Usaha

Pemerintah Kabupaten Gunung Mas terus mendorong pemberdayaan perempuan melalui peningkatan kapasitas dan penguatan kemandirian ekonomi.Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia Pemberdayaan Perempuan. Kegiatan ini berkaitan dengan penguatan kemampuan serta

HUT ke-29 IHC, RS Pertamina Prabumulih Gelar Tumpeng dan Mini MCU

RS Pertamina Prabumulih menggelar kegiatan untuk memperingati HUT ke-29 IHC. Kegiatan tersebut mencakup acara potong tumpeng serta mini medical check-up atau mini MCU.Dalam kegiatan itu, mini MCU ditujukan bagi 29 peserta. Informasi mengenai pelaksanaan kegiatan tersebut tercantum dalam pemberitaan

Semarak HUT ke-29 IHC, RS Pertamina Prabumulih Gelar Potong Tumpeng dan Mini MCU bagi 29 Peserta.

PRABUMULIH – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29 Indonesia Healthcare Corporation (IHC), RS Pertamina Prabumulih menggelar kegiatan syukuran melalui pemotongan tumpeng bersama...

Pemprov Kepri Pastikan Pasokan Gas Aman Menjelang Nataru

Pemprov Kepri memastikan pasokan gas aman menjelang Natal dan Tahun Baru.

Pemprov Kepri Pastikan Pasokan Gas Aman Menjelang Nataru

Baca Juga:Pemprov Kepri Pastikan Pasokan Gas Aman Menjelang NataruPemprov Kepri Pastikan Pasokan Gas Aman Menjelang NataruIkuti JurnalisWarga.id: Facebook JurnalisWarga.id Market JurnalisWargaTemukan produk dan usaha...

 

ARTIKEL TERKAIT