LKPJ Kota Bogor 2025 Disorot DPRD, Efektivitas Anggaran dan Layanan Publik Jadi Catatan

BOGOR, Jurnaliswarga.id — Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Bogor menggelar rapat kerja bersama Denny Mulyadi untuk membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Bogor Tahun Anggaran 2025, Selasa (7/4/2026).

Rapat tersebut dipimpin Ketua Pansus, Ahmad Aswandi, dan dihadiri sejumlah anggota Pansus, di antaranya Karnain Asyhar, Jatirin, Angga Alan Surawijaya, Heri Cahyono, Iwan Setiawan, Achmad Rifki Alaydrus, hingga Banu Lesmana Bagaskara.

📊 Evaluasi Dampak Anggaran ke Masyarakat

Pembahasan utama dalam rapat ini berfokus pada sejauh mana realisasi anggaran tahun 2025 memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Anggota Pansus, Karnain Asyhar, menilai bahwa meskipun secara administratif menunjukkan tren positif, capaian tersebut harus diuji berdasarkan kondisi di lapangan.

“Keberhasilan statistik ini perlu diuji lebih dalam apakah benar-benar dirasakan masyarakat, khususnya kelompok rentan,” ujarnya.

Baca Juga:  Dedie A. Rachim Kawal SPMB 2026, Pemkot Bogor Perketat Cegah Kecurangan

LKPJ Kota Bogor 2025 Disorot DPRD, Efektivitas Anggaran dan Layanan Publik Jadi Catatan

📈 Capaian Makro Positif, Perlu Uji Realita

Dalam laporan LKPJ, Pemerintah Kota Bogor mencatat sejumlah capaian, antara lain:

Pertumbuhan ekonomi mencapai 5,45 persen
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 79,75
Penurunan angka kemiskinan dan pengangguran

Meski demikian, DPRD menilai capaian tersebut harus diimbangi dengan peningkatan kualitas layanan di lapangan.

⚖️ Sorotan pada Kualitas Belanja Daerah

Pansus juga menyoroti realisasi anggaran yang mencapai lebih dari 95 persen, serta peningkatan pendapatan daerah.

Namun, pertanyaan utama yang muncul adalah:
👉 Apakah anggaran tersebut sudah tepat sasaran?
👉 Apakah berdampak langsung pada pelayanan publik?

“Jika masih ditemukan persoalan klasik seperti kemacetan dan pelayanan kesehatan yang belum merata, maka efektivitas program harus dievaluasi serius,” tegas Karnain.

Baca Juga:  Layau! Suara Caleg DPD RI di Lampung Menggelembung hingga 800 di Satu TPS

🚧 Infrastruktur dan Layanan Publik Jadi Catatan

DPRD menilai peningkatan anggaran seharusnya berbanding lurus dengan perbaikan di berbagai sektor, seperti:

Infrastruktur
Transportasi
Kesehatan
Pendidikan

Jika permasalahan lama masih terjadi, maka diperlukan perbaikan kebijakan yang lebih tepat sasaran.

🎯 DPRD Siapkan Rekomendasi Strategis

Pansus LKPJ menegaskan bahwa pembahasan ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan bagian dari komitmen DPRD untuk memastikan pembangunan benar-benar berpihak pada masyarakat.

“Keberhasilan tidak hanya diukur dari penghargaan, tetapi juga dari kepuasan publik dan keadilan pembangunan,” tutup Karnain.

Rapat kerja ini menjadi tahapan awal sebelum DPRD Kota Bogor mengeluarkan rekomendasi resmi sebagai bahan evaluasi dan perbaikan kinerja Pemerintah Kota Bogor ke depan.(Red/nR)

Sumber: Siaran Pers DPRD Kota Bogor (7 April 2026)

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Bupati Bogor Jadikan Sensus Ekonomi Fondasi Pembangunan 2036

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID — Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan Sensus Ekonomi 2026 harus menjadi fondasi penting dalam menentukan arah pembangunan Kabupaten Bogor hingga 2036. Pernyataan tersebut...

Jangan Panik! Ini yang Harus Dilakukan Saat Darurat Terjadi di Rumah, Healthy Talk RS Pertamina Prabumulih Bekali Istri Pekerja PT PDSI

Prabumulih, 30 Agustus 2026 — Situasi darurat di rumah dapat terjadi kapan saja dan membutuhkan respons yang cepat serta tepat. Pengetahuan dasar mengenai pertolongan...

Jangan Abaikan Napas Anak Saat Kabut Asap, Ini Pesan Dokter Spesialis Anak RS Pertamina Prabumulih

Prabumulih — Langit yang mulai diselimuti kabut asap mungkin terlihat seperti persoalan udara semata. Namun bagi tubuh, terutama saluran pernapasan anak, kualitas udara yang...

Tampil Beda, RS Pertamina Prabumulih Hadirkan Jadwal Dokter Poster Film

Prabumulih - Tidak semua orang datang ke rumah sakit dengan perasaan yang sama. ada yang datang membawa harapan untuk segera sembuh, ada yang menemani orang terkasih,...

Prof. Henry Soroti SEMA MA 3/2026 soal Praperadilan

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID — Pakar hukum pidana Prof. Dr. Henry Yosodiningrat, S.H., M.H. menyoroti secara kritis Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) Nomor 3 Tahun 2026...

 

ARTIKEL TERKAIT