Menag Harap Pesantren Adaptif dengan Tetap Jaga Nilai 2026

Situbondo (Kemenag), Jurnaliswarga.id — Pesantren diharapkan terus berkembang dan adaptif menghadapi perubahan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman sebagai fondasi utama pendidikan. Hal ini ditegaskan Menteri Agama Nasaruddin Umar saat berada di Pondok Pesantren Walisongo Situbondo, Jumat (17/4/2026).

Menag menekankan bahwa pesantren memiliki posisi strategis dalam sistem pendidikan nasional karena mampu menghadirkan keseimbangan antara penguasaan ilmu pengetahuan dan pembentukan karakter.

“Pesantren harus terus berkembang dan mampu menjawab tantangan zaman. Namun, nilai-nilai keislaman yang menjadi ruh pendidikan tidak boleh ditinggalkan,” ujarnya.

Menag Harap Pesantren Adaptif dengan Tetap Jaga Nilai 2026
Menteri Agama Nasaruddin Umar saat berada di Pondok Pesantren Walisongo Situbondo

Menurutnya, pesantren selama ini telah terbukti menjadi pilar penting dalam membangun peradaban bangsa. Tidak hanya melahirkan generasi yang cerdas, tetapi juga menanamkan nilai kemandirian, kedisiplinan, serta semangat kebangsaan.

“Di pesantren, pendidikan tidak hanya soal pengetahuan, tetapi juga pembentukan akhlak dan karakter. Inilah yang membuat pesantren memiliki kekuatan tersendiri,” lanjutnya.

Baca Juga:  Bhabinkamtibmas Polsek Megamendung Laksanakan Pengamanan Gereja Youkubus Rosuul 2024

Menag juga mengapresiasi Pondok Pesantren Walisongo Situbondo yang dinilai mampu menjaga tradisi keilmuan Islam sekaligus beradaptasi dengan kebutuhan pendidikan modern. Dengan sanad keilmuan yang terhubung kepada para ulama terdahulu, pesantren ini terus mempertahankan keseimbangan antara nilai tradisi dan inovasi.

Selain itu, Pesantren Walisongo Situbondo mengembangkan sistem pendidikan yang komprehensif, mencakup jalur formal, nonformal, dan informal. Pada jalur formal, tersedia jenjang pendidikan mulai dari SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/MA/MAK. Sementara pada jalur nonformal, pesantren menyelenggarakan pendidikan diniyah melalui Madrasah Diniyah Ula, Diniyah Wustha, dan Diniyah Ulya, serta program kesetaraan seperti Paket B dan Paket C.

Di tingkat pendidikan tinggi, pesantren ini juga memiliki institusi formal berupa STIQ (Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an) Walisongo Situbondo yang memperkuat kajian keislaman berbasis Al-Qur’an. Model pendidikan yang terintegrasi ini menjadikan pesantren sebagai alternatif pendidikan yang relevan di tengah dinamika zaman.

Baca Juga:  AC, Ortu Siswa IPenganiaya Guru Inisial AC Kini Sudah Ditetapkan Sebagai Tersangka

“Pesantren memiliki keunggulan dalam membangun keseimbangan antara ilmu, akhlak, dan spiritualitas. Ini menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan masa depan,” tambah Menag.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan pendidikan pesantren, Kementerian Agama turut memberikan bantuan sebesar Rp100 juta kepada Pondok Pesantren Walisongo Situbondo. Bantuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan agar proses pembelajaran semakin optimal, serta memperkuat peran pesantren sebagai pusat pendidikan keagamaan yang adaptif, inklusif, dan berdaya saing.(Red/nR)

Sumber Link Berita, Klik disini

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Pemkot Bogor Gelar Edufair 2026, Pelajar Dibuka Akses Kuliah ke Inggris

BOGOR,JURNALISWARGA.ID – Pemerintah Kota Bogor terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui akses pendidikan global. Salah satunya dengan memfasilitasi kegiatan Edufair 2026 bertajuk...

Semangat Kartini Hidupkan “Dialog Mamase”, Pemkab Mamasa Perkuat Partisipasi Publik untuk Pembangunan 2026

MAMASA, JURNALISWARGA.ID – Pemerintah Kabupaten Mamasa menunjukkan komitmen kuat terhadap keterbukaan dan partisipasi masyarakat melalui forum “Dialog Mamase” yang digelar di Rumah Jabatan Bupati,...

DPRD Kota Bogor Sahkan Raperda Rumah Susun, Solusi Hunian Layak di Tengah Keterbatasan Lahan 2026

BOGOR (JURNALISWARGA.ID) – Pemerintah dan legislatif di Kota Bogor terus menunjukkan komitmen dalam menghadirkan solusi konkret bagi kebutuhan masyarakat. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)...

Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan, Mentan Konsolidasikan 170 Bupati dan Gelontorkan Triliunan Anggaran Irigasi

JAKARTA (JURNALISWARGA.ID) – Pemerintah terus menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengkonsolidasikan sekitar 170 bupati dari seluruh...

Kerja Sama Indonesia–Polandia Diperkuat, Pemerintah Fokus Jaga Ketahanan Pangan Nasional 2026

JAKARTA (JURNALISWARGA.ID) – Pemerintah Indonesia terus menunjukkan langkah progresif dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui penguatan kerja sama internasional. Hal ini ditandai dengan pertemuan...

 

ARTIKEL TERKAIT