Bogor, Jurnaliswarga.id — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memanggil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Listyo Sigit Prabowo, untuk membahas sejumlah isu strategis terkait keamanan nasional dalam pertemuan tertutup di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Presiden Prabowo Bahas 5 Isu Strategis Keamanan Nasional Bersama Kapolri. Jumat (24/04/2026).
Pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam tersebut dikonfirmasi oleh Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya, melalui keterangan tertulisnya. Ia menyebut, agenda utama pembahasan mencakup kondisi umum situasi nasional di berbagai sektor serta langkah strategis penguatan keamanan.
“Kapolri juga melaporkan perkembangan sejumlah program strategis Kepolisian, mulai dari penguatan transformasi digital layanan publik, peningkatan profesionalisme anggota sejak proses rekrutmen hingga kedinasan, serta upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat secara berkelanjutan dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat,” ujar Seskab.
Selain itu, Presiden dan Kapolri turut membahas penguatan sinergi antara institusi Kepolisian dengan berbagai lembaga dan sektor guna mendukung program-program nasional. Sinergi tersebut dinilai penting dalam menjaga stabilitas nasional sekaligus mempercepat implementasi kebijakan pemerintah.
“Dibahas pula sinergi antara Kepolisian dan berbagai lembaga serta sektor terkait untuk menguatkan program nasional, baik dalam sektor pertanian, pangan, makan bergizi, penanganan gerak cepat bencana, hingga peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” lanjut Teddy.
Pertemuan ini mencerminkan fokus pemerintah dalam memastikan stabilitas keamanan nasional tetap terjaga di tengah pelaksanaan berbagai program strategis negara. Peran Polri sebagai garda terdepan dalam menjaga ketertiban masyarakat dinilai menjadi kunci keberhasilan agenda pembangunan nasional.(Red/nR)
