Mentan Amran Ajak Lulusan ITS Jadi Motor Inovasi, Indonesia Siap Hadapi Krisis Pangan Global 2026

SURABAYA, JURNALISWARGA.ID – Pemerintah terus memperkuat fondasi ketahanan pangan nasional dengan mendorong generasi muda menjadi garda terdepan inovasi pertanian. Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, secara langsung mengajak lulusan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) untuk mengambil peran strategis dalam menjawab tantangan global. 
Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri prosesi wisuda ITS di Surabaya, Minggu (19/4/2026). Dalam kesempatan itu, Mentan Amran menegaskan bahwa dunia saat ini tengah menghadapi tiga krisis besar, yakni pangan, energi, dan air—yang semuanya saling berkaitan dan menentukan masa depan suatu bangsa.

Menurutnya, Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi kekuatan global jika mampu menjaga kemandirian di tiga sektor tersebut.

“Kalau pangan, energi, dan air kita mandiri, tidak ada negara yang berani mengganggu Indonesia,” tegasnya.

Baca Juga:  Bupati Bogor Rudy Susmanto Pastikan Pembangunan Jalan Bomang Berlanjut hingga 2025

Ia menjelaskan, sektor pertanian nasional saat ini menunjukkan tren yang sangat positif. Stok pangan Indonesia telah mencapai sekitar 4,9 juta ton dan diproyeksikan segera menembus 5 juta ton—melonjak signifikan dibandingkan sebelumnya yang berada di kisaran 2,6 juta ton.

Tak hanya itu, pemerintah juga terus mendorong transisi energi melalui pengembangan biofuel berbasis minyak sawit (CPO), serta bioetanol (E20) yang berasal dari tebu, jagung, dan singkong. Langkah ini dinilai sebagai strategi penting untuk mengurangi ketergantungan impor sekaligus memperkuat kemandirian energi nasional.

Dalam konteks tersebut, Mentan Amran menekankan pentingnya peran lulusan perguruan tinggi, khususnya dari bidang teknologi dan rekayasa, untuk menghadirkan inovasi di sektor pertanian.

Baca Juga:  Dukung Kemajuan UMKM Di Bumi Anoa, Ketua Umum Kadin Sultra Anton Timbang Dianugerahi Sultra Awards Oleh Harian Kendari Pos

Ia berharap, para lulusan ITS tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi mampu menjadi pencipta solusi dan inovator yang mendorong kemajuan sektor pangan Indonesia di tengah persaingan global.

Langkah ini sejalan dengan komitmen Kementerian Pertanian Republik Indonesia dalam mewujudkan kedaulatan pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani melalui pendekatan teknologi, inovasi, dan kolaborasi lintas sektor.

Dengan sinergi antara pemerintah, akademisi, dan generasi muda, Indonesia optimistis mampu menjawab tantangan global sekaligus memperkuat posisinya sebagai negara yang mandiri dan berdaulat di sektor pangan.

Dilansir dari situs resmi Kementerian Pertanian RI, edisi Minggu, 19 April 2026. Klik disini

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Warga Kembali Jadi Korban Jalan Rusak, Pemkab Bogor Didesak Segera Bertindak 2026

BOGOR, JURNALISWARGA.ID – Buruknya kondisi infrastruktur Jalan Raya Ciherang–Ciapus kembali memakan korban jalan rusak, Pemkab Bogor disorot kinerjanya dalam menangani insfrastruktur jaalan. Seorang warga...

BPI KPNPA RI Apresiasi Menteri Agus Andrianto Bersihkan Kementerian Imipas Mulai dari Wamen hingga Kalapas dan Karutan 2026

Jakarta, Jurnaliswarga.id – BPI KPNPA RI menyatakan dukungan penuh kepada Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, dalam upaya melakukan pembenahan menyeluruh di lingkungan...

Tiga Inovasi Digital Indonesia Bersinar di Ajang WSIS PBB 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Transformasi digital Indonesia kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat internasional. Tiga inovasi digital karya anak bangsa berhasil meraih pengakuan dunia dalam...

Menkomdigi dan BNN Perkuat Pengawasan Digital Cegah Narkotika 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Pemerintah terus memperkuat langkah pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika di era digital. Melalui sinergi antara Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dan...

Prabowo dan Bahlil Perkuat Ketahanan Energi, BBM Tetap Stabil 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Presiden Republik Indonesia, Prabowo dan Bahlil  menegaskan komitmennya dalam menjaga ketahanan energi nasional sekaligus memperkuat program hilirisasi sebagai fondasi menuju kemandirian...

 

ARTIKEL TERKAIT