Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan, Mentan Konsolidasikan 170 Bupati dan Gelontorkan Triliunan Anggaran Irigasi

JAKARTA (JURNALISWARGA.ID) – Pemerintah terus menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengkonsolidasikan sekitar 170 bupati dari seluruh Indonesia dalam Rapat Koordinasi Nasional Antisipasi Kemarau 2026 di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Senin (20/4/2026).

Langkah ini menjadi strategi konkret pemerintah untuk memastikan program pertanian berjalan efektif hingga ke daerah, khususnya dalam menghadapi potensi dampak musim kemarau terhadap produksi pangan.

“Kurang lebih 170 bupati hadir langsung, tidak diwakili. Ini menunjukkan keseriusan kita bersama dalam menjaga produksi pangan nasional,” ujar Mentan Amran.

Fokus Penguatan Irigasi dan Produksi

Pemerintah melalui Kementerian Pertanian mengalokasikan anggaran lebih dari Rp3 triliun untuk memperkuat sistem irigasi pertanian. Program ini mencakup rehabilitasi jaringan irigasi, optimalisasi lahan (oplah), serta pompanisasi dengan cakupan hingga 1,5 juta hektare lahan.

Selain itu, sebanyak 80 ribu unit pompa disiapkan untuk mengairi hampir 1 juta hektare lahan pertanian, terutama di wilayah yang berpotensi meningkatkan indeks pertanaman.

Baca Juga:  Saat Puan Demo Memasak: Meski Enggak Jago, Harus Bisa Masak

Distribusi anggaran dilakukan secara selektif berdasarkan potensi wilayah dan komitmen pemerintah daerah.

“Tidak dibagi rata. Kita lihat potensi dan respons kepala daerah. Kalau bupatinya aktif, kita percepat,” tegasnya.

Tak hanya itu, pemerintah juga menargetkan pencetakan sawah baru seluas 30 ribu hektare serta penyaluran benih tahan kekeringan guna meningkatkan frekuensi tanam menjadi dua hingga tiga kali dalam setahun.

Cadangan Pangan Aman, Produksi Terjaga

Mentan Amran memastikan kondisi cadangan pangan nasional saat ini dalam posisi aman. Dalam beberapa hari ke depan, stok beras nasional diproyeksikan mencapai 5 juta ton.

Selain itu, standing crop diperkirakan mencapai 11 juta ton, ditambah cadangan di sektor rumah tangga dan horeka sekitar 12,5 juta ton.

“Totalnya cukup untuk 11 bulan, sementara prediksi El Nino hanya 6 bulan. Artinya kita lebih dari siap,” ungkapnya.

Perkebunan Diperkuat, Petani Jadi Prioritas

Di sektor perkebunan, pemerintah juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp9,95 triliun untuk periode 2026–2027. Program ini menyasar komoditas strategis seperti tebu, kakao, kelapa, kopi, pala, hingga jambu mete dengan target pengembangan lahan mencapai 870 ribu hektare.

Baca Juga:  Abuya Muhtadi Dimyati Terharu DPP PSKBI Serahkan Unit Kendaran Ambulan Untuk RPM Banten

“Ini hibah untuk rakyat. Kita ingin petani semakin kuat dan sejahtera,” tegas Mentan Amran.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa keberhasilan program sangat bergantung pada pelaksanaan di lapangan. Ia mendorong pemerintah daerah untuk lebih aktif dan bertanggung jawab dalam mengawal program yang telah didukung anggaran besar tersebut.

Sinergi Pusat dan Daerah Jadi Kunci

Mentan Amran menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci utama keberhasilan program pertanian nasional.

Dengan sinergi yang kuat, pemerintah optimistis mampu menjaga stabilitas produksi pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, serta menghadapi tantangan global seperti krisis pangan dan perubahan iklim.

Langkah strategis ini sekaligus menegaskan bahwa pemerintah tidak hanya fokus pada perencanaan, tetapi juga memastikan implementasi nyata di lapangan demi kesejahteraan masyarakat Indonesia.(Red/nR)

Sumber Link Berita, Klik disini

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Satu Kepedulian Bisa Berarti: Dokter Spesialis Jiwa IHC RS Pertamina Prabumulih Bicara tentang Pencegahan Bunuh Diri

PRABUMULIH — Tidak semua orang yang sedang menghadapi persoalan berat mampu mengatakannya secara langsung. Ada yang tetap bekerja, tersenyum, berbicara dengan orang lain, dan...

IHC RS Pertamina Prabumulih Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Smanda Event ke-11

PRABUMULIH — IHC RS Pertamina Prabumulih kembali hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui layanan pemeriksaan kesehatan gratis dalam rangkaian Smanda Event ke-11 yang digelar...

Sigap di Tengah Konser Utopia Band, IHC RS Pertamina Prabumulih Jadi Tim Emergency Uthopia Smanda Event ke-11

PRABUMULIH — Di tengah riuhnya musik dan antusiasme para pelajar dalam Konser Band Uthopia Smanda Event ke-11 yang digelar pada 10 September 2026, kehadiran...

Hari Olahraga Nasional, IHC RS Pertamina Prabumulih: Kita Berolahraga Bukan Sekadar Agar Kuat, Tetapi Agar Tetap Sehat untuk Orang yang Kita Cintai

PRABUMULIH – Memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas), IHC RS Pertamina Prabumulih hadir memberikan pesan penting kepada masyarakat tentang arti olahraga dan aktivitas fisik bagi...

BPI KPNPA RI Bogor Sorot Marwah APH dan Alarm Moral Kabupaten Bogorr

BOGOR, JURNALISWARGA.ID — Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI) Kabupaten Bogor melontarkan kritik keras terhadap dinamika...

 

ARTIKEL TERKAIT