Pemerintah RI Berduka, Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL di Lebanon 2026

JAKARTA, Jurnaliswarga.idPemerintah Republik Indonesia menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya prajurit TNI, Praka Rico Pramudia, yang bertugas dalam misi perdamaian dunia di bawah United Nations Interim Force in Lebanon.
Pemerintah RI Berduka, Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL di Lebanon. Prajurit tersebut dilaporkan mengalami luka berat akibat ledakan artileri dari tank Israel di dekat Kota Adchit Al Qusayr, Lebanon Selatan, pada 29 Maret 2026. Setelah menjalani perawatan intensif, nyawanya tidak dapat diselamatkan.

Dalam pernyataan resmi, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menyampaikan bahwa sejak insiden terjadi, koordinasi intensif telah dilakukan dengan pihak UNIFIL, Pemerintah Lebanon, serta tim medis di Beirut guna memastikan penanganan terbaik bagi korban.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Perkuat RI-Singapura, PM Wong Optimistis Indonesia 2026

“Berbagai langkah medis optimal telah ditempuh, namun akibat luka berat yang dialami, almarhum tidak dapat diselamatkan,” demikian pernyataan pemerintah.

Pemerintah juga menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga almarhum dan menegaskan bahwa negara akan memberikan penghormatan terbaik atas jasa dan pengorbanannya dalam menjaga perdamaian dunia.

Selain itu, pemerintah memastikan proses pemulangan jenazah (repatriasi) akan dilakukan secepatnya dengan penuh penghormatan melalui koordinasi dengan pihak UNIFIL.

Dalam sikap tegasnya, Indonesia kembali mengutuk keras serangan Israel yang menyebabkan gugurnya personel penjaga perdamaian. Pemerintah menilai serangan terhadap peacekeepers merupakan pelanggaran serius hukum internasional dan dapat dikategorikan sebagai kejahatan perang.

Baca Juga:  Karnaval Kemerdekaan 78 RI Bantarjati 08 Kota Bogor

Indonesia juga mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk melakukan investigasi menyeluruh, transparan, dan akuntabel guna mengungkap fakta serta memastikan pertanggungjawaban atas insiden tersebut.

Lebih lanjut, pemerintah menekankan pentingnya perlindungan maksimal bagi seluruh personel penjaga perdamaian di wilayah konflik. Upaya ini dilakukan melalui koordinasi bersama PBB dan negara-negara kontributor pasukan untuk memperkuat sistem keamanan dan mitigasi risiko dalam misi internasional.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan besarnya risiko yang dihadapi prajurit Indonesia dalam menjalankan tugas mulia menjaga perdamaian dunia.(Red/nR)

Sumber: Pernyataan Resmi Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (24 April 2026)

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Harga Emas Pegadaian Galeri24, Antam, dan UBS Turun

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID - Harga emas Pegadaian yang dipantau dari laman Pegadaian pada Selasa pukul 10.35 WIB menunjukkan tiga jenama emas mengalami penurunan harga. Harga emas Pegadaian dan angka per gram Harga emas Galeri24 berada di angka Rp2.576.000 per gram. Sementara itu, emas Antam tercatat

Camat Cibinong Acep Sajidin Sigap Tindaklanjuti Aduan AJWI, Warga Nanggewer Terdata Desil 3

BOGOR, JURNALISWARGA.ID – Respons cepat ditunjukkan Camat Cibinong Acep Sajidin setelah menerima pengaduan dari Ketua DPC Aliansi Jurnalis Warga Indonesia (AJWI) Kabupaten Bogor, Nimbrod...

DPP GMNI Soroti Kematian Warga Sipil dan Eskalasi Konflik Papua 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID — Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) menyoroti kembali persoalan keamanan di Papua menyusul laporan mengenai tewasnya seorang pengemudi...

Purbaya Dicopot, Hak Prerogatif Presiden Diuji Etika Politik 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID — Pergantian Purbaya Yudhi Sadewa dari jabatan Menteri Keuangan oleh Presiden Prabowo Subianto kembali membuka ruang diskusi mengenai hubungan antara kewenangan konstitusional...

83 Tim Pelajar SD Adu Semangat di Lomba Senam KKGO, Tim Emergency RS Pertamina Prabumulih Siaga di Tengah Arena!

Prabumulih, 17 September 2026 — Suasana Stadion Sepak Bola Talang Jimar, Kota Prabumulih, tampak berbeda pada Rabu–Kamis, 16–17 September 2026. Semangat dan keceriaan ratusan...

 

ARTIKEL TERKAIT