CIBINONG, JURNALISWARGA.ID – Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) terus memperkuat upaya menekan angka pengangguran dengan menghadirkan program pelayanan ketenagakerjaan langsung ke sekolah-sekolah dan masyarakat.
Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544, Disnaker Kabupaten Bogor menggelar program “Disnaker Goes to School” serta bursa kerja yang menyasar para pelajar SMK dan pencari kerja di wilayah Kabupaten Bogor.
Kegiatan Disnaker Goes to School yang berlangsung di SMKN 1 Cisarua, Selasa (19/5/2026), mendapat respons positif dari masyarakat karena dinilai membantu generasi muda memperoleh akses informasi kerja dan pembinaan karier sejak dini.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bogor, Nana Mulyana, menjelaskan program tersebut dilaksanakan di 10 sekolah sebagai bentuk pendekatan pelayanan ketenagakerjaan kepada para lulusan dan calon tenaga kerja muda.
“Dalam kegiatan tersebut kami memberikan layanan pembuatan kartu AK1, layanan informasi lowongan kerja dalam dan luar negeri, serta bimbingan karier bagi lulusan SMK yang akan memasuki dunia kerja,” ujar Nana Mulyana.
Selain pelayanan kartu pencari kerja, peserta juga mendapatkan konseling karier, informasi peluang kerja luar negeri, hingga edukasi terkait Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, angka pengangguran terbuka di Kabupaten Bogor tercatat sebesar 7,69 persen, dengan lulusan SMK menjadi penyumbang terbesar.
Karena itu, Pemkab Bogor terus mendorong kolaborasi antara sekolah dan dunia industri agar lulusan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.
Disnaker Kabupaten Bogor juga membuka layanan bursa kerja pada rangkaian Kabogor Fest. Melalui booth Disnaker, masyarakat dapat mengakses berbagai lowongan pekerjaan melalui sistem digital dan barcode perusahaan yang membuka rekrutmen.
Tak hanya itu, pemerintah juga menjalin kerja sama dengan perusahaan penempatan kerja luar negeri dan lembaga pelatihan kerja untuk membuka peluang kerja ke Jepang, Taiwan, Korea Selatan, hingga beberapa negara di Eropa.
Langkah tersebut dinilai menjadi bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat Kabupaten Bogor.(Red/nR)
Sumber Informasi:
Press Release Diskominfo Kabupaten Bogor, Rabu 20 Mei 2026
