JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Sjafrie Sjamsoeddin meninjau langsung kesiapan lokasi dan fasilitas pelatihan Komponen Cadangan (Komcad) unsur Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (18/5/2026), sebagai bentuk komitmen pemerintah memperkuat pertahanan negara melalui sumber daya manusia yang disiplin dan berintegritas.
Peninjauan tersebut meliputi kesiapan fasilitas pelatihan, akomodasi peserta, logistik kesehatan, hingga dukungan administrasi guna memastikan seluruh tahapan pelatihan berjalan optimal, aman, dan sesuai prosedur yang telah ditetapkan.
Dalam kesempatan itu, Menhan Sjafrie menegaskan bahwa seluruh proses pembentukan Komcad ASN harus dilaksanakan secara tertib, terukur, profesional, dan tetap mengedepankan pendekatan yang humanis kepada peserta pelatihan.
“Seluruh aspek persiapan harus diselenggarakan secara tertib, terukur, dan manusiawi guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar sesuai prosedur yang telah ditetapkan,” tegas Menhan Sjafrie.
Menurutnya, pembentukan Komcad ASN menjadi bagian penting dalam memperkuat sistem pertahanan negara sekaligus membangun karakter aparatur negara yang memiliki semangat pengabdian, kedisiplinan, loyalitas, dan cinta tanah air.
“Pembentukan Komcad ASN harus dilandasi semangat pengabdian, kedisiplinan, dan loyalitas yang tinggi, sejalan dengan kesadaran bahwa setiap warga negara memiliki tanggung jawab dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.
Langkah strategis Kementerian Pertahanan tersebut mendapat apresiasi positif dari masyarakat karena dinilai menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mempersiapkan sumber daya manusia nasional yang tangguh menghadapi berbagai tantangan pertahanan dan dinamika global.
Selain memperkuat ketahanan nasional, program Komcad ASN juga dinilai mampu meningkatkan karakter disiplin, kepemimpinan, serta semangat nasionalisme di lingkungan aparatur sipil negara sebagai pelayan masyarakat.
Pemerintah berharap melalui pelatihan Komcad ASN, sinergi antara pertahanan negara dan pelayanan publik dapat semakin kuat dalam mendukung stabilitas nasional dan pembangunan Indonesia yang berkelanjutan.(Red/nR)
Sumber Informasi: Biro Infohan Setjen Kemhan, Kamis 21 Mei 2026.
