Serahkan Bantuan PIP kepada Peserta Didik, Anggota DPRD Kota Bekasi Dr Janet Stanzah demi Mewujudkan Indonesia Unggul dan Indonesia Tumbuh

Jurnaliswarga.id, Kota Bekasi- Komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat ditunjukkan melalui kinerjanya dalam melaksanakan program program yang berpihak pada masyarakat. Setelah melaunching Rumah Rakyat Kreatif JASMERAH dengan memberikan pelatihan kerajinan tangan decoupage bagi ibu ibu Rumah tangga untuk mendorong program Pemberdayaan Perempuan, kini dokter Janet memperjuangkan program bantuan beasiswa dari kementerian Pendidikan untuk masyarakat kota Bekasi berupa bantuan dana tunai beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP).

Program Indonesia Pintar (PIP) adalah bantuan pemerintah berupa uang tunai yang diberikan kepada peserta didik yang mengalami kesulitan untuk membayar biaya pendidikan dan juga uang untuk memenuhi segala kebutuhan pendidikan seperti membeli perlengkapan sekolah, biaya transportasi, uang saku hingga untuk uji kompetensi.

Tujuan memberikan PIP adalah upaya Pemerintah untuk mencegah peserta didik agar tidak putus sekolah dan dapat melanjutkan kembali pendidikannya baik melalui jalur formal seperti SD hingga SMA/SMK, maupun jalur non formal yaitu Paket A, Paket C dan pendidikan khusus, dimana besaran bantuan dana tunai PIP cukup bervariatif mulai 275 ribu rupiah sampai satu juta untuk tingkat SMA

“Ada 2 jalur untuk mendapatkan bantuan beasiswa PIP yakni usulan dari sekolah dan Jalur aspirasi anggota legislatif komisi X DPR RI,” jelas dr Janet. Kemudian ada 2 macam SK yakni SK Pemberian dan SK Nominasi. SK pemberian yakni penerima beasiswa PIP yang sudah pernah mendapatkan buku rekening dan no virtual sedangkan SK nominasi adalah mereka yang baru menerima beasiswa PIP dimana no rekening dan no account virtual belum aktif dan perlu diaktifasi sebelum pencairan dana.

Baca Juga:  Pemkab Bekasi Luncurkan Program Sekolah Peduli Pendengaran, Deteksi Dini Gangguan pada Siswa 2026

“Dari hampir 1000 nama siswa khususnya dari dapil V (Pondok Gede, Pondok Melati) yang diusulkan oleh dr Janet Aprilia Stanzah DPRD KOTA Bekasi fraksi PDI Perjuangan untuk mendapat bantuan beasiswa PIP. Ada 300 penerima beasiswa yang mendapat SK Pemberian artinya sudah memiliki buku rekening dan virtual account sehingga mereka dapat langsung melakukan pencairan dana PIP di bank yang ditentukan sedangkan sekitar 500 lebih penerima beasiswa PIP mendapatkan SK Nominasi dimana no rekening dan virtual accountnya baru diserahkan oleh Wakil Walikota Bekasi Bp Tri Adhianto dan dr Janet untuk kemudian diaktifkan terlebih dulu ke bank yang sudah ditentukan.

Pengaktifan rekening dan virtual account tingkat SD dan SMP dilakukan ke BRI sedangkan SMA dan SMK di BNI, sementara ada 100 lebih data yang tertolak karena beberapa alasan antara lain NIK orang tua tidak valid, nama orang tua tidak sesuai dan lain lainnya. Keabsahan data orang tua sangatlah penting agar bantuan pemerintah dapat diterima dengan baik bagi keluarga yang membutuhkan,” papar dr Janet Bendahara fraksi PDI Perjuangan Kota Bekasi.

Komitment dr Janet supaya di tahun yang akan datang jumlah penerima PIP akan semakin banyak untuk warga kota Bekasi khususnya pondok Gede Pondok Melati.

Baca Juga:  65 Orang Dari Instansi Terkait Dan Warga Terlibat Dalam Giat Karya Bakti Koramil 1417-08/Mandonga

Dalam sambutannya, Wakil Walikota Bekasi Bp Tri Adhianto menyampaikan apresiasi kepada dr Janet selaku anggota dewan yang punya perhatian khusus untuk mendorong pemberdayaan perempuan agar mandiri secara ekonomi serta perhatiannya akan pendidikan bagi anak anak baik formal maupun pendidikan non formal.

Beliau juga menghimbau kepada orang tua penerima beasiswa PIP agar dana bantuan tunai ini benar benar dapat digunakan untuk membeli keperluan bagi perlengkapan sekolah anak.

Dalam testimoni salah satu orang tua menerima beasiswa PIP yaitu ibu Sri Astutik warga jatimurni Pondok Melati mengatakan bahwa beliau sudah mengenal dr Janet dan ibundanya sejak lama sebagai keluarga yang punya jiwa sosial yang tinggi dimana kepedulian dr Janet dan ibunya untuk hal pendidikan ditunjukkan bukan baru sekarang ini, melainkan sudah sejak lama. Hal ini dikatakan karena anak anak beliau pernah mengenyam pendidikan secara gratis dengan dasar dasar pendidikan yang berkualitas sehingga banyak lulusan dari sekolah yang didirikan oleh ibunda dr Janet ini yang meraih juara ketika melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi, termasuk ketiga anak anak beliau.

Harapan beliau adalah dr Janet terus memperjuangkan aspirasi masyarakat dengan amanah, memberikan program yang bermanfaat bagi masyarakat namun selalu memiliki kerendahan hati dalam melaksanakan tugas pelayanan kepada masyarakat luas. (Romo Kefas) 

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Pemkab Kolaka Perkuat Koperasi Modern untuk Dorong Ekonomi Daerah 2026

KOLAKA, JURNALISWARGA.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka menegaskan komitmennya memperkuat gerakan koperasi sebagai salah satu pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif,...

Bupati Kolaka Dorong Sinergi Eksekutif-Legislatif Percepat Pembangunan 2026

KOLAKA, JURNALISWARGA.ID – Bupati Kolaka H. Amri, S.STP., M.Si. mendorong penguatan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Kolaka dan DPRD untuk mempercepat pembangunan daerah serta meningkatkan...

KPK OTT Bupati Lombok Barat, Dugaan Korupsi Proyek Rp17,9 Miliar

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, Nusa...

Menteri ATR/BPN Percepat Sertipikasi Tanah MBR, Warga Dapat Kepastian Hukum 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Pemerintah memperkuat langkah strategis untuk mempercepat sertipikasi tanah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Kebijakan ini diharapkan memberikan kepastian hukum atas kepemilikan...

Mensesneg Tegaskan Komitmen Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Pemerintah terus memperkuat komitmen untuk membangun ekosistem kendaraan listrik nasional sebagai bagian dari strategi transformasi energi sekaligus mendorong kemandirian industri otomotif...

 

ARTIKEL TERKAIT