CIBINONG, JURNALISWARGA.ID — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika mendorong seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor meningkatkan profesionalisme, kompetensi, kecepatan kerja, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Sekda Bogor Dorong ASN Profesional dan Utamakan Pelayanan 2026. Pesan tersebut disampaikan Ajat saat memimpin apel pagi jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor, Senin (24/8/2026). Ia menegaskan bahwa keberadaan ASN harus memberikan dampak nyata melalui pelaksanaan tugas sesuai tanggung jawab masing-masing.
“Bapak-Ibu harus profesional. Kita semua harus profesional sesuai dengan bidang masing-masing, sehingga dapat membantu pimpinan dalam menjalankan tugas pemerintahan,” ujar Ajat.
Menurutnya, profesionalisme aparatur menjadi bagian penting dalam mendukung efektivitas penyelenggaraan pemerintahan. Karena itu, ASN, khususnya pejabat dan jajaran yang memiliki tanggung jawab membantu pimpinan, dituntut terus meningkatkan kemampuan dan kompetensinya.
Ajat juga mengingatkan pentingnya menjaga dinamika organisasi. Penyegaran dalam organisasi diperlukan agar pelaksanaan tugas tidak bergantung pada individu tertentu. Dengan demikian, setiap aparatur diharapkan mampu bekerja secara mandiri, profesional, dan bertanggung jawab.
Ia mengajak ASN mengubah pola pikir dalam menjalankan pekerjaan. Aparatur tidak cukup hanya menyelesaikan rutinitas atau menunggu perintah, tetapi harus memahami bahwa setiap tugas merupakan bentuk pengabdian kepada negara dan masyarakat.
“Kita harus senang dengan apa yang kita kerjakan. Yang harus kita pikirkan adalah apa hasil yang diterima dari masyarakat pekerjaan kita,” katanya.
Teknologi Harus Perkuat Kinerja Pemerintahan
Selain profesionalisme, Ajat menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi dan komunikasi dalam mendukung pekerjaan pemerintahan.
Menurutnya, teknologi tidak semata digunakan untuk mempublikasikan aktivitas pemerintah melalui media sosial. Teknologi harus dimanfaatkan untuk menunjang pekerjaan, pelaporan, dokumentasi capaian, hingga penyampaian informasi pembangunan kepada masyarakat.
“Kalau kita tidak menceritakan apa yang kita lakukan, masyarakat tidak akan tahu. Oleh karena itu, perubahan dan hasil kerja pemerintah harus dikomunikasikan dengan baik,” jelasnya.
Ajat menilai komunikasi publik memiliki peran penting dalam membangun pemahaman masyarakat terhadap program, pelayanan, inovasi, dan berbagai perubahan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Bogor.
Karena itu, setiap perangkat daerah didorong mampu menyampaikan capaian dan inovasinya secara tepat, terbuka, dan mudah dipahami masyarakat.
ASN Diminta Adaptif Menghadapi Perubahan
Ajat juga meminta ASN mampu beradaptasi dengan perkembangan dan perubahan lingkungan pemerintahan. Menurutnya, perubahan tidak hanya terlihat dari pembangunan fisik, tetapi harus diikuti perubahan pola pikir, budaya kerja, serta peningkatan kualitas pelayanan.
“Kalau perubahan fisiknya berubah, cara berpikir dan cara kerja kita juga harus berubah. Kita harus terus bergerak mengikuti kebutuhan zaman,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa peningkatan kualitas pelayanan publik harus menjadi perhatian utama seluruh aparatur. Setiap pekerjaan pemerintah pada akhirnya harus memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.
Di akhir arahannya, Ajat mengajak seluruh ASN memperkuat semangat pengabdian dan bekerja dengan sungguh-sungguh untuk kepentingan negara serta masyarakat.
“Kalau kita sudah mengabdikan diri kepada negara sebagai aparatur sipil negara, maka kita wakafkan waktu dan pikiran kita untuk negara. Terutama dalam menghadapi perubahan. Layani masyarakat,” tutupnya.
Penguatan profesionalisme ASN, pemanfaatan teknologi, komunikasi publik, serta orientasi pelayanan menjadi bagian penting dalam mendorong tata kelola pemerintahan Kabupaten Bogor yang semakin responsif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.(Red)
Sumber: Siaran Pers Diskominfo Kabupaten Bogor, Tim Komunikasi Publik, 24 Agustus 2026.
