Jurnalis Bisa Dorong Masyarakat Bergerak Positif Tak Cuma Berita

Tak Cuma Berita, Jurnalis Bisa Dorong Masyarakat Bergerak Positif

JURNALISWARGA.ID, BANDUNG – PEKERJAAN sebagai wartawan sesungguhnya tidak sekadar memberikan informasi, tetapi dapat mendorong masyarakat untuk bergerak secara positif.

Jadi, jangan pernah meremehkan pekerjaan sebagai jurnalis, sebaliknya profesi wartawan harus terus diperjuangan.

Dikatakan Agus Wahyudin atau Agus Eot yang sekarang menjabat sebagai Ketua DPD FPRN Provinsi Jawa Barat menyampaikan bahwa “dengan pekerjaan jurnalis, dapat mendorong masyarakat untuk bergerak dalam berbuat baik”, ujarnya. Minggu (30/01/2022).

Jadi sesungguhnya, seorang wartawan tak hanya memberikan informasi, melainkan juga dapat memberikan inspirasi bagi masyarakat dalam berbuat baik,’’ jelas Agus.

Agus Eot juga menuturkan, “sebagai wartawan, aku tidak punya uang, tetapi aku punya akses,’’ katanya.

Baca Juga:  Presiden Joko Widodo Apresiasi Pelaksanaan Peparnas XVI Papua 2021

Tetapi dalam perkembangannya, perjalanan pers saat sekarang makin membingungkan. Satu sisi, pers yang harus tetap memegang teguh kode etik jurnalistik dihadapkan kenyataan di mana media perlu juga hidup dengan iklan.

‘’Apalagi, perkembangan industri digital yang memudahkan orang dapat membuat informasi apapun. Lalu, posisi jurnalis di mana, media di mana? Di sinilah tantangan media mainstream, di mana kemudian muncul berita-berita hoaks. Bahkan, kita semakin tidak tahu lagi mana yang benar dan tidak benar,’’ ungkapnya.

Dengan kondisi seperti ini, media mainstream memiliki musuh bersama yakni berita yang tidak benar atau hoaks.

Baca Juga:  Diduga Cukong Ilegal Loging Yang Memberikan Uang Ke Oknum Salah Satu Pemred Media Teryata Hoax

‘’Kalau dulu, persaingannya adalah antar wartawan dan antar media, tetapi saat sekarang media memiliki musuh bersama yakni berita hoaks, termasuk para buzzer yang penyebar hoaks,’’ tegasnya.

Tantangan lainnya adalah anak-anak muda yang kini mulai meninggalkan media, terutama media cetak dan bahkan televisi. Inilah dampak perkembangan teknologi yang sedemikian dahsyat.

Agus Eot pun mengatakan bahwa media memang memiliki tantangan yang berat termasuk ke depannya, terutama media cetak.

‘’Ada koran yang dulu bisa sampai 50 halaman, kini hanya 16 sampai dengan 24 halaman. Selain itu, dengan adanya perkembangan teknologi yang demikian pesat, maka wartawan juga memiliki tantangan berat,’’ tandasnya.(Red*)

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Camat Cibinong Acep Sajidin Sigap Tindaklanjuti Aduan AJWI, Warga Nanggewer Terdata Desil 3

BOGOR, JURNALISWARGA.ID – Respons cepat ditunjukkan Camat Cibinong Acep Sajidin setelah menerima pengaduan dari Ketua DPC Aliansi Jurnalis Warga Indonesia (AJWI) Kabupaten Bogor, Nimbrod...

DPP GMNI Soroti Kematian Warga Sipil dan Eskalasi Konflik Papua 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID — Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) menyoroti kembali persoalan keamanan di Papua menyusul laporan mengenai tewasnya seorang pengemudi...

Purbaya Dicopot, Hak Prerogatif Presiden Diuji Etika Politik 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID — Pergantian Purbaya Yudhi Sadewa dari jabatan Menteri Keuangan oleh Presiden Prabowo Subianto kembali membuka ruang diskusi mengenai hubungan antara kewenangan konstitusional...

83 Tim Pelajar SD Adu Semangat di Lomba Senam KKGO, Tim Emergency RS Pertamina Prabumulih Siaga di Tengah Arena!

Prabumulih, 17 September 2026 — Suasana Stadion Sepak Bola Talang Jimar, Kota Prabumulih, tampak berbeda pada Rabu–Kamis, 16–17 September 2026. Semangat dan keceriaan ratusan...

Ketum PB FORMULA Apresiasi Integritas Purbaya Yudhi Sadewa 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID — Ketua Umum Pengurus Besar FORMULA (Forum Ulama dan Aktivis Islam), Tuan Guru Drs. Dedi Hermanto, menyampaikan apresiasi dan doa terbaik kepada...

 

ARTIKEL TERKAIT