BPI KPNPA RI Turunkan Tim Investigasi, Soroti Dugaan Praktik “Jual Bangku” pada Program Sekolah Maung 2026

Bandung, Jurnaliswarga.id – Program Sekolah Manusia Unggul (SMU) atau Sekolah Maung yang menjadi gagasan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kembali menjadi sorotan. Selain menuai kritik dari sejumlah kalangan terkait konsep dan pelaksanaannya, kini muncul dugaan adanya praktik percaloan atau “jual bangku” yang memanfaatkan antusiasme masyarakat terhadap program tersebut.

Ketua Umum BPI KPNPA RI, Rahmad Sukendar, mengaku menerima berbagai informasi dari masyarakat terkait dugaan adanya oknum yang menjanjikan kelulusan atau penerimaan siswa dengan imbalan sejumlah uang.

“Kasus di beberapa sekolah di wilayah Depok diduga menjadi bancakan oknum untuk meloloskan peserta didik. Kami menerima informasi adanya dugaan permintaan uang dengan nominal yang disebut-sebut mencapai Rp50 juta agar seorang anak bisa diterima,” ujar Rahmad Sukendar, Senin (15/6/2026).

Menurut Rahmad, informasi tersebut harus segera ditindaklanjuti secara serius karena menyangkut hak masyarakat untuk mendapatkan pendidikan yang adil dan bebas dari praktik korupsi maupun pungutan liar.

Baca Juga:  Seleksi PPPK Tahap II Kabupaten Bogor: Transparan dan Akuntabel

Sebagai bentuk keseriusan, BPI KPNPA RI mengaku telah menurunkan tim khusus untuk melakukan investigasi lapangan di sejumlah sekolah di Jawa Barat.

“Kami sudah menurunkan tim khusus ke beberapa sekolah di Jawa Barat dalam rangka investigasi dan evaluasi terhadap kebijakan Program Maung KDM. Jika ditemukan adanya pelanggaran, kami akan menyampaikan hasilnya kepada pihak berwenang untuk ditindaklanjuti,” tegasnya.

Rahmad menilai program pendidikan yang bertujuan mencetak generasi unggul tidak boleh tercoreng oleh ulah segelintir oknum yang memanfaatkan situasi untuk mencari keuntungan pribadi.

Ia juga mengingatkan bahwa setiap kebijakan pendidikan harus benar-benar mempertimbangkan dampaknya terhadap siswa dan orang tua.

“Program Maung Dedi Mulyadi jangan sampai justru menyulitkan siswa dan orang tua. Niat baik meningkatkan kualitas pendidikan harus dibarengi dengan sistem yang transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik penyimpangan,” katanya.

Lebih lanjut, Rahmad meminta Pemerintah Provinsi Jawa Barat membuka ruang pengawasan yang luas terhadap proses penerimaan peserta didik serta menyediakan mekanisme pengaduan yang mudah diakses masyarakat.

Baca Juga:  Polres Bogor Berhasil Ungkap 18 Tindak Pidana Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika

Menurutnya, berbagai kritik yang muncul dari DPRD Jawa Barat, akademisi, dan pakar pendidikan harus dijadikan bahan evaluasi agar program tersebut benar-benar berjalan sesuai tujuan awalnya.

“Setiap program pendidikan yang menyangkut masa depan generasi muda harus dibahas secara komprehensif. Pemerintah perlu mendengar suara masyarakat, akademisi, praktisi pendidikan, dan orang tua siswa sebelum program dijalankan secara penuh,” ujarnya.

BPI KPNPA RI menegaskan akan terus mengawal pelaksanaan program tersebut guna memastikan tidak terjadi praktik-praktik yang merugikan masyarakat. Organisasi itu juga mendorong aparat penegak hukum untuk segera menelusuri apabila ditemukan bukti kuat terkait dugaan pungutan liar maupun praktik jual beli kursi sekolah.

“Tujuan akhirnya adalah menciptakan generasi unggul. Karena itu, kebijakan pendidikan harus mengedepankan prinsip keadilan, transparansi, dan kebermanfaatan bagi seluruh masyarakat,” pungkas Rahmad. (Red)

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Gubernur Jawa Barat Perkuat Sinergi Pencegahan Korupsi di Daerah 2026

BANDUNG, JURNALISWARGA.ID — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memimpin penguatan sinergi pencegahan korupsi bersama para kepala daerah se-Jawa Barat melalui Rapat Koordinasi Monitoring, Controlling,...

Pemkab Mamasa Dorong Prospek Nenas Buntumalangka Bernilai Ekonomi 2026

MAMASA, JURNALISWARGA.ID — Budidaya nenas di Kecamatan Buntumalangka menunjukkan prospek yang semakin menjanjikan sebagai salah satu komoditas hortikultura unggulan Kabupaten Mamasa. Potensi tersebut diharapkan...

Ketua KPK Perkuat Integritas, Dewas Sempurnakan Aturan Kode Etik 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus memperkuat tata kelola kelembagaan melalui penyempurnaan regulasi internal yang menitikberatkan pada penguatan integritas, transparansi, dan akuntabilitas....

Visions of Peace Initiative Lanjutkan Warisan Perdamaian Prince Dr. Damien Dematra Melalui Golden Rule Interfaith Youth Conference 2026

Jakarta, Jurnaliswarga.id - Visions of Peace Initiative (VOPI) kembali menyelenggarakan Golden Rule Interfaith Youth Conference di MAN 13 Jakarta. Visions of Peace Initiative Lanjutkan...

Ketua KPK Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi, 4 Tersangka Ditahan

JAKARTA, Jurnaliswarga.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pemberantasan korupsi dengan menahan empat tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi...

 

ARTIKEL TERKAIT