Pemkot Bandung Siapkan Pelatihan Bersertifikat hingga Peluang Kerja Luar Negeri 2026

KOTA BANDUNG, JURNALISWARGA.ID – Selain program padat karya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung juga menghadirkan pelatihan berbasis kompetensi sebagai strategi jangka panjang dalam menyiapkan tenaga kerja yang siap bersaing.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyebutkan, pelatihan ini menjadi bagian penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Tujuannya agar peserta memiliki kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan industri, sehingga peluang kerja semakin terbuka,” ujarnya saat peluncuran program padat karya tematik dan pelatihan berbasis kompetensi di Taman Saturnus, Kecamatan Rancasari, Senin (13/4/2026).

Pada tahun 2026, Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung menyelenggarakan 27 paket pelatihan, dengan beberapa di antaranya sudah berjalan, seperti pelatihan pastry, food and beverage service, dan system analyst.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Lantik 6 Dubes RI dan Sahkan 7 Anggota KY

Sebanyak 120 peserta mengikuti pelatihan tahap awal ini, dengan durasi pelatihan mencapai 200 jam pelajaran selama 27 hari kerja.

Di akhir pelatihan, peserta akan mengikuti uji kompetensi yang diselenggarakan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi untuk mendapatkan sertifikasi sesuai standar industri (SKKNI).

Farhan berharap kombinasi antara padat karya dan pelatihan kompetensi dapat menjadi solusi komprehensif dalam menekan pengangguran dan meningkatkan produktivitas warga Bandung.

“Ini adalah upaya berkelanjutan. Kita ingin memastikan semua warga memiliki kesempatan untuk bekerja dan berkembang,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana menjelaskan, pelatihan ini tidak hanya menyasar kebutuhan dalam negeri, tetapi juga peluang kerja luar negeri.

Baca Juga:  Kepala Otorita IKN Dorong Generasi Muda Berani Berbahasa Inggris 2026

“Kebutuhan tenaga kerja di luar negeri masih tinggi, seperti di Jepang untuk sektor perawatan, teknis, hingga konstruksi,” katanya.

Menurutnya, salah satu tantangan utama adalah kemampuan bahasa. Oleh karena itu, pelatihan bahasa juga menjadi bagian dari program ini.

“Dengan kemampuan bahasa, peserta tidak hanya memiliki skill, tetapi juga peluang bekerja di luar negeri,” ujarnya.

Program pelatihan ini berlangsung mulai 13 April hingga 20 Mei 2026. (Red/nR)

(Diskominfo Kota Bandung/rka)

 

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Bupati Bogor Jadikan Sensus Ekonomi Fondasi Pembangunan 2036

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID — Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan Sensus Ekonomi 2026 harus menjadi fondasi penting dalam menentukan arah pembangunan Kabupaten Bogor hingga 2036. Pernyataan tersebut...

Jangan Panik! Ini yang Harus Dilakukan Saat Darurat Terjadi di Rumah, Healthy Talk RS Pertamina Prabumulih Bekali Istri Pekerja PT PDSI

Prabumulih, 30 Agustus 2026 — Situasi darurat di rumah dapat terjadi kapan saja dan membutuhkan respons yang cepat serta tepat. Pengetahuan dasar mengenai pertolongan...

Jangan Abaikan Napas Anak Saat Kabut Asap, Ini Pesan Dokter Spesialis Anak RS Pertamina Prabumulih

Prabumulih — Langit yang mulai diselimuti kabut asap mungkin terlihat seperti persoalan udara semata. Namun bagi tubuh, terutama saluran pernapasan anak, kualitas udara yang...

Tampil Beda, RS Pertamina Prabumulih Hadirkan Jadwal Dokter Poster Film

Prabumulih - Tidak semua orang datang ke rumah sakit dengan perasaan yang sama. ada yang datang membawa harapan untuk segera sembuh, ada yang menemani orang terkasih,...

Prof. Henry Soroti SEMA MA 3/2026 soal Praperadilan

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID — Pakar hukum pidana Prof. Dr. Henry Yosodiningrat, S.H., M.H. menyoroti secara kritis Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) Nomor 3 Tahun 2026...

 

ARTIKEL TERKAIT