Covid-19 Berangsur Pulih, Proses pemulihan pembelajaran disemua tingkatan, perlu genjot

Jurnaliswarga.id, Gowa,Sulsel-Kurang lebih 2 tahun Pandemi Covid-19 melanda hampir seluruh belahan dunia, yang menyebabkan di semua tatanan kehidupan tak bisa berbuat banyak bagai terpenjara, dengan berbagai aturan yang diberlakukan demi untuk mencegah dan meredam merebaknya virus yang mematikan agar tidak menelan korban jiwa yang lebih banyak. Senin, 7/3/2022

Peranan pendidik dalam hal ini guru sebagai pasilitator, inisiotor dan sekaligus penyemangat bagi siswanya yaag sangat dibutuhkan dalam memulihkan semangat belajar siswanya, agar keterlambatan dalam, pembelajaran bisa teratasi dan pulih kembali seperti sedia kala, seiring dengan berakhirnya pandemi ini.

Pemerintah di harapkan banyak berkontribusi dalam pemulihan peserta didik dalam berbagai hal, terutama dilingkungan dimana mereka berada, dalam beradaptasi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, terutama menjaga pisik dan phsykis agar virus tak mudah menyerang bagi anak-anak usia sekolah terhadap penyakit yang sedang mewabah ini.

Otonomi yang lebih luas pada saat situasi darurat seperti krisis Covid-19 merupakan hal yang penting, terutama untuk kepala sekolah negeri, cuma dalam pelaksanaannya membutuhkan baik fleksibilitas birokrasi maupun kapasitas pengambilan keputusan yang lebih baik oleh kepala sekolah dengan tidak melupakan tranparansi dalam penggunaan anggaran sekolah, sehingga apa yang kita harapkan bersama, berjalan sesuai tupoksinya.

Baca Juga:  KRI Satlantas Polres Bone Sosialisasi Program Pembebasan Denda Melalui Dialog Interaktif Lewat RRI Bone

Mengingat Kemendikbud sudah memberikan wewenang pengambilan keputusan kepada sekolah-sekolah individu, maka wewenangnya bisa diperluas lagi hingga untuk penggunaan dana BOS, terutama dalam keadaan darurat, dapat tersalurkan dengan baik, tanpa ada yang terabaikan, apalagi disalah gunakan demi memperkaya diri sendiri.

Kemendikbud perlu mempertimbangkan untuk mengembangkan kerangka kerja pengawasan yang kuat untuk memonitor penggunaan dana BOS bagi pembelajaran agar apa yang diharapkan dapat berjalan sesuai dengan tupoksinya, tanpa adanya celah yang berpotensi dalam penyalagunaan wewenang dan anggaran.

Pengawasan yang baik tidak hanya membantu memastikan bahwa dana digunakan sesuai dengan niat awal kementerian, tetapi juga untuk mengidentifikasi bantuan itu di area-area mana yang paling dibutuhkan atau dari skala prioritas, sehingga anggaran itu tepat sasaran dalam memulihkan sistim pembelajaran agar dapat berjalan sesuai harapan bersama dan pulih sedia kala.

Baca Juga:  BPI KPNPA RI Sulsel Kawal Kasus Kesra Barru Hingga ke Pengadilan

Masyarakat Indonesia berharap banyak dalam membangun kemajuan sistim pendidikan dapat terintegrasi disemua kalangan, sehingga pendidikan merata tanpa membeda bedakan golongan suku ras dan agama, yang tidak mengabaikan UU. No14 Tahun 2008, tentang keterbukaan imformasi publik.

Begitupun peranan Pers, sebagai sosial kontrol Pemerintah dan masyarakat tak terabaikan yang cukup banyak berkontribusi dalam mengedukasi masyarakat dari hal tidak tau menjadi tau, dan dia adalah salah satu pilar demokrasi yang sangat dibutuhkan di Indonesia, dengan tidak mengabaikan kode etik jurnalistik. Justru Pers bisa membantu pemerintah menghadapi sampai menyelesaikan permasalahan bangsa yang beragam bentuk dan modusnya, dalam mengungkap kasus-kasus naik kepermukaan khalayak yang berujung di jeruji besi.

Team: Redaksi

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Paskah 2026 Gereja Toraja Bogor Penuh Kehangatan, Jemaat Rayakan Kebangkitan Kristus Penuh Sukacita

BOGOR, Jurnaliswarga.id — Perayaan Paskah 2026 yang digelar oleh Gereja Toraja Bogor berlangsung dengan lancar, penuh sukacita, serta menghadirkan suasana kehangatan dan kekeluargaan di...

Terkait Dugaan Aliran Dana Rp50 Miliar, BPI KPNPA RI Minta Bareskrim Periksa Razman Nasution

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Pernyataan Ketua Umum Kami Jokowi-Gibran, Razman Arif Nasution terkait dugaan aliran dana Rp50 miliar untuk menggulirkan isu ijazah palsu milik mantgan...

Pemkab Bogor Tutup Jalan Tegar Beriman Saat CFD, Warga Diminta Cari Jalur Alternatif

Bogor, jurnaliswarga.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akan kembali menggelar Car Free Day (CFD) di kawasan Cibinong pada Minggu (5/4/2026). Kegiatan tersebut dipusatkan di...

Segel Dilanggar, Hukum Dipertanyakan: Rahmad Sukendar Semprot Keras Aparat di Kasus PT Gandasari Shipyard

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID - Kasus penimbunan pesisir oleh PT Gandasari Shipyard di Bintan kian memanas. Tak lagi sekadar dugaan pelanggaran izin lingkungan, perkara ini kini...

Mensos Gus Ipul Tak kenal Libur, Penyaluran Bantuan Korban Bencana Sumatra Tetap Terlaksana

Jakarta, Jurnaliwarga.id - Penyerahan bantuan dilakukan secara hybrid dan dipimpin langsung oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) melalui sambungan Zoom dari Kantor Kemensos...

 

ARTIKEL TERKAIT