Bupati Bogor Tegaskan Perlindungan Lahan Produktif Pertanian dan Perikanan demi mewujudkan swasembada pangan

CIBINONG, Jurnaliswarga.idBupati Bogor, Rudy Susmanto,menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bersama DPRD Kabupaten Bogor untuk mempertahankan dan meningkatkan lahan produktif di sektor pertanian dan perikanan demi mewujudkan swasembada pangan.

Penegasan ini diwujudkan melalui inisiasi kebijakan strategis berupa pemberian bantuan eskavator kepada desa-desa yang memiliki potensi lahan tersebut, pada acara Bogor Gemar Makan Ikan (Bogami), Ahad (30/11).

Bupati Bogor Tegaskan Perlindungan Lahan Produktif Pertanian dan Perikanan demi mewujudkan swasembada pangan

Acara dihadiri oleh Wakil Bupati Bogor, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Forkopimda, perwakilan Kementerian Kelautan dan Perikanan, perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Sekretaris Daerah, Ketua TP PKK Kabupaten Bogor, serta jajaran Pemkab Bogor.

Baca Juga:  Peringatan Hari Jadi Bogor ke-543 di Kecamatan Tamansari Berlangsung Meriah

Bantuan eskavator ini ditujukan untuk mempermudah kelompok tani dan perikanan melakukan normalisasi saluran air dan irigasi yang rusak tanpa harus menunggu birokrasi yang panjang.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengungkapkan bahwa program ini adalah amanah langsung dari Ketua DPRD Kabupaten Bogor, yang bertujuan utama melindungi lahan dari alih fungsi menjadi perumahan atau non-produktif. Diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat desa.

Baca Juga:  Level 4 dan 1 Penghargaan Nasional, Kota Bogor Raih Predikat Pangan Aman

Bupati Bogor Tegaskan Perlindungan Lahan Produktif Pertanian dan Perikanan demi mewujudkan swasembada pangan

Bupati Bogor Tegaskan Perlindungan Lahan Produktif Pertanian dan Perikanan demi mewujudkan swasembada pangan

“Amanah Ketua DPRD Kabupaten Bogor, ini bukan hanya memberikan bantuan memperbaiki kolam, tetapi diberikan ekskavator untuk memastikan bahwa kolam di desa tersebut harus tetap menjadi kolam. Tidak boleh menjadi perumahan,” ungkap Rudy.

Rudy menekankan, menjaga lahan produktif ini berlaku untuk kedua sektor utama. Di sektor perikanan, lahan di Desa Babakan dan Ciseeng menjadi fokus untuk dipertahankan. Sementara itu, di sektor pertanian, ia memastikan bahwa lahan di Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang, harus tetap menjadi lahan pertanian.(Red)

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

KPK Perkuat Pengendalian Gratifikasi demi Integritas Penyelenggara Negara 2026

JAKARTA, JurnalisWarga.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa integritas penyelenggara negara merupakan fondasi utama dalam pengendalian gratifikasi sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem...

Setneg: Presiden Prabowo Prioritaskan Anggaran untuk Hapus Kemiskinan 2026

MALANG, JurnalisWarga.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk terus melakukan efisiensi anggaran negara guna mempercepat penghapusan kelaparan, kemiskinan, dan kemiskinan ekstrem di...

Kepala Otorita IKN: PMA Asal Tiongkok Investasi Rp1,25 Triliun Perkuat Kepercayaan Global

NUSANTARA, JurnalisWarga.id – Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Basuki Hadimuljono, menyatakan pembangunan IKN terus menunjukkan perkembangan positif dengan dimulainya konstruksi perdana proyek investasi...

IKN Percepat Pembangunan Tahap II, Target Ibu Kota Politik 2028

JurnalisWarga.id | Nusantara - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) terus mempercepat pembangunan fisik Tahap II sebagai bagian dari upaya mewujudkan IKN menjadi Ibu Kota...

Gubernur Papua Siapkan Kapal Bersubsidi Perkuat Konektivitas Daerah 2026

JurnalisWarga.id | Jayapura - Pemerintah Provinsi Papua di bawah kepemimpinan Gubernur Papua Matius D. Fakhiri terus memperkuat pembangunan konektivitas antardaerah melalui rencana pengoperasian kapal...

 

ARTIKEL TERKAIT