Bupati Bogor Tegaskan Perlindungan Lahan Produktif Pertanian dan Perikanan demi mewujudkan swasembada pangan

CIBINONG, Jurnaliswarga.idBupati Bogor, Rudy Susmanto,menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bersama DPRD Kabupaten Bogor untuk mempertahankan dan meningkatkan lahan produktif di sektor pertanian dan perikanan demi mewujudkan swasembada pangan.

Penegasan ini diwujudkan melalui inisiasi kebijakan strategis berupa pemberian bantuan eskavator kepada desa-desa yang memiliki potensi lahan tersebut, pada acara Bogor Gemar Makan Ikan (Bogami), Ahad (30/11).

Bupati Bogor Tegaskan Perlindungan Lahan Produktif Pertanian dan Perikanan demi mewujudkan swasembada pangan

Acara dihadiri oleh Wakil Bupati Bogor, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Forkopimda, perwakilan Kementerian Kelautan dan Perikanan, perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Sekretaris Daerah, Ketua TP PKK Kabupaten Bogor, serta jajaran Pemkab Bogor.

Baca Juga:  Kepala Otorita IKN Perkuat Aksi Iklim Lewat Tanam 350 Mangrove

Bantuan eskavator ini ditujukan untuk mempermudah kelompok tani dan perikanan melakukan normalisasi saluran air dan irigasi yang rusak tanpa harus menunggu birokrasi yang panjang.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengungkapkan bahwa program ini adalah amanah langsung dari Ketua DPRD Kabupaten Bogor, yang bertujuan utama melindungi lahan dari alih fungsi menjadi perumahan atau non-produktif. Diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat desa.

Baca Juga:  Adanya Pemberitaan Anggota Dewan Terima Aliran Dana Dari Pedagang Citereup, Begini Klarifikasi Pedagang

Bupati Bogor Tegaskan Perlindungan Lahan Produktif Pertanian dan Perikanan demi mewujudkan swasembada pangan

Bupati Bogor Tegaskan Perlindungan Lahan Produktif Pertanian dan Perikanan demi mewujudkan swasembada pangan

“Amanah Ketua DPRD Kabupaten Bogor, ini bukan hanya memberikan bantuan memperbaiki kolam, tetapi diberikan ekskavator untuk memastikan bahwa kolam di desa tersebut harus tetap menjadi kolam. Tidak boleh menjadi perumahan,” ungkap Rudy.

Rudy menekankan, menjaga lahan produktif ini berlaku untuk kedua sektor utama. Di sektor perikanan, lahan di Desa Babakan dan Ciseeng menjadi fokus untuk dipertahankan. Sementara itu, di sektor pertanian, ia memastikan bahwa lahan di Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang, harus tetap menjadi lahan pertanian.(Red)

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Pemkab Kolaka Perkuat Koperasi Modern untuk Dorong Ekonomi Daerah 2026

KOLAKA, JURNALISWARGA.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka menegaskan komitmennya memperkuat gerakan koperasi sebagai salah satu pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif,...

Bupati Kolaka Dorong Sinergi Eksekutif-Legislatif Percepat Pembangunan 2026

KOLAKA, JURNALISWARGA.ID – Bupati Kolaka H. Amri, S.STP., M.Si. mendorong penguatan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Kolaka dan DPRD untuk mempercepat pembangunan daerah serta meningkatkan...

KPK OTT Bupati Lombok Barat, Dugaan Korupsi Proyek Rp17,9 Miliar

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, Nusa...

Menteri ATR/BPN Percepat Sertipikasi Tanah MBR, Warga Dapat Kepastian Hukum 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Pemerintah memperkuat langkah strategis untuk mempercepat sertipikasi tanah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Kebijakan ini diharapkan memberikan kepastian hukum atas kepemilikan...

Mensesneg Tegaskan Komitmen Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Pemerintah terus memperkuat komitmen untuk membangun ekosistem kendaraan listrik nasional sebagai bagian dari strategi transformasi energi sekaligus mendorong kemandirian industri otomotif...

 

ARTIKEL TERKAIT