Dicurigai Jadi Tempat Transaksi Narkoba Polres Palopo dan BNN Gerebek Cafe Mazogi

PALOPO, (JW) – Merespon aduan masyarakat terkait tempat tongkrongan seperti cafe-cafe yang di curigai menjadi tempat transaksi peredaran narkoba, Polres Palopo dan BNN bergerak cepat melakukan operasi bersama di tempat-tempat yang dicurigai sering terjadi transaksi dan penyalahgunaan narkoba.
Seperti yang dilakukan Polres Palopo dan BNN saat merazia Cafe Mazogi, Sabtu (25/2/2023) malam. Mereka mencari pengedar dan pemakai narkoba. Operasi bersama Polres Palopo dan BNN untuk menekan peredaran narkoba itu dipimpin Wakapolres Palopo, Kompol H Ridwan.

Polres Palopo dan BNN

Perwira satu melati di pundak itu menjelaskan kepada awak media Leaks razia tersebut dilakukan untuk menekan dan meminimalisir peredaran narkoba di Palopo.

Baca Juga:  Hadiri Dialog Interaktif, Dandim 1417/Kendari Berikan Pandangan Penyelesaian Konflik Suaka Margasatwa Tanjung Batikolo

“Cafe Mazogi salah satu tempat yang sering dilaporkan karena aktivitasnya yang menganggu ketertiban masyarakat,” kata Kompol H Ridwan.

Untuk itu, Polres Palopo dan BNN memasukkan Cafe Mazogi sebagai tempat yang dicurigai sering terjadi penyalahgunaan narkoba.

Saat dirazia, Cafe Mazogi sedang dipenuhi para pengunjung. Mereka rata-rata masih muda.

Polres Palopo dan BNN Gerebek Cage Mozogi
Polres Palopo bersama BNN Operasi Cafe-cafe Yang di Curigai menjadi tempat transaksi Narkoba

Satu per satu, para pengunjung digeledah oleh petugas. Polisi dan BNN melakukan penggeledahan badan dan barang terhadap mereka.

Tak hanya itu, para pengunjung juga dites urine oleh Polisi dan BNN.

Baca Juga:  Polres Palopo Kembali Gagalkan Penyeludupan Tabung Gas 3 Kg Subsidi Pemerintah

“Kami ingin Palopo jadi Kota yang bebas narkoba. Makanya, operasi ini akan terus kami tingkatkan demi keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar Wakapolres Palopo.

Dari hasil penggeledahan badan dan barang, petugas tak mendapatkan pengunjung membawa dan menguasai narkoba.

Sementara itu, hasil dari tes urine, para pengunjung dinyatakan negatif mengkonsumsi narkoba.

“Kami akan tetap meningkatkan operasi ini. Tak hanya sampai disini, kami akan menyasar beberapa lokasi lagi yang dicurigai jadi tempat peredaran narkoba,” tandasnya. (Muh. Irwansyah)

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Uang Rp75 Juta Dikembalikan, Rahmad Sukendar Desak Propam Polda Jambi Usut Dugaan Pemerasan Oknum Polisi Merangin

JAMBI, JURNALISWARGA.ID – Dugaan pemerasan yang menyeret oknum anggota Sat Reskrim Polres Merangin, Jambi, kembali menjadi sorotan. Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara...

Uang Rp16 Juta Dikembalikan, Rahmad Sukendar Desak Propam Polda Jabar Usut Dugaan Pemerasan Oknum Polisi

BANDUNG, JURNALISWARGA.ID – Dugaan pemerasan yang menyeret oknum anggota Sat Tipiter Polresta Bandung di wilayah Soreang mendapat sorotan serius dari Badan Peneliti Independen Kekayaan...

Satu Kepedulian Bisa Berarti: Dokter Spesialis Jiwa IHC RS Pertamina Prabumulih Bicara tentang Pencegahan Bunuh Diri

PRABUMULIH — Tidak semua orang yang sedang menghadapi persoalan berat mampu mengatakannya secara langsung. Ada yang tetap bekerja, tersenyum, berbicara dengan orang lain, dan...

IHC RS Pertamina Prabumulih Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Smanda Event ke-11

PRABUMULIH — IHC RS Pertamina Prabumulih kembali hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui layanan pemeriksaan kesehatan gratis dalam rangkaian Smanda Event ke-11 yang digelar...

Sigap di Tengah Konser Utopia Band, IHC RS Pertamina Prabumulih Jadi Tim Emergency Uthopia Smanda Event ke-11

PRABUMULIH — Di tengah riuhnya musik dan antusiasme para pelajar dalam Konser Band Uthopia Smanda Event ke-11 yang digelar pada 10 September 2026, kehadiran...

 

ARTIKEL TERKAIT