Jayapura, Jurnaliswarga.id – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri secara resmi melantik jajaran pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Papua periode 2026–2031 di Kota Jayapura, Kamis (25/6/2026). Pelantikan ini menjadi langkah strategis Pemerintah Provinsi Papua dalam memperkuat pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel guna mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Gubernur Papua Nomor 100.3.3.1/KEP.154/2026 tentang Pengangkatan Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Papua Periode 2026–2031.
Adapun jajaran pimpinan yang dilantik terdiri atas H. Achmad Jaenuri sebagai Ketua, Muhamad Saleh sebagai Wakil Ketua I, Ismail Maswatu sebagai Wakil Ketua II, Mahfud Rohman Nahrowi sebagai Wakil Ketua III, serta Dr. Toni V. Mandawiri Wanggai sebagai Wakil Ketua IV.
Dalam sambutannya, Gubernur Matius D. Fakhiri menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pimpinan BAZNAS yang baru dilantik. Ia berharap amanah tersebut dijalankan dengan penuh integritas, tanggung jawab, serta berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Papua, saya mengucapkan selamat kepada seluruh Pimpinan BAZNAS Provinsi Papua yang baru dilantik. Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan petunjuk, kekuatan, dan keberkahan dalam menjalankan amanah ini melalui tata kelola yang profesional, transparan, dan akuntabel,” ujar Gubernur.
Menurut Gubernur, BAZNAS memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam menghimpun dan menyalurkan zakat, infak, serta sedekah untuk mendukung program pengentasan kemiskinan, pemberdayaan ekonomi umat, peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga kesejahteraan sosial masyarakat.
Ia menegaskan bahwa potensi zakat di Papua masih sangat besar dan perlu dikelola secara optimal agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Potensi zakat di Papua masih sangat besar dan belum sepenuhnya dimaksimalkan. Karena itu, saya berharap BAZNAS Papua dapat menjadi garda terdepan dalam pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan berdampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Gubernur juga mengajak seluruh jajaran BAZNAS untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, lembaga keagamaan, dan seluruh pemangku kepentingan agar penghimpunan maupun pendistribusian dana zakat semakin efektif dan tepat sasaran.
Menurutnya, kolaborasi tersebut akan menjadi modal penting dalam mempercepat pembangunan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua secara berkelanjutan.
Menutup sambutannya, Gubernur Matius D. Fakhiri mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan BAZNAS sebagai lembaga yang semakin dipercaya publik dan menjadi pusat gerakan kepedulian sosial.
“Mari kita jadikan BAZNAS sebagai rumah besar bagi kepedulian dan gotong royong, sehingga manfaat zakat benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan dan mampu mendukung terwujudnya Papua yang maju, sejahtera, dan berkeadilan,” pungkasnya.
Pelantikan kepengurusan baru BAZNAS Provinsi Papua diharapkan semakin memperkuat tata kelola zakat yang modern, transparan, dan akuntabel sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Papua dalam membangun kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ekonomi umat dan kolaborasi lintas sektor.(Red/nR)
Sumber: Pemerintah Provinsi Papua.
