BIAK NUMFOR, Jurnaliswarga.id – Kunjungan kerja Gubernur Papua Matius D. Fakhiri bersama rombongan Pemerintah Provinsi Papua di enam kabupaten resmi berakhir di Kabupaten Biak Numfor, Kamis (22/5/2026). Kehadiran orang nomor satu di Papua tersebut disambut hangat masyarakat adat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Biak Numfor di Jembatan Wardo.
Gubernur Papua Matius Fakhiri Tutup Kunker di Biak Numfor, Perkuat Digitalisasi dan Pembangunan Wilayah Kepulauan . Sambutan penuh antusias dari masyarakat menjadi simbol dukungan kuat terhadap komitmen Pemerintah Provinsi Papua dalam memperkuat pembangunan dan pelayanan publik hingga wilayah kepulauan serta daerah pesisir terluar Papua.
Mengawali agenda di Biak Numfor, Pemerintah Provinsi Papua bersama Pemerintah Kabupaten Biak Numfor menggelar kegiatan ramah tamah dan tatap muka bersama para pemangku kepentingan daerah. Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung percepatan pembangunan Papua yang inklusif dan berkelanjutan.
Dalam kesempatan itu, Pemerintah Provinsi Papua juga menyerahkan berbagai program strategis di sektor energi, pertanian, kehutanan, dan perikanan sebagai instrumen pengungkit pembangunan daerah.
Tak hanya itu, dilakukan pula penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dan Berita Acara Serah Terima Barang Milik Daerah (BAST BMD) berupa perangkat layanan internet Starlink beserta perangkat pendukung di 62 lokasi serta bantuan panel surya di 20 titik di wilayah Kabupaten Biak Numfor.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Papua, Jeri Agus Yudianto menjelaskan bahwa pemasangan perangkat Starlink diprioritaskan untuk wilayah yang masih memiliki keterbatasan akses telekomunikasi, khususnya kawasan kepulauan.
“Di wilayah Numfor ditempatkan sebanyak 13 lokasi, kemudian di wilayah Pulau Padaido dan pulau-pulau sekitarnya sebanyak 17 lokasi. Sisanya tersebar di Biak Utara, Biak Timur, dan Biak Barat,” jelas Jeri Agus Yudianto.
Ia menambahkan, setiap titik pemasangan Starlink dilengkapi access point guna memperluas jangkauan layanan internet bagi masyarakat sekitar. Program tersebut merupakan bagian dari agenda transformasi digital Pemerintah Provinsi Papua yang telah disiapkan melalui APBD Provinsi Papua Tahun Anggaran 2024 dan 2025.
Menurutnya, keberadaan layanan internet dan panel surya di wilayah terpencil diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, pendidikan, penguatan pemerintahan kampung, hingga memperluas literasi digital masyarakat Papua.
Program ini pun mendapat respons positif dari masyarakat yang menilai langkah Pemerintah Provinsi Papua sebagai bukti nyata perhatian terhadap pemerataan pembangunan dan konektivitas digital hingga daerah terluar.
Dengan penguatan infrastruktur digital dan energi tersebut, Pemerintah Provinsi Papua optimistis pembangunan di wilayah kepulauan dapat berjalan lebih cepat, merata, dan berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.(Red/nR)
Sumber Informasi:
Pemerintah Provinsi Papua / Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Papua.
