JAYAPURA, JURNALISWARGA.ID – Pemerintah Provinsi Papua menyiapkan langkah strategis melalui penguatan sosialisasi kepada masyarakat dalam mendukung pelaksanaan program cetak sawah di wilayahnya. Upaya ini difokuskan untuk memastikan program berjalan optimal, terutama pada lahan yang berkaitan dengan hak ulayat masyarakat adat.
Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menegaskan bahwa program cetak sawah dirancang untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, baik dari sisi pemanfaatan lahan hingga hasil produksi pertanian.
“Hal ini menciptakan siklus ekonomi yang langsung dirasakan, dari masyarakat untuk masyarakat,” ujar Fakhiri di Jayapura, Selasa (21/4/2026).
Ia menekankan, keterlibatan masyarakat sejak tahap awal menjadi kunci utama agar program dapat diterima secara luas dan berjalan tanpa hambatan di lapangan, khususnya dalam konteks penghormatan terhadap hak ulayat.

Sementara itu, Direktur Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian, Hermanto, menyampaikan pentingnya peran pemerintah daerah dalam membangun komunikasi aktif dengan masyarakat.
“Kami harapkan dukungan pemerintah daerah untuk sosialisasi kepada masyarakat, sehingga pelaksanaan di lapangan tidak menemui hambatan,” ujarnya.
Hermanto juga menjelaskan bahwa tahapan survei, identifikasi, dan desain (SID) tidak hanya mencakup aspek teknis, tetapi juga memperhatikan kesiapan sosial masyarakat setempat.
Pemprov Papua berharap sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat dapat memperkuat implementasi program cetak sawah, sekaligus menjadi langkah konkret dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah Papua.(Red/nR)
Sumber: Press Rilis Pemerintah Provinsi Papua (21 April 2026)
sumber link berita, Klik disini
