CIBINONG, JURNALISWARGA.ID – Di bawah kepemimpinan Rudy Susmanto, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus menunjukkan kinerja progresif dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hidup melalui percepatan pembangunan hutan kota di seluruh wilayah.
Dilansir dari halaman resmi website Pemkab Bogor, Selasa, 14 April 2026, program strategis penghijauan ini berjalan masif sejak diterbitkannya Instruksi Bupati Nomor: 100.4.4.2/910-DLH pada 31 Desember 2025 tentang Percepatan Program Penanaman Pohon Satu Hektar Hutan Kota di Setiap Kecamatan.
Dalam kurun waktu empat bulan, capaian program tersebut tergolong luar biasa. Tercatat, luas hutan kota yang telah dibangun mencapai 156,44 hektare, dengan jumlah pohon yang ditanam sebanyak 45.152 pohon yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Bogor.
Program ini menjadi salah satu bukti nyata komitmen kepemimpinan Rudy Susmanto dalam menjawab tantangan perubahan iklim sekaligus memperkuat ketahanan lingkungan daerah. Tidak hanya berhenti pada program utama, Pemkab Bogor juga menggulirkan inovasi berkelanjutan melalui gerakan rutin bertajuk “Selasa Menanam”, yang dilaksanakan setiap pekan guna memastikan penambahan luasan hutan kota terus berjalan secara konsisten.

Kebijakan ini disusun dengan landasan hukum yang kuat, di antaranya mengacu pada Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang serta Peraturan Presiden Nomor 110 Tahun 2025 tentang Instrumen Nilai Ekonomi Karbon, sekaligus hasil evaluasi pembangunan daerah tahun 2025.
Dalam implementasinya, Pemkab Bogor menerapkan sistem kerja terstruktur. Sekretaris Daerah ditunjuk sebagai koordinator utama, sementara Dinas Lingkungan Hidup berperan sebagai pendamping teknis sekaligus evaluator lapangan. Para camat juga diberi tanggung jawab strategis untuk menyediakan lahan minimal satu hektare hutan kota di setiap kecamatan serta menggalang dukungan pendanaan melalui skema CSR/TJSL.
Selain itu, seluruh perangkat daerah (SKPD) dan BUMD turut dilibatkan sebagai dinas pengampu dalam penyediaan bibit serta sarana prasarana penanaman.
Program penanaman sendiri telah dimulai sejak Januari 2026 dan akan mencapai puncaknya pada kegiatan Penanaman Serentak se-Kabupaten Bogor yang dijadwalkan berlangsung pada 5 Juni 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia.
Jenis pohon yang ditanam pun beragam, mulai dari pohon cepat tumbuh, tanaman endemik, hingga pohon bernilai ekonomi dan konservasi, yang dirancang untuk memberikan manfaat ekologis dan ekonomi secara berkelanjutan.
Rudy Susmanto menegaskan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada sinergi seluruh pihak, khususnya pemerintah kecamatan dan desa.
“Jika lebih dari satu hektare, sangat baik. Sementara untuk desa atau kelurahan, minimal harus memiliki kawasan hijau sebagai bagian dari penguatan lingkungan,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa program pembangunan hutan kota merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan generasi mendatang.
“Apa yang kita tanam hari ini bukan untuk diri kita, tetapi untuk anak cucu kita. Tuhan menciptakan manusia setiap detik, tetapi dunia hanya satu kali. Kita mulai dari tanah yang kita pijak, Kabupaten Bogor, untuk Indonesia yang lebih baik,” pungkasnya.
Dengan capaian tersebut, kepemimpinan Rudy Susmanto dinilai berhasil mendorong Kabupaten Bogor menjadi salah satu daerah yang progresif dalam penguatan ekosistem lingkungan berbasis kebijakan terintegrasi dan berkelanjutan.(Red/nR)
