Menteri PKP Perkuat Tata Kelola Program Perumahan Bersama BPK 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Pemerintah terus memperkuat tata kelola dan akuntabilitas program perumahan nasional guna memastikan setiap kebijakan dan anggaran yang dialokasikan benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui pertemuan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, dengan Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Nyoman Adhi Suryadnyana, di Jakarta.

Pertemuan tersebut membahas penguatan tata kelola, transparansi, serta akuntabilitas pelaksanaan berbagai program perumahan pemerintah yang saat ini menjadi salah satu prioritas nasional dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menteri PKP Maruarar Sirait menyampaikan apresiasi kepada BPK RI atas dukungan, masukan, dan pengawasan yang selama ini diberikan dalam mendukung pelaksanaan program perumahan yang profesional dan sesuai aturan.

“Terima kasih kepada Pak Nyoman dan jajaran BPK atas berbagai masukan yang diberikan kepada Kementerian PKP. Saat ini tanggung jawab kami semakin besar seiring meningkatnya anggaran Kementerian PKP dari sekitar Rp5 triliun menjadi lebih dari Rp10 triliun,” ujar Maruarar Sirait.

Baca Juga:  Bupati Rudy Susmanto Lantik 7 Pejabat Eselon II Pemkab Bogor

Menurutnya, peningkatan anggaran tersebut menunjukkan besarnya perhatian pemerintah terhadap sektor perumahan sebagai salah satu kebutuhan dasar masyarakat. Selain itu, kuota rumah subsidi juga terus ditingkatkan guna memperluas akses masyarakat berpenghasilan rendah terhadap hunian yang layak dan terjangkau.

Tidak hanya berfokus pada pembangunan rumah subsidi tapak, Kementerian PKP juga mulai mengembangkan berbagai skema pembangunan rumah susun sebagai solusi kebutuhan hunian di kawasan perkotaan yang memiliki keterbatasan lahan.

Maruarar menegaskan bahwa seluruh program tersebut akan dijalankan dengan prinsip tata kelola yang baik, transparan, dan akuntabel sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Sesuai arahan Presiden Prabowo, kami harus bekerja dengan benar, efektif, dan cepat, namun tetap menjaga akuntabilitas dan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan optimisme terhadap pencapaian target pembangunan perumahan nasional. Menurutnya, keberhasilan realisasi rumah subsidi pada tahun sebelumnya yang menjadi salah satu capaian tertinggi sepanjang sejarah menjadi bukti bahwa program pemerintah berjalan pada jalur yang tepat.

Baca Juga:  Peluang Kemitraan ASEAN-ROK di bidang Ekonomi Hijau dan Digital

Dengan dukungan pengawasan dari BPK serta sinergi seluruh pemangku kepentingan, Kementerian PKP yakin target-target pembangunan perumahan ke depan dapat dicapai secara optimal.

“Kami optimistis target-target perumahan dapat tercapai selama dijalankan sesuai aturan dan tata kelola yang baik. Yang terpenting adalah bagaimana program-program tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Maruarar.

Langkah Kementerian PKP dalam memperkuat tata kelola program perumahan mendapat respons positif dari berbagai kalangan karena dinilai mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan anggaran negara sekaligus memastikan program perumahan berjalan tepat sasaran.

Penguatan akuntabilitas ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mewujudkan pembangunan perumahan yang berkelanjutan, memperluas akses hunian layak, serta mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia.(Red/nR)

Sumber Informasi:
Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Juni 2026.

Rekomendasi Produk Shopee
Mesin Vacuum Sealer MakananLihat di Shopee

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

PROPAM MABES POLRI MULAI TINDAK LANJUTI ADUAN BPI KPNPA RI! RAHMAD SUKENDAR DESAK PENYIDIKAN KASUS TANAH ADAT 765 HEKTARE DI PADANG DIBONGKAR 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Babak baru pengungkapan persoalan tanah adat Kaum Maboet seluas 765 hektare di Kota Padang, Sumatera Barat, mulai bergulir. Divisi Profesi dan...

Rahmad Sukendar: Percayakan Penanganan Kasus Sukoharjo kepada Kapolri Pasti Akan Ada Penyelesaian 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID - Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI), Dr. (Hc.) TB Rahmad Sukendar,...

Perkuat Silaturahmi, IHC RS Pertamina Prabumulih dan Dinkes Kota Prabumulih Gelar Fun Game Futsal Bersama

  Prabumulih, 1 November 2026 (JURNALISWARGA.ID) – Dalam upaya mempererat tali silaturahmi sekaligus membangun hubungan kerja sama yang semakin harmonis, IHC RS Pertamina Prabumulih bersama...

Amin Warga Desa Ciadeg Tinggal di Rumah Beratap Bolong dan Sering Kelaparan 2026

BOGOR, JURNALISWARGA.ID – Nestafa dialami Amin, salah satu warga RT 03/RW 09 Kampung Lengis, Desa Ciadeg, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor. Ia kerap kali kelaparan...

Proyek RSUD Parung Beraroma Kongkalikong, Petisi 26 Desak Kejagung dan Kejati Jabar Ambil Alih Kasus

BOGOR, JURNALISWARGA.ID – Kasus dugaan pelanggaran hukum dalam proyek pembangunan gedung Rumah Sakit di Parung, Kabupaten Bogor, terus menuai sorotan tajam dari publik.Berdasarkan salinan...

 

ARTIKEL TERKAIT