Ketua DPRD Pertemukan Warga Kampung Kramat dengan SKPD Terkait

Jurnaliswarga.id, Bogota; HUMPROPUB – Kelompok Tani dan Wisata (Katawis) Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara menyampaikan aspirasinya kepada Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto terkait pemanfaatan kolam retensi. Untuk menindaklanjuti aspirasi dan aduan warga, Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto mempertemukan warga dengan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud), Camat Bogor Utara serta Lurah Tanah Baru pada Senin (25/10/2021)

Dalam kesempatan rapat kerja tersebut, Atang didampingi oleh Wakil Ketua I Jenal Mutaqin, Wakil Ketua III Eka Wardhana dan anggota DPRD Kota Bogor Endah Purwanti. Sedangkan pihak warga Katawis Tanah Baru yang diwakilkan oleh Dhinar Zulfiqar mengungkapkan keinginannya untuk memanfaatkan lahan disekitaran kolam retensi untuk digunakan sebagai lokasi budidaya pertanian perikanan dan lokasi wisata yang dapat meningkatkan perekonomian warga.

“Kami jujur ingin menjadikan kolam retensi Cibuluh sebagai lokasi wisata dan beberapa kegiatan produktif seperti budidaya pertanian ataupun perikanan. Kami bersemangat seusai mengikuti pelatihan dari Disparbud dengan membentuk Katawis dan sudah dapat peluang bantuan CSR untuk mengelola wisata air,” ujar Dhinar.

Baca Juga:  Shalat Ied di Rumah Dinas, Puan: Selamat Menyambut Hari Kemenangan, Mohon Maaf Lahir dan Bathin

Namun hal tersebut tidak dapat dilakukan karena masih belum selesainya pekerjaan di kolam retensi. “Kami mendapatkan surat dari Dinas PUPR untuk menghentikan semua kegiatan dan aktivitas di area kolam retensi dengan alasan pembangunan belum selesai. Kami ingin dapat kepastian”, tambah Dhinar.

Menanggapi hal tersebut, Atang meminta penjelasan dari DPUPR dan Disparbud. Chusnul Rozaqi, Kadis PUPR menjelaskan bahwa masih ada tahap 2 pembangunan kolam retensi. “Kami ingin melanjutkan penataan di sekitaran kolam retensi dengan menambah daya tampung dan jalan inspeksi. Namun, penataan baru bisa dilaksanakan paling cepat 2023 menunggu bankeu dari DKI. Sedangkan terkait pemanfaatan lahan ada di BKAD,” jelas Chusnul.

Keinginan Katawis ini sebenarnya sudah mendapatkan dukungan dari Disparbud Kota Bogor. Namun, lokasinya memang tidak memungkinkan dan menurut Kadisparbud Atep Budiman, kedepannya perlu dicarikan solusi. “Momentum ini bisa dimanfaatkan untuk membuat kajian wisata yang bisa menjadi syarat untuk mendapatkan anggaran. Kajian akademisi juga menjadi penting. Kalau bisa ditahun depan, bisa menjadi kajian wisata dan aset. Bisa mencari model wisata diluar kolam retensi,” kata Atep.

Baca Juga:  DPRD Kecewa, Pemkot Belum Siapkan Kajian Untuk Pembahasan Raperda di Masa Sidang Ke- 3

Menjawab hal ini, Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto menilai kurangnya sosialisasi dari Dinas PUPR kepada masyarakat terkait rencana kelanjutan pengerjaan kolam retensi. Selanjutnya, pihaknya meminta kepada Dinas PUPR untuk menyiapkan secara matang penyelesaian masalah banjir.

“Pertama, DPUPR segera membuat perencanaan yang matang dan lengkap untuk penanganan masalah banjir secara komprehensif. Termasuk diantaranya kolam retensi. Anggarannya bisa diusahakan dari Pusat, Bankeu Jabar, Bankeu DKI, ataupun APBD Kota. Yang terpenting cepat selesai dan nantinya bisa dimanfaatkan oleh warga (kolam retensi,red)”, jelas Atang

“Kedua, Disparbud segera melakukan kajian wisata terpadu di Kampung Kramat ataupun Tanah Baru dan sekitarnya. DPRD akan support dari sisi kebijakan anggaran. Sehingga, pada saat selesai pembangunan, konsep wisata tersebut bisa langsung di eksekusi”, pungkas Atang (Roni)

Editor : Nimbrod Rungga

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

KETURUNAN PEWAKAF MASJID AGUNG AT-TOHIRIYAH DESAK PEMBANGUNAN ALUN-ALUN BOGOR DIHENTIKAN SEMENTARA 2026

KOTA BOGOR, Jurnaliswarga.id  – Polemik pembangunan Alun-Alun Kota Bogor kembali menjadi sorotan. Salah seorang keturunan pewakaf Masjid Agung At-Tohiriyah, Raden Muhammad Padmanegara, menyampaikan keberatan...

Ketua DPC AWPI Bogor siap kawal proses hukum dugaan korupsi dana bankeu dan dana desa 2026

Bogor, Jurnaliswarga.id -  ramainya pemberitaan di media online tentang adanya dugaan korupsi dana bankeu dan dana desa, di desa Gunung Sari kecamatan citeureup beberapa...

BPI KPNPA RI Soroti Minimnya Putra Asli NTT Lolos Akpol, Rahmad Sukendar: Pejabat Jangan Hanya Jadi Penonton 2026

Kupang, Jurnaliswarga.id – Polemik seleksi Calon Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian (Catar Akpol) di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus menjadi perhatian publik. Di tengah...

BPI KPNPA RI Apresiasi Kapolda Jambi Respons Cepat Aduan Masyarakat, terhadap Dugaan Pemerasan Oknum Kanit Reskrim 2026

Jambi, Jurnaliswarga.id – Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI) mengapresiasi langkah cepat Kapolda Jambi beserta jajaran...

Sekda Bogor Ajak ASN Perkuat Kinerja Hadapi Tantangan Fiskal 2026

Jurnaliswarga.id | Cibinong – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor untuk...

 

ARTIKEL TERKAIT