Meninjau Pemidanaan Anak: Antara Perlindungan dan Efek Jera

Bogor, Jurnaliswarga.id – Anak merupakan generasi penerus bangsa yang berpotensi membawa Indonesia ke arah yang lebih maju. Namun, perkembangan kejiwaan anak berbeda dengan orang dewasa, sehingga pendidikan menjadi faktor penting dalam membentuk karakter mereka.

Masa remaja sering disebut sebagai masa pemberontakan, di mana anak mengalami berbagai gejolak emosi dan sering menghadapi masalah dalam lingkungan keluarga, sekolah, maupun pertemanan. Saat ini, kenakalan remaja semakin mengkhawatirkan, dengan banyak anak terlibat dalam perilaku menyimpang seperti merokok, penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, tawuran, pencurian, dan tindakan kriminal lainnya.

Ketika seorang anak melakukan tindak pidana, terdapat berbagai faktor di luar kendali yang mempengaruhi pola pikir dan perilakunya. Oleh karena itu, peran orang tua dalam pengawasan sangat penting, tetapi pemerintah dan aparat penegak hukum juga memiliki tanggung jawab dalam memberikan perlindungan terhadap anak, baik sebagai pelaku, saksi, maupun korban.

Baca Juga:  Danrem 061/Sk Pimpin Apel Gabungan 1.548 Personil TNI POLRI Pengamanan RI 1 Dan Duta Besar di Wilayah Rumpin Kab Bogor

Pemerintah wajib menjamin perlindungan dan kesejahteraan anak, termasuk mengawasi pelaksanaan perlindungan anak serta menjamin hak mereka dalam memperoleh pendidikan minimal 9 tahun. Selain itu, anak dari keluarga kurang mampu dan yang tinggal di daerah terpencil juga perlu mendapatkan bantuan pendidikan yang layak.

Dalam aspek hukum, penerapan sanksi terhadap anak pelaku tindak pidana masih jauh dari hukuman maksimal yang diatur dalam Undang-Undang. Hal ini didasarkan pada anggapan bahwa anak merupakan kelompok rentan yang masih memiliki masa depan cerah. Namun, pendekatan ini perlu dievaluasi karena dapat mengurangi efek jera bagi anak yang melakukan pelanggaran hukum.

Baca Juga:  Mentan Amran Pastikan Ketersediaan Hewan Kurban Aman dan Mencukupi 2024

Oleh sebab itu, pemerintah perlu mempertimbangkan peningkatan hukuman bagi anak pelaku tindak pidana agar dapat memberikan efek jera yang lebih kuat. Penegakan hukum yang tegas diharapkan dapat melindungi kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara. Ketika hukum ditegakkan dengan baik, maka negara akan semakin maju dan mendekati cita-cita yang diharapkan.

Refleksi: Pemidanaan terhadap Pelaku Tindak Pidana yang Dilakukan oleh Anak

Oleh: Geraldine Yulia Christy, Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Pakuan

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

KPK Pertahankan WTP 7 Tahun, Perkuat Tata Kelola

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan KPK...

KPK Perkuat Budaya Antikorupsi hingga Pelosok Sumba Timur 2026

SUMBA TIMUR, JURNALISWARGA.ID — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus memperluas gerakan pencegahan korupsi melalui program Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi (JNBA) 2026 yang digelar di...

KPK Perkuat Integritas Pertamina Demi Ketahanan Energi Nasional 2026

BANDUNG, JURNALISWARGA.ID — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama PT Pertamina (Persero) memperkuat upaya pencegahan korupsi di sektor energi melalui peningkatan kapasitas pengawas internal perusahaan....

Bulog Kancab Bogor Perkuat Stok Beras Premium 2026

Bogor, JURNALISWARGA.ID – Perum Bulog Kantor Cabang Bogor memastikan ketersediaan stok beras, baik medium maupun premium, dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan...

BPI KPNPA RI Bogor Sambut Kajari Baru, Dorong Penuntasan Kasus RSUD Parung 2026

BOGOR, JURNALISWARGA.ID — Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI) Kabupaten Bogor menyambut pergantian kepemimpinan di Kejaksaan...

 

ARTIKEL TERKAIT