Meninjau Pemidanaan Anak: Antara Perlindungan dan Efek Jera

Bogor, Jurnaliswarga.id – Anak merupakan generasi penerus bangsa yang berpotensi membawa Indonesia ke arah yang lebih maju. Namun, perkembangan kejiwaan anak berbeda dengan orang dewasa, sehingga pendidikan menjadi faktor penting dalam membentuk karakter mereka.

Masa remaja sering disebut sebagai masa pemberontakan, di mana anak mengalami berbagai gejolak emosi dan sering menghadapi masalah dalam lingkungan keluarga, sekolah, maupun pertemanan. Saat ini, kenakalan remaja semakin mengkhawatirkan, dengan banyak anak terlibat dalam perilaku menyimpang seperti merokok, penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, tawuran, pencurian, dan tindakan kriminal lainnya.

Ketika seorang anak melakukan tindak pidana, terdapat berbagai faktor di luar kendali yang mempengaruhi pola pikir dan perilakunya. Oleh karena itu, peran orang tua dalam pengawasan sangat penting, tetapi pemerintah dan aparat penegak hukum juga memiliki tanggung jawab dalam memberikan perlindungan terhadap anak, baik sebagai pelaku, saksi, maupun korban.

Baca Juga:  Kuliner Pilihan Warung Nasi Imah Sunda Menyajikan Menu Makanan Mantap dan Suasana Nyaman di Food Court Warung Jajan 99

Pemerintah wajib menjamin perlindungan dan kesejahteraan anak, termasuk mengawasi pelaksanaan perlindungan anak serta menjamin hak mereka dalam memperoleh pendidikan minimal 9 tahun. Selain itu, anak dari keluarga kurang mampu dan yang tinggal di daerah terpencil juga perlu mendapatkan bantuan pendidikan yang layak.

Dalam aspek hukum, penerapan sanksi terhadap anak pelaku tindak pidana masih jauh dari hukuman maksimal yang diatur dalam Undang-Undang. Hal ini didasarkan pada anggapan bahwa anak merupakan kelompok rentan yang masih memiliki masa depan cerah. Namun, pendekatan ini perlu dievaluasi karena dapat mengurangi efek jera bagi anak yang melakukan pelanggaran hukum.

Baca Juga:  DUKUNG PROGRAM KEPEMILIKAN RUMAH, PT GRIYA CITA NUSANTARA BANGUN PERUMAHAN MULAI 400 JUTA-AN DI KOTA BOGOR

Oleh sebab itu, pemerintah perlu mempertimbangkan peningkatan hukuman bagi anak pelaku tindak pidana agar dapat memberikan efek jera yang lebih kuat. Penegakan hukum yang tegas diharapkan dapat melindungi kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara. Ketika hukum ditegakkan dengan baik, maka negara akan semakin maju dan mendekati cita-cita yang diharapkan.

Refleksi: Pemidanaan terhadap Pelaku Tindak Pidana yang Dilakukan oleh Anak

Oleh: Geraldine Yulia Christy, Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Pakuan

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Wali Kota Bogor Ajak Warga Perkuat Persatuan Lewat Doa Lintas Agama 2026

BOGOR, JURNALISWARGA.ID — Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar doa bersama lintas agama sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik...

Presiden Prabowo Pimpin Penurunan Merah Putih di Istana Merdeka 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID — Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung Upacara Penurunan Bendera Negara Sang Merah Putih di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2026) sore. Prosesi...

Presiden Prabowo Pimpin Khidmat Upacara HUT ke-81 RI di Istana

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID — Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2026). Upacara berlangsung khidmat...

Bupati Bogor Kenang Jasa Pahlawan dalam Renungan Suci HUT RI ke 81

BOGOR, JURNALISWARGA.ID — Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor mengikuti renungan suci di Taman Makam Pahlawan Pondok...

Bupati Bogor Siapkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT 2026

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID – Di tengah suasana sukacita memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Bogor menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat yang...

 

ARTIKEL TERKAIT