Pemkot Bogor Dorong Penataan Perlintasan KA, Dedie A. Rachim Fokus Keselamatan dan Kelancaran Lalu Lintas 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.IDPemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus memperkuat upaya penataan infrastruktur transportasi, khususnya pada perlintasan kereta api sebidang. Hal ini dibahas dalam pertemuan antara Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, dengan Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Allan Tandiono, di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Jalan Medan Merdeka, Jakarta Pusat, Jumat (17/4/2026).

Dalam pertemuan tersebut, salah satu fokus utama adalah penataan perlintasan sebidang di Kota Bogor, terutama di kawasan MA Salmun dan Kebon Pedes yang selama ini dikenal padat dan rawan kecelakaan.

Untuk perlintasan MA Salmun, Dedie A. Rachim mendorong percepatan penutupan jalur sebidang sebagai langkah strategis meningkatkan keselamatan pengguna jalan. Sebagai solusi, ia mengusulkan pembangunan jembatan penyeberangan orang (JPO) agar aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar dan aman.

Baca Juga:  Ketum BPI KPNPA RI Apresiasi KPK atas OTT Gubernur Riau: Korupsi Harus Diberantas Sampai ke Akar

Sementara itu, penanganan perlintasan di Kebon Pedes direncanakan melalui pembangunan underpass. Proyek ini dinilai menjadi solusi jangka panjang untuk mengurai kemacetan sekaligus meningkatkan keselamatan. Namun, rencana tersebut masih memerlukan tahapan lanjutan, termasuk kajian teknis dan proses pembebasan lahan yang terdampak.

Pada tahap awal, pembangunan underpass Kebon Pedes akan difokuskan pada proses pengadaan lahan sebagai fondasi utama pelaksanaan proyek infrastruktur tersebut.

Baca Juga:  Dugaan Penyalahgunaan Aset Negara: Mobil Dinas "Disulap" Jadi Pribadi di Basement Kejari

Wali Kota Bogor menegaskan bahwa penataan perlintasan sebidang merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan sistem transportasi yang lebih aman, tertib, dan efisien.

“Penataan ini penting untuk meningkatkan keselamatan masyarakat, mengurangi kemacetan, serta memastikan mobilitas warga Kota Bogor berjalan lebih lancar,” tegasnya.

Langkah ini juga menjadi bagian dari sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur transportasi yang berkelanjutan dan berorientasi pada kepentingan publik. (Red/nR)

Dilansir dari situs resmi Pemerintah Kota Bogor, 17 April 2026.

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Gebrakan Gubernur Sherly: Pilih Pejabat Berdasarkan Karakter dan Kapasitas, Bukan Kedekatan 2026

SOFIFI, JURNALISWARGA.ID – Pemerintah Provinsi Maluku Utara melakukan penyegaran organisasi. Atas nama Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov), Drs. Samsuddin A....

Menkomdigi: AI Bisa Tambah 3,67 Persen PDB Indonesia

Jakarta, Jurnaliswarga.id - Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyatakan perluasan adopsi kecerdasan buatan (AI) berpotensi menambah kontribusi hingga 3,67 persen terhadap Produk Domestik...

Peringati 67 Tahun Sangha Agung Indonesia, Menag Pesankan Kedewasaan Spiritual dan Harmoni Bangsa

Jakarta (Kemenag), Jurnaliswarga.id — Menteri Agama Nasaruddin Umar menekankan pentingnya memperkuat nilai kebersamaan, empati, dan kedewasaan spiritual dalam merawat kerukunan di tengah kemajemukan bangsa. Pesan...

Menag Harap Pesantren Adaptif dengan Tetap Jaga Nilai 2026

Situbondo (Kemenag), Jurnaliswarga.id — Pesantren diharapkan terus berkembang dan adaptif menghadapi perubahan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman sebagai fondasi utama pendidikan. Hal ini ditegaskan...

Menhan Hadiri Pengarahan Presiden KPPD Magelang, Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah 2026

Magelang, JURNALISWARGA.ID – Menteri Pertahanan Republik Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin menghadiri pengarahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto pada kegiatan Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) bagi...

 

ARTIKEL TERKAIT