Menteri KKP Perkuat Penataan Pesisir untuk Dukung KEK Batang 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Pemerintah terus memperkuat pembangunan kawasan industri berbasis ekonomi biru yang berkelanjutan. Melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), langkah strategis dilakukan untuk mendukung pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang diharapkan menjadi motor pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia. Menteri KKP Perkuat Penataan Pesisir untuk Dukung KEK Batang 2026

Kementerian Kelautan dan Perikanan bersama PT Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) resmi memperkuat sinergi penataan ruang darat dan laut guna mendukung pengembangan sistem transportasi, pelabuhan, serta kawasan pesisir yang terintegrasi di wilayah Batang, Jawa Tengah.

Direktur Jenderal Penataan Ruang Laut KKP, Kartika Listriana, menjelaskan bahwa kolaborasi tersebut merupakan langkah penting untuk memastikan pemanfaatan ruang pesisir dan perairan berjalan selaras dengan agenda pembangunan nasional sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.

Menurut Kartika, KEK Industropolis Batang memiliki peran strategis dalam mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan sektor kelautan dan perikanan yang sejalan dengan program swasembada pangan, energi, dan hilirisasi industri yang dicanangkan pemerintah.

Baca Juga:  Peduli Terhadap Pelestarian Lingkungan, Polda Sultra Tanam Ribuan Bibit Pohon Mangrove

“KKP hadir sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah pusat untuk mensinergikan penataan dan pemanfaatan ruang laut di Kawasan Batang dengan KEK Industropolis Batang, memberikan kepastian ruang untuk percepatan investasi dan meningkatkan peran masyarakat,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (11/6/2026).

Kerja sama antara Ditjen Penataan Ruang Laut KKP dan PT KITB mencakup berbagai aspek penting, mulai dari penyelenggaraan penataan ruang laut, rehabilitasi dan restorasi ekosistem pesisir, penguatan kapasitas sumber daya manusia, hingga publikasi dan diseminasi kebijakan penataan ruang laut.

Plt Direktur Utama PT KITB, Indri Septa Respati, menyampaikan optimisme bahwa kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, investor, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan akan mempercepat terwujudnya kawasan industri pesisir yang maju sekaligus ramah lingkungan.

Baca Juga:  "Masuk Hari Ke-2 Kegiatan Patroli Gabungan, Satlantas Polresta Kendari Amankan 43 Unit Sepeda Motor"

“Kerja sama ini adalah aksi nyata yang akan memberikan dampak ekonomi konkret bagi masyarakat Batang sekaligus menjaga kelestarian laut Indonesia,” katanya.

Langkah KKP tersebut mendapat apresiasi karena dinilai mampu memberikan kepastian bagi investor sekaligus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan pesisir. Kehadiran KEK Industropolis Batang juga diharapkan membuka peluang kerja baru, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat daya saing Indonesia di tingkat global.

Kebijakan ini sejalan dengan arahan Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, yang terus mendorong implementasi ekonomi biru sebagai fondasi pembangunan sektor kelautan dan perikanan yang berkelanjutan. Dengan penataan ruang laut yang terintegrasi dan berorientasi pada keberlanjutan, pemerintah optimistis kawasan pesisir dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru tanpa mengabaikan kelestarian sumber daya alam.(Red/nR)

Sumber Informasi:
Siaran Pers Kementerian Kelautan dan Perikanan Nomor SP.163/SJ.5/VI/2026, Humas Ditjen Penataan Ruang Laut KKP.

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

83 Tim Pelajar SD Adu Semangat di Lomba Senam KKGO, Tim Emergency RS Pertamina Prabumulih Siaga di Tengah Arena!

Prabumulih, 17 September 2026 — Suasana Stadion Sepak Bola Talang Jimar, Kota Prabumulih, tampak berbeda pada Rabu–Kamis, 16–17 September 2026. Semangat dan keceriaan ratusan...

Ketum PB FORMULA Apresiasi Integritas Purbaya Yudhi Sadewa 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID — Ketua Umum Pengurus Besar FORMULA (Forum Ulama dan Aktivis Islam), Tuan Guru Drs. Dedi Hermanto, menyampaikan apresiasi dan doa terbaik kepada...

Rahmad Sukendar Desak KPK Periksa Menteri ATR/BPN, Kasus Suap HGB Summarecon Harus Diusut Tuntas 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap konstruksi perkara dugaan suap pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) di Kabupaten Bogor yang menyeret Presiden Direktur...

Sosialisasi Perda di Jaktim, Anggota DPRD DKI Ungkap Peringatan Darurat Sampah Jakarta 2026

Jakarta, Jurnaliswarga.id - Anggota DPRD DKI Jakarta Josephine Simanjuntak, terus mensosialisasikan peraturan daerah (Perda) terkait sampah kepada masyarakat. Sosialisasi Perda di Jaktim, Anggota DPRD...

Persadin NTB Perkuat Sinergi BPN untuk Kepastian Hukum Tanah 2026

LOMBOK TENGAH, JURNALISWARGA.ID — Kepastian hukum atas tanah menjadi kebutuhan mendasar masyarakat. Di tengah berbagai persoalan pertanahan yang dapat muncul akibat kurangnya pemahaman administrasi...

 

ARTIKEL TERKAIT