Ketum BPI KPNPA RI Desak Evaluasi Latsarmil KDMP Usai 5 Peserta Meninggal

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Ketua Umum BPI KPNPA RI, Rahmad Sukendar, mendesak pemerintah segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Program Pelatihan Dasar Militer (Latsarmil) bagi calon Manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) setelah dilaporkan lima peserta meninggal dunia saat mengikuti pelatihan. Ketum BPI KPNPA RI Desak Evaluasi Latsarmil KDMP Usai 5 Peserta Meninggal

Rahmad Sukendar menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga para peserta yang meninggal. Menurutnya, peristiwa tersebut harus menjadi perhatian serius pemerintah dalam mengevaluasi metode pelatihan yang diterapkan kepada warga sipil.

“Atas nama BPI KPNPA RI, kami turut berduka cita atas meninggalnya lima calon Manajer KDMP. Peristiwa ini harus menjadi momentum evaluasi agar kejadian serupa tidak kembali terulang,” ujar Rahmad Sukendar kepada Jurnaliswarga.id di Jakarta, Minggu (28/6/2026).

Baca Juga:  Presiden Jokowi Dorong Pencapaian Target Vaksinasi WHO pada KTT ASEM ke-13

Rahmad menilai peningkatan kapasitas pengelola koperasi seharusnya lebih difokuskan pada penguatan kompetensi manajerial, tata kelola organisasi, kepemimpinan yang partisipatif, akuntabilitas, literasi keuangan, serta pemberdayaan masyarakat.

Menurutnya, karakter organisasi sipil memiliki pendekatan yang berbeda dengan institusi militer. Oleh karena itu, metode pelatihan yang diberikan kepada calon pengelola koperasi perlu disesuaikan dengan kebutuhan organisasi ekonomi kerakyatan yang mengedepankan kolaborasi, inovasi, dan partisipasi masyarakat.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga batas fungsi antara institusi sipil dan pertahanan negara sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan, sehingga setiap program pemerintah tetap berjalan sesuai prinsip demokrasi, tata kelola pemerintahan yang baik, serta penghormatan terhadap hak asasi manusia.

Baca Juga:  Awal Penerapan KUHP dan KUHAP Baru, Advokat Persadin NTB Diambil Sumpahnya

BPI KPNPA RI meminta pemerintah melakukan investigasi secara transparan terhadap penyebab meninggalnya para peserta sekaligus mengevaluasi keseluruhan konsep pelatihan agar aspek keselamatan, kesehatan, dan perlindungan peserta menjadi prioritas utama.

Selain itu, Rahmad Sukendar mendorong pemerintah untuk meninjau kembali berbagai program pembangunan yang menggunakan pendekatan militer di sektor sipil agar pelaksanaannya benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta tetap memperhatikan aspek profesionalisme, keselamatan peserta, dan efektivitas program.

“BPI KPNPA RI berharap evaluasi dilakukan secara objektif sehingga setiap program pemerintah dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat tanpa mengabaikan keselamatan peserta maupun prinsip-prinsip tata kelola yang baik,” tegas Rahmad.(nR)

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Bupati Bogor Rudy Susmanto Terima Tanda Kehormatan Kerajaan Nusantara 2026

BOGOR, Jurnaliswarga.id – Bupati Bogor Rudy Susmanto menerima sejumlah tanda kehormatan dari berbagai kerajaan dan kesultanan di Nusantara sebagai bentuk apresiasi atas dedikasinya dalam...

Bupati Bogor Tutup HJB ke-544 Lewat Helaran Budaya Pajajaran Anyar

BOGOR, Jurnaliswarga.id – Bupati Bogor Rudy Susmanto secara resmi menutup rangkaian peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 melalui Helaran Budaya Mapag Pajajaran Anyar yang...

Bupati Bogor Rudy Susmanto Persembahkan Dua Rekor MURI di HJB 544

CIBINONG, Jurnaliswarga.id – Peringatan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 ditutup dengan capaian membanggakan bagi Kabupaten Bogor. Di bawah kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto, Pemerintah...

Wanita Berkebaya Meriahkan HJB ke-544, Dukung Budaya Kota Bogor

BOGOR, JURNALISWARGA.ID – Komunitas Bogor Wanita Berkebaya (BWB) menjadi salah satu sorotan dalam Helaran Pajajaran yang digelar untuk memeriahkan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544,...

Mendikdasmen Perkuat Sekolah Aman, Tolak Kekerasan dan Bullying 2026

JAKARTA, Jurnaliswarga.id – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan satuan pendidikan sebagai lingkungan yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas...

 

ARTIKEL TERKAIT