Panglima Tamalaki Formakom Indonesia, Irfan Konggoasa Serukan Perang Melawan Narkoba

Kolaka, Jurnaliswarga.id – Tingginya angka penyalahgunaan narkotika di Sulawesi Tenggara (Sultra) memicu keprihatinan mendalam dari berbagai lapisan masyarakat. Panglima Pasukan Adat Tamalaki dari Forum MasyaPanglima Tamalaki Formakom Indonesia, Irfan Konggoasa Serukan Perang Melawan Narkoba mengkhawatirkan dalam statistik penggunaan narkoba nasional. Menanggapi hal tersebut, Irfan Konggoasa mengimbau dengan keras kepada seluruh generasi muda di Bumi Anoa agar tidak sekali-kali menyentuh barang haram tersebut.

“Ini adalah peringatan serius bagi kita semua. Generasi muda adalah tulang punggung masa depan daerah kita, khususnya di wilayah adat Konawe dan Mekongga. Jangan biarkan masa depan itu hancur karena narkoba,” ujar Irfan.

Baca Juga:  RAKYAT CERDAS DALAM MEMILIH DEDI SUHANDI MUDAH DI MENGERTI 2024

Panglima Tamalaki Formakom Indonesia, Irfan Konggoasa Serukan Perang Melawan Narkoba 2026

Sinergi Tokoh Adat dan Agama
Irfan menekankan bahwa tanggung jawab pemberantasan narkoba tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum semata. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama para Tokoh Adat dan Tokoh Agama, untuk bersatu padu dalam memberikan pengawasan dan pembinaan.

Menurutnya, pendekatan nilai budaya dan spiritualitas merupakan benteng terkuat bagi pemuda dalam menangkal pengaruh negatif lingkungan. Beberapa poin utama yang ditekankan adalah:

1. Peningkatan Pengawasan: Memperketat pemantauan terhadap pergaulan pemuda di lingkungan masing-masing.

2. Pembinaan Berkelanjutan: Menghidupkan kembali nilai-nilai kearifan lokal yang mengajarkan kedisiplinan dan kehormatan.

Baca Juga:  Bupati Kolaka Amri Serahkan Rancangan KUA-PPAS 2026 di DPRD

3. Kolaborasi Lintas Sektor: Membangun komunikasi yang intens antara lembaga adat, tokoh agama, dan pemerintah daerah.

Tugas Bersama Menjaga Generasi
Panglima Tamalaki tersebut menegaskan bahwa memerangi narkoba adalah “tugas kolektif” demi menjaga keberlangsungan peradaban di Sulawesi Tenggara. Penekanan khusus diberikan pada wilayah Konawe dan Mekongga agar menjadi zona yang bersih dari peredaran gelap narkotika.

“Memerangi narkoba adalah jihad kita bersama. Kita harus berjalan beriringan untuk memastikan anak-anak cucu kita tumbuh di lingkungan yang sehat dan berintegritas,” pungkasnya.

Media Center:
Forum Masyarakat Adat Konawe Mekongga Indonesia ( FORMAKOM INDONESIA)

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Menkomdigi: Jurnalis Senior Kunci Jaga Standar Kerja Jurnalistik 2026

Jakarta, Jurnaliswarga.id - Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan peran jurnalis senior menjadi kunci dalam menjaga standar praktik jurnalistik di tengah perubahan cepat...

Silaturahmi Bersama Menpora: Ikhtiar Sherly Majukan Olahraga Maluku Utara 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID - Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Laos melakukan kunjungan silaturahmi inspiratif ke Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) serta disambut hangat oleh Menpora...

Kolaborasi Maluku Utara dan Korea Dorong Industri Berkelanjutan 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID - Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, melakukan pertemuan dengan Duta Besar Republik Korea untuk Republik Indonesia, Y.M. Yoon Soon-gu, yang berlangsung di...

Gebrakan Gubernur Sherly: Pilih Pejabat Berdasarkan Karakter dan Kapasitas, Bukan Kedekatan 2026

SOFIFI, JURNALISWARGA.ID – Pemerintah Provinsi Maluku Utara melakukan penyegaran organisasi. Atas nama Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov), Drs. Samsuddin A....

Menkomdigi: AI Bisa Tambah 3,67 Persen PDB Indonesia

Jakarta, Jurnaliswarga.id - Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyatakan perluasan adopsi kecerdasan buatan (AI) berpotensi menambah kontribusi hingga 3,67 persen terhadap Produk Domestik...

 

ARTIKEL TERKAIT