Panglima Tamalaki Formakom Indonesia, Irfan Konggoasa Serukan Perang Melawan Narkoba

Kolaka, Jurnaliswarga.id – Tingginya angka penyalahgunaan narkotika di Sulawesi Tenggara (Sultra) memicu keprihatinan mendalam dari berbagai lapisan masyarakat. Panglima Pasukan Adat Tamalaki dari Forum MasyaPanglima Tamalaki Formakom Indonesia, Irfan Konggoasa Serukan Perang Melawan Narkoba mengkhawatirkan dalam statistik penggunaan narkoba nasional. Menanggapi hal tersebut, Irfan Konggoasa mengimbau dengan keras kepada seluruh generasi muda di Bumi Anoa agar tidak sekali-kali menyentuh barang haram tersebut.

“Ini adalah peringatan serius bagi kita semua. Generasi muda adalah tulang punggung masa depan daerah kita, khususnya di wilayah adat Konawe dan Mekongga. Jangan biarkan masa depan itu hancur karena narkoba,” ujar Irfan.

Baca Juga:  Kombes Pol Budi Purwatiningsih Dorong Strategi Nasional Lawan Kejahatan Pangan, Dapat Apresiasi dari Ketum BPI KPNPA RI

Panglima Tamalaki Formakom Indonesia, Irfan Konggoasa Serukan Perang Melawan Narkoba 2026

Sinergi Tokoh Adat dan Agama
Irfan menekankan bahwa tanggung jawab pemberantasan narkoba tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum semata. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama para Tokoh Adat dan Tokoh Agama, untuk bersatu padu dalam memberikan pengawasan dan pembinaan.

Menurutnya, pendekatan nilai budaya dan spiritualitas merupakan benteng terkuat bagi pemuda dalam menangkal pengaruh negatif lingkungan. Beberapa poin utama yang ditekankan adalah:

1. Peningkatan Pengawasan: Memperketat pemantauan terhadap pergaulan pemuda di lingkungan masing-masing.

2. Pembinaan Berkelanjutan: Menghidupkan kembali nilai-nilai kearifan lokal yang mengajarkan kedisiplinan dan kehormatan.

Baca Juga:  Pelantikan Sekjen dan Irjen Kemendagri dari Polri Dikritik, Rahmad Sukendar: “Ada Apa Semua Harus dari Polri?”

3. Kolaborasi Lintas Sektor: Membangun komunikasi yang intens antara lembaga adat, tokoh agama, dan pemerintah daerah.

Tugas Bersama Menjaga Generasi
Panglima Tamalaki tersebut menegaskan bahwa memerangi narkoba adalah “tugas kolektif” demi menjaga keberlangsungan peradaban di Sulawesi Tenggara. Penekanan khusus diberikan pada wilayah Konawe dan Mekongga agar menjadi zona yang bersih dari peredaran gelap narkotika.

“Memerangi narkoba adalah jihad kita bersama. Kita harus berjalan beriringan untuk memastikan anak-anak cucu kita tumbuh di lingkungan yang sehat dan berintegritas,” pungkasnya.

Media Center:
Forum Masyarakat Adat Konawe Mekongga Indonesia ( FORMAKOM INDONESIA)

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Sekda Bogor Ajak ASN Perkuat Kinerja Hadapi Tantangan Fiskal 2026

Jurnaliswarga.id | Cibinong – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor untuk...

Bupati Bogor Raih Penghargaan Nasional atas Program Kerja dan UMKM 2026

Jurnaliswarga.id | Jakarta – Komitmen Bupati Bogor Rudy Susmanto dalam memperluas kesempatan kerja serta memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kembali memperoleh...

Bupati Bogor Hadiri Pisah Sambut Kapolda Jabar, Perkuat Sinergi 2026

Jurnaliswarga.id | Bandung – Bupati Bogor Rudy Susmanto menghadiri acara pisah sambut Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Barat yang berlangsung di Bandung, Senin malam...

Presiden Prabowo Perkuat Kemitraan RI-Singapura, Fokus Ekonomi dan Energi 2026

JAKARTA, Jurnaliswarga.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia untuk terus memperkuat kemitraan strategis dengan Singapura melalui kerja sama yang semakin konkret di berbagai...

Presiden Prabowo Tegaskan RI-Singapura Jaga Perdamaian Selat Malaka 2026

JAKARTA, JurnalisWarga.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia dan Singapura untuk terus memperkuat kerja sama dalam menjaga perdamaian kawasan, menyelesaikan setiap sengketa melalui...

 

ARTIKEL TERKAIT