BELU, JURNALISWARGA.ID – Panglima TNI : Kepercayaan masyarakat terhadap Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali ditunjukkan melalui penyerahan sukarela satu pucuk senjata api jenis Springfield oleh warga Desa Walaka, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, kepada personel Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonarmed 12/AY/2/2 Kostrad.
Senjata api tersebut diserahkan oleh warga berinisial LT (53) kepada personel Pos Laktutus Kompi III Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonarmed 12/AY/2/2 Kostrad pada Rabu (22/7/2026).
Penyerahan secara sukarela tersebut menjadi bentuk kesadaran masyarakat sekaligus dukungan terhadap upaya menjaga keamanan dan ketertiban di kawasan perbatasan Indonesia dengan Timor Leste.
Danpos Laktutus, Letda Arm Ananda Bintoro, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat atas kesadaran serta kepercayaan yang diberikan kepada personel TNI yang bertugas di wilayah perbatasan.
Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari komunikasi yang intensif, pendekatan humanis, serta pembinaan teritorial yang secara konsisten dilakukan personel Satgas Pamtas kepada masyarakat di wilayah binaan.
“Penyerahan ini merupakan bentuk kepercayaan masyarakat kepada personel Satgas sekaligus kesadaran bersama untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah perbatasan,” ujar Ananda.
Setelah diserahkan, senjata api tersebut langsung diamankan sesuai prosedur yang berlaku untuk selanjutnya diserahkan kepada komando atas sebagai bagian dari proses administrasi dan pengamanan material.
Peristiwa tersebut menjadi gambaran positif tentang hubungan yang semakin erat antara TNI dan masyarakat di kawasan perbatasan. Pendekatan persuasif dan humanis yang dilakukan personel Satgas dinilai mampu membangun kepercayaan sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan yang aman dan kondusif.
Kehadiran Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonarmed 12/AY/2/2 Kostrad tidak hanya berfokus pada tugas pengamanan perbatasan negara, tetapi juga memperkuat kemitraan dengan masyarakat melalui komunikasi dan pembinaan teritorial.
Sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam menciptakan stabilitas keamanan di wilayah perbatasan sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat bahwa menjaga keamanan merupakan tanggung jawab bersama.
Penyerahan senjata api secara sukarela ini sekaligus menjadi bukti bahwa kepercayaan masyarakat terhadap TNI dapat tumbuh melalui pendekatan yang humanis, komunikasi yang terbuka, dan kehadiran aparat yang mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat di wilayah perbatasan.(Red/nR)
Sumber: klik disini >>>> Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonarmed 12/AY/2/2 Kostrad
