Pemerintah Harus Segera Perbaiki Bendungan Cihoa Yang Rusak Sudah Lama

JURNALISWARGA.ID, Sukaraja- Bendungan Cihoa yang berlokasi di Kp. Cihoa Desa Cikeas Kecamatan Sukaraja Kabupaten Bogor ternyata sudah lama tidak berfungsi dengan baik. Dua pintu air tidak bisa di gunakan, karena dua pintu tersebut lepas dari besi pengaitnya.

Pascah bencana banjir besar yang terjadi di Desa Cijayanti Kecamatan Babakan Madang pada 4 Mei 2022 lalu, di laporkan oleh Tim Satgas PB Cijayanti hasil dari mitigasi bahwa bagian salah satu penyebab bencana banjir besar yang terjadi adalah rusaknya pintu air dan pendangkalan dasar sungai Cikeas di bendungan Cihoa.

Saat awak media mendatangi bendungan Cihoa dan melakukan wawancara dengan petugas bendungannya menyampaikan, bahwa bendungan ini di bangun sejak tahun 1977 dan bendungan Cihoa ini sebelumnya masih berfungsi dengan baik. Namun sudah 2 tahun lebih lamanya bendungan Cihoa mengalami kerusakan dan tidak bisa di fungsikan dengan baik. Kondisi saat banjir besar terjadi di Desa Cijayanti di bendungan Cihoa hampir rata dengan aliran sungai Cikeas. Bendungan ini adalah aliran sungai Cijayanti menuju sungai Cikeas dan sungai Cibubur. Serta masalah pengendapan sungai juga sudah lama terjadi.

“Kerusakan pintu air bendungan Cihoa sudah lama rusak, saya sudah mengajukan ke UPT untuk perbaikannya. Pengennya sih cepat-cepat di benerin pintunya biar bisa difungsikan kembali dengan normal” harapan Dado Petugas Bendungan Cihoa, Senin (23/05/2022).

Baca Juga:  Forkopimda Jatim Berikan Bansos ke Pondok Pesantren Terdampak Banjir di Kabupaten Sampang

Disamping itu Ketua RT 03 RW 02 Kp. Cihoa Desa Cikeas Pak. Rida menyampaikan ke awak media, membenarkan bahwa Bendungan Cihoa memang sudah lama rusak dan tidak berfungsi dengan baik. Sudah pernah di laporkan untuk di perbaiki, namun belum juga ada perbaikannya.

“Pengen segera di perbaiki bendungan Cihoa biar lancar kembali” harapnya.

Awak media mencoba mencari keterangan dari Pemerintah Desa Cikeas, awak media bertemu dengan Kasie Pemerintahan dan menyampaikan, bahwa ranah ini bukan ranah kita tapi ranah pengairan. Tahun kemaren di wilayah Kp. Cihoa juga mengalami kebanjiran, dan sudah di lakukan penanganan dengan pembangunan turap. Alhamdulillah, tidak ada terjadi banjir lagi. Desa sendiri kalau tidak ada laporan dari masyarakat kita tidak akan tahu. Bendungan tidak berjalan kalau tidak ada laporan ke kita, jadi kita tidak ada masuk ke Musdes (Musyawarah Desa).

“Pemerintah Desa Cijayanti belum ada komunikasi dengan Pemerintah Desa Cikeas terkait bendungan Cihoa yang rusak. Pemerintah Desa Cikeas siap membantu apapun yang dibutuhkan di masyarakat, baik di Desa kita ataupun Desa sebelah. Untuk Desa sebelah kalau ada koordinasi dengan kita tetap membantu, kita dorong bersama-sama ke UPT untuk supaya bendungan tersebut bisa berjalan dengan baik”ucapnya Dodi Kasie Pemerintah Desa Cikeas.

Baca Juga:  Zefferi , ST Stagment Pasar Citereup Seharusnya Jadi Contoh Lingkungan Bersih Demi Warga Citereup.

Salah satu tim Satgas PB Cijayanti memberikan keterangan ke awak media saat di temui di kediamannya, Bahwa bendungan Cihoa itu sudah harus di perbaiki dan sungai Cikeas harus segera di keruk. Dulu 5 tahun kebelakang sungai itu kedalamannya sampai 7 meter, sekarang tinggal 1 meter berarti sudah ada pendangkalan 5 meter. Ini salah satunya untuk mencegah banjir di wilayah Desa Cijayanti ataupun Desa Cikeas yang dekat di Kp. Cihoa mungkin perbaikan perbaikan pintu air yang harus segera di perbaiki, dua pintu air yang rusak parah.

“Saya harapkan dari beberapa stakeholder, Pemerintah Daerah, dan Pemerintah Pusat
Untuk segera dilaksanakannya perbaikan pintu air dan pengerukan sungai. Kami berharap jangan sampai dilama-lamakanlah
Ini segera untuk normalisasi pihak terkait terutama Pemerintah Pusat untuk segera turun ke Desa Cijayanti dan normalisasi sungai Cikeas” kata Sukma Wijaya Tagana Kabupaten Bogor ke awak media.

Reporter : Suyatno

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

PPIH Gelombang Pertama Tuntas Diberangkatkan, Perkuat Layanan Jemaah di Tanah Suci 2026

Jakarta (Kemenhaj), Jurnaliswarga,id — Sebanyak 322 Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) diberangkatkan ke Arab Saudi pada Sabtu (18/4/2026). Keberangkatan ini menandai rampungnya pengiriman petugas...

Pemkot Bogor Dorong Penataan Perlintasan KA, Dedie A. Rachim Fokus Keselamatan dan Kelancaran Lalu Lintas 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus memperkuat upaya penataan infrastruktur transportasi, khususnya pada perlintasan kereta api sebidang. Hal ini dibahas dalam pertemuan...

Apel Kesiapsiagaan Karhutla 2026, Sinergi Lintas Sektor Diperkuat

Kuala Kurun, Jurnaliswarga.id – Sebagai wujud komitmen dan sinergi bersama seluruh elemen di Kabupaten Gunung Mas, baik Pemerintah Daerah, TNI, Polri, maupun pihak terkait...

Ratusan Rider Ramaikan Adventure Motor Trail, Weekend Mamasa Makin Semarak 2026

Adventure Motor Trail Semarakkan Week End Kota Mamasa  MAMASA, JURNALISWARGA.ID – Akhir pekan di Kabupaten Mamasa, Sabtu (18/4/2026), berlangsung meriah dengan gelaran Trail Bike Adventure...

Rahmad Memberikan Apresiasi kepada Menteri Agus, Napi Korupsi “Keluyuran” Langsung Dikirim ke Nusakambangan 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID — Ketua Umum BPI KPNPA RI, Tubagus Rahmad Sukendar, memberikan apresiasi tegas kepada Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, atas langkah cepat...

 

ARTIKEL TERKAIT