Bogor, Jurnaliswarga.id – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menegaskan pentingnya integritas dan pola hidup sederhana bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor. Hal tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan Diseminasi Fraud Control Plan (FCP) dan Penegakan Integritas di Hotel Royal Padjadjaran, Rabu (29/4/2026).
Dalam sambutannya, Dedie Rachim mengingatkan ASN untuk menghindari gaya hidup berlebihan yang berpotensi memicu penyimpangan dan ketidakdisiplinan dalam bekerja. Pesan Tegas Dedie Rachim di FCP 2026, ASN Diminta Hindari Gaya Hidup Berlebihan
“Perilaku hidup berlebihan, apalagi jika dipenuhi dengan pinjaman di luar kemampuan finansial, dapat menjadi pintu masuk berbagai pelanggaran,” tegasnya.
Ia menjelaskan, kondisi tersebut dapat mendorong pegawai mencari sumber pendapatan lain yang tidak sah, sehingga berisiko menimbulkan praktik penyimpangan bahkan tindak pidana.
Menurut Dedie, deteksi dini terhadap perilaku menyimpang sangat penting dilakukan sebagai langkah preventif agar tidak berkembang menjadi pelanggaran yang merugikan institusi maupun masyarakat.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya efisiensi dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di lingkungan kerja. Mulai dari penghematan listrik, penggunaan AC seperlunya, hingga pengelolaan anggaran secara bijak.
“Bagaimana kita bisa mengawasi orang lain, jika dari diri sendiri belum mampu menerapkan penghematan,” ujarnya.
Kegiatan ini merupakan inisiatif dari Inspektorat Kota Bogor sebagai bagian dari upaya penguatan sistem pengendalian internal. Ketua Panitia Pelaksana, Jimmy Hutapea, menyampaikan bahwa risiko kecurangan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah masih menjadi perhatian serius.
Ia menjelaskan bahwa Pemkot Bogor telah memiliki kebijakan melalui Peraturan Wali Kota Nomor 31 Tahun 2024 tentang Pedoman Penetapan Rencana Pengendalian Kecurangan.
“Fraud Control Plan ini merupakan sistem yang dirancang untuk mencegah, mendeteksi, dan merespons indikasi kecurangan dalam penyelenggaraan pemerintahan,” jelas Jimmy.
Melalui diseminasi ini, Pemkot Bogor berharap seluruh ASN dapat meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya integritas, disiplin, serta pengelolaan keuangan yang sehat demi mendukung tata kelola pemerintahan yang bersih dan profesional.
Sumber: Rilis Pemerintah Kota Bogor, 29 April 2026.
https://kotabogor.go.id/berita-detail/buka-diseminasi-fcp-dedie-rachim-ingatkan-asn-pemkot-bogor-hindari-gaya-hidup-berlebihan
