BOGOR , JURNALISWARGA.ID– Dinamika politik jelang Pemilu kian memanas. Dewan Pimpinan Pusat Barisan Relawan Jalan Perubahan (Bara JP) secara resmi melakukan audiensi dan secara simbolis pengurus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Bogor menerima kader Bara JP bergabung dengan PSI Kabupaten Bogor, Selasa (13/1/2025).
Pertemuan yang berlangsung di Kantor DPD PSI, Jalan Raya Babakan Madang, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, itu dihadiri kader Bara JP, Rombongan dipimpin Wakil Ketua Umum DPP Bara JP Yogie Tri Wardana, Sekretaris Jenderal Boy Nababan, serta Wakil Sekjen Jonny Sirait.
Kedatangan mereka disambut langsung Wakil Ketua Umum DPP PSI Broron dan Ketua DPD PSI Kabupaten Bogor, Rena Da Frina didampingi pengurus DPD PSI.
Sekjen DPP Bara JP, Boy Nababan, menyebut audiensi ini merupakan tindak lanjut pertemuan strategis sebelumnya bersama Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, di Kantor DPP PSI, Jakarta Pusat, pada 22 Desember 2025 lalu.
“Pertemuan hari ini adalah kelanjutan dari komunikasi politik yang sudah terbangun. Salah satu poin pentingnya adalah penyerahan kader-kader terbaik Bara JP untuk bergabung dan membesarkan PSI,” ujar Boy.
Menurut Boy, Bara JP sebagai organisasi independen tidak mewajibkan kadernya masuk partai politik. Namun, DPP Bara JP mendorong kader yang belum berpartai untuk bergabung dengan PSI karena kesamaan visi perjuangan.
“Tidak ada paksaan. Tapi kami menganjurkan, khususnya bagi kader Bara JP yang belum berpartai, untuk bergabung dengan PSI,” tegasnya.
Momentum politik semakin kuat ketika Wakil Sekjen DPP Bara JP, Jonny Sirait, secara simbolis menyerahkan tiga kader terbaik Bara JP untuk disiapkan menjadi kader PSI Kabupaten Bogor. Prosesi tersebut langsung dibalas dengan pemasangan jaket kebesaran PSI oleh Waketum DPP PSI Broron dan Ketua DPD PSI Kabupaten Bogor Rena Da Frina.
“Ini bukan sekadar seremonial. Kami menargetkan PSI Kabupaten Bogor mampu meraih minimal 6 kursi DPRD, satu kursi di setiap dapil,” kata Jonny optimistis.
Ia menegaskan, Kabupaten Bogor merupakan wilayah strategis dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) mencapai sekitar 4,2 juta pemilih. Potensi tersebut, kata Jonny, harus dimaksimalkan untuk membuktikan PSI mampu menembus parlemen daerah.
Jonny juga mengungkapkan bahwa hubungan Bara JP dan PSI telah terjalin erat sejak lama, termasuk saat Kaesang Pangarep menghadiri pelantikan DPP Bara JP periode 2025–2030.
“Chemistry dan koneksi emosional Bara JP dan PSI sudah terbangun kuat. Kami saling memahami dan memiliki semangat yang sama,” ungkapnya.
Menurutnya, PSI adalah partai anak muda dengan visi jelas, sejalan dengan cita-cita Bara JP dalam memperjuangkan Indonesia yang berkarakter kerakyatan, berkemanusiaan, berkeadilan, berkemajuan, dan bermartabat.
“Atas kesamaan nilai tersebut, Bara JP siap menggalang kekuatan dan bergerak bersama rakyat untuk melanjutkan agenda reformasi dan demokratisasi bersama PSI,” tandas Jonny.
Langkah politik ini dinilai sebagai sinyal kuat konsolidasi kekuatan jelang Pemilu, sekaligus mempertegas ambisi PSI untuk menjadikan Kabupaten Bogor sebagai basis kemenangan baru.(Red)
