Home / Bogor / Internasional

Kamis, 22 Desember 2022 - 16:51 WIB

Presiden Jokowi Sambut Kunjungan Kenegaraan Presiden Nguyễn Xuân Phúc di Istana Bogor

Istana Bogor, (MGA) – Presiden Joko Widodo menyambut kunjungan kenegaraan Presiden Republik Sosialis Vietnam Nguyễn Xuân Phúc, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Kamis, 22 Desember 2022. Tiba sekitar pukul 10.00 WIB, kedatangan Presiden Vietnam turut diiringi oleh pasukan Nusantara, pasukan berkuda, dan korps musik Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

Setibanya di halaman Istana Kepresidenan Bogor, Presiden Jokowi langsung menyambut kedatangan Presiden Nguyễn Xuân Phúc. Prosesi penyambutan kemudian dilanjutkan dengan upacara penyambutan resmi dengan diperdengarkannya lagu kebangsaan kedua negara dan diiringi dentuman meriam sebanyak 21 kali. Setelah dentuman meriam selesai, kedua pemimpin kemudian melakukan inspeksi pasukan kehormatan.

Selanjutnya, kedua pemimpin negara memperkenalkan delegasi dari masing-masing negara yang turut hadir mengikuti upacara. Delegasi Indonesia yang hadir yaitu Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri Abdul Kadir Jailani, dan Duta Besar Indonesia untuk Vietnam Denny Abdi.

Baca Juga:  Bogor Big Fight 2025: Perebutan Sabuk Emas Gubernur, Bupati, dan Wali Kota Siap Guncang Cibinong!

Sementara itu, delegasi Vietnam yang hadir antara lain Menteri Luar Negeri Vietnam Bui Thanh Son, Kepala Kantor Presiden Vietnam Le Khanh Hai, Wakil Menteri Pertahanan Vietnam Vo Minh Lung, Wakil Menteri Keamanan Umum Vietnam Le Quo Hung, Wakil Menteri Perdagangan Vietnam Tran Quoc Khanh, Wakil Menteri Perencanaan dan Investasi Vietnam Tran Duy Dong, Wakil Menteri Pertanian dan Pembangunan Desa Vietnam Nguyen Quoc Tri, dan Duta Besar Vietnam untuk Indonesia Ta Van Thong.

Setelah memperkenalkan masing-masing delegasi, Presiden Jokowi kemudian mengajak Presiden Nguyễn Xuân Phúc untuk berfoto bersama dan menandatangani buku tamu kenegaraan di Ruang Teratai. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan penanaman pohon Merawan bersama oleh Presiden Jokowi dan Presiden Nguyễn Xuân Phúc.

Baca Juga:  Musrenbang Hari Kedua Dilanjutkan Di Kec. Lembo Dan Wawolesea, H. Ruksamin Membahas Realisasi Pembangunan Tahun 2023 Serta Program 2024

Selepas penanaman pohon, kedua pemimpin kemudian menuju veranda untuk berbincang sejenak sebelum menggelar pertemuan bilateral. Dalam sambutan pengantarnya, Presiden Jokowi mengatakan bahwa Indonesia berkomitmen untuk terus memperkuat kemitraan strategis kedua negara.

“Selain upaya untuk memperkuat hubungan bilateral, kedua negara juga harus terus memperkuat ASEAN. Tahun depan Indonesia akan menjadi ketua ASEAN, dukungan Vietnam terhadap keketuaan Indonesia di ASEAN akan sangat dihargai,” ujar Presiden Jokowi.

Selanjutnya, kedua pemimpin negara melakukan pernyataan pers bersama di Ruang Teratai. Rangkaian kunjungan resmi tersebut diakhiri dengan jamuan santap siang resmi oleh kedua pemimpin negara di Ruang Garuda.

Sumber:
Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Share :

Baca Juga

Bogor

PT PNM Mekar Syariah beri arahan tentang NIB kepada para nasabahnya

Bogor

PSI Kabupaten Bogor Gaspol Menuju 2029, Targetkan Kursi DPR RI hingga DPRD Kabupaten

Bogor

Peringati Hari Gerakan Satu Juta Pohon Sedunia, Jemaat Muslim Ahmadiyah Tanam Pohon Serentak
Dari Buku Terbesar di Dunia, Peace Tour Visions of Peace Initiative 2023

Internasional

Dari Buku Terbesar di Dunia, Peace Tour Visions of Peace Initiative 2023

Bogor

Meninjak Lanjuti Laporan ke Call Center 110, Polsek Rumpin Polres Bogor Amankan Seorang Pelaku Curanmor

Bogor

Gelar Patroli, Polsek Citereup Amankan Puluhan Remaja Yang di Duga Akan Menggelar Tawuran

Bogor

Bentuk Sinergitas TNI Dan Polri Polsek Ciomas, Polres Bogor, Polda Jawa Barat, Laksanakan Kerja Bakti 2023

Bogor

Dualisme Pimpinan Ormas Picu Kesalahpahaman, Pihak Kepolisian Lakukan Mediasi
Lewat ke baris perkakas