Rapat Pengurus TPU Wijaya Desa Cijayanti Bahas Pengelolaan Tanah Mati

JurnalisWarga.id, Bogor- Pascah terbentuknya kepengurusan tempat pemakaman umum tanah mati, Ketua RW 06 dan Pengurus mengadakan rapat di rumah Ketua RW 06 pada Jumat, 7 Januari 2022 untuk membahas pengelolaan tanah mati atau juga di sebut TPU Wijaya.

Dalam pengelolaan tempat pemakaman umum harus ada sebuah bentuk kepengurusan agar ada yang mengelola dan merawatnya. Tempat pemakaman umum/tanah mati yang berada di Desa Cijayanti dimana sudah di bentuk pengurusnya dan sudah di buat nama tempatnya yaitu Tempat Pemakaman Umum Wilayah Cijayanti atau di singkat dengan nama TPU Wijaya Desa Cijayanti Kecamatan Babakan Madang.

Dalam rapat ini telah di bahas aturan dan tata cara yang telah di sepakati bersama, yang isinya sebagai berikut :

  1. Apabila ada warga yang meninggal wajib melaporkan ke pengurus TPU Wijaya.
  2. Wilayah yang tercantum di pengurus di wajibkan untuk kontribusi sebesar 100 rb perbulan, dan untuk teknisnya oleh pengurus setempat.
  3. Warga diluar cijayanti akan di kenakan biaya perawatan sesuai kesepakatan pengurus yg tertuang dalam AD/ART pengurus.
  4. Point-point diatas sebagai bentuk komitmen pengurus, agar tanah mati/tempat pemakaman umum di wilayah RW 06 dan RW 01 tertata dengan baik.
Baca Juga:  Hindari Tumpukan Kendaraan, Babinsa Lakukan Pengaturan Lalu Lintas

Pemanggilan seluruh pengurus RT yang di lakukan oleh Ketua RW 06 Didi sekaligus sebagai Dewan Pembina pada Jumat malam sebagai bentuk keseriusan dalam mengelola tanah mati di wilayahnya, agar bisa tertata dengan baik.

“Kedepan tanah mati memiliki peralatan sendiri ketika ada warga yg meninggal tidak perlu pinjam” harapannya Joni Sekretaris Pengurus TPU Wijaya.

Baca Juga:  Sah, Achmad Syahban Lolo Resmi Jadi Ketua Pengurus AJV Divisi Hiburan masa bakti 2022 - 2025

Begitu juga Asep Donal Bendahara Pengurus TPU Wijaya berharap “agar semua pengurus wilayah yang terlibat setiap minggunya bisa mewakilkan untuk kegiatan gotong royong di tanah mati, ada perwakilannya minimal 1 atau 2 orang” harapnya.

“Penataan tanah mati ini harus di lakukan dengan serius saling mendukung antara masyarakat dan Pemerintah Desa” ucapnya

“Agar bisa menjadi contoh bg wilayah lain untuk menata tanah makam menjadi baik” kata Marijon sebagai Humas Pengurus TPU Wijaya.

Rapat tersebut di hadiri semua pengurus dan perwakilanya dari RT 01 sampai dengan 08 RW 06 dan dari RT 01 & 02 RW 01 Desa Cijayanti, Sabtu (8/1/2022).

Editor ;Nimbrod Rungga
Reporter : Suyatno

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Pemkab Bogor Tutup Jalan Tegar Beriman Saat CFD, Warga Diminta Cari Jalur Alternatif

Bogor, jurnaliswarga.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akan kembali menggelar Car Free Day (CFD) di kawasan Cibinong pada Minggu (5/4/2026). Kegiatan tersebut dipusatkan di...

Segel Dilanggar, Hukum Dipertanyakan: Rahmad Sukendar Semprot Keras Aparat di Kasus PT Gandasari Shipyard

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID - Kasus penimbunan pesisir oleh PT Gandasari Shipyard di Bintan kian memanas. Tak lagi sekadar dugaan pelanggaran izin lingkungan, perkara ini kini...

Mensos Gus Ipul Tak kenal Libur, Penyaluran Bantuan Korban Bencana Sumatra Tetap Terlaksana

Jakarta, Jurnaliwarga.id - Penyerahan bantuan dilakukan secara hybrid dan dipimpin langsung oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) melalui sambungan Zoom dari Kantor Kemensos...

Gempa Sulawesi Utara dan Maluku Utara, Presiden Minta Penyelamatan Warga Jadi Prioritas

Jakarta, Jurnaliswarga.id - Pemerintah bergerak cepat dalam merespons bencana gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang melanda wilayah Sulawesi Utara (Sulut), Maluku Utara (Malut), dan...

IGORNAS Sukabumi Gelar Jambore 2026, Satukan Semangat Guru Olahraga Menuju Generasi Sehat dan Berprestasi

SUKABUMI, JURNALISWARGA.ID — Semangat kebersamaan dan komitmen membangun generasi sehat kembali digaungkan oleh IGORNAS Kabupaten Sukabumi melalui rencana pelaksanaan Jambore IGORNAS 2026. Kegiatan ini menjadi...

 

ARTIKEL TERKAIT