JurnalisWarga.id, Bogor-Sejatinya Pelayanan Kesehatan seharus lebih memadai dengan Fasilitas yang mendukung, bila pelayanan kesehatan terlihat Kumu dan kurang enak dipandang dan tidak terawat, lalu bagaimana bisa menjamin keberlangsungan perawatan bagi pasien dengan baik jikalau tidak di dudung dengan lingkungan yang bersih.
Dalam pantauan awak Media Group AJWI, tampak terlihat Puskesmas Pembantu Citatah Desa Barengkok Kecamatan Jasinga Kabupaten Bogor sangat memprihatinkan Kondisi Lingkungannya tanpa perawatan. Kamis,06/01/22
Dari informasi yang diterima Crew Media Group AJWI, demi memastikan yang sebenarnya, Team media datang kelokasi untuk memantau bangunan fisik, ternyata benar saja posisi fisik bangunan, sudah mulai retak,kumuh dan tidak layak dipergunakan untuk tempat keperluan berobatan masyarakat setempat.
Dari keterangan warga sekitar Puskesmas Pembantu menyebutkan bahwa jam pelayanan sangat cepat karena hanya di buka hingga jam 12.00 Wib.
Dengan jadwal pelayanan yang terbatas tentu masyarakat akan kesulitan bila berada dalam situasi membutuhkan pertolong emergency untuk berobat? Dari informasi masyarakat setempat yang ditemui awak media berinisial (R) menjelaskan bahwa jikalau ada yang sakit dilarikan ke Jasinga atau RSUD.
“Biasanya jika ada yang sakit parah atau mengalami kecelakaan dilarikan puskesmas Jasinga atau RSUD lewiang,karna pelayanannya 1×24 jam,” ucap warga.
Nimbrod Rungga Selaku Seo/Pimpinan Redaksi Media Group berharap agar pemerintah segerah mengambil langkah perbaikan dan perawatan dan memaksimalkan layanan kesehatan masyarakat sebagaimana tujuan dari program Pancakarsa pemerintah kabupaten Bogor di bidang kesehatan.
“Saya berharap Semoga dengan adanya informasi ini, pemerintah setempat khususnya Dinas kesehatan segera mengambil langkah perbaikan dan untuk memaksimalkan pelayanan masyarakat melalui puskesmas pembantu Citatah Jasinga”Harap Ketua DPC AJWI Kab.Bogor
Hingga berita ini di tayangkan, Crew Media Group AJWI belum memperoleh keterangan dari penanggungjawab puskesmas pembantu.
(m.sanusi/Komar)
