Makassar, (JW)-Organisasi adalah sebuah wadah pergerakan dalam membangun hubungan individu satu sama lain secara terstruktur demi tercapainya tujuan bersama. Dalam menjawab tantangan organisasi juga dituntut untuk mengembangkan potensi yang dimiliki para anggotanya maka perlu mengambil langkah-langkah membangun inovasi budaya dalam organisasi, dan daoam mengikuti perkembangan jaman.(18/11/2021)
Berikut 6 Langkah Membangun Budaya Inovasi dalam Organisasi
- Membuka ruang-ruang Inovasi.
Dibutuhkan dukungan pengambil kebijakan untuk menyediakan ruang-ruang Inovasi yang melibatkan seluruh anggota Organisasi untuk menyampaikan gagasan berfikir dan ide krestif agar melahirkan suatu Inovasi yang bermanfaat untuk pengembangan Organisasi, pengembangan karier dan peningkatan Kesejahteraan anggota.
- Merespon dan Memfasilitasi setiap gagasan dan ide kreatif.
Setiap gagasan dan ide kreatif yang dimunculkan oleh anggota Organisasi wajib direspon oleh pimpinan Organisasi dan oleh seluruh anggota Organisasi dan memfasilitasi dan mendukung agar gagasan dan ide kreatif tersebut dapat diwujudkan atau diaktualisasikan menjadi Inovasi
- Menyediakan dukungan anggaran untuk pengembangan Inovasi.
Hal yang sangat penting dalam mengembangkan Budaya Inovasi dalam suatu Organisasi adalah ketersediaan anggaran. Hampir tidak ada Inovasi yang tidak membutuhkan anggaran.. Semakin besar Inovasi yang akan dibuat semakin besar pula anggaran yang dibutuhkan.
- Apresiasi dan reword.
Hal yang sering dilupakan oleh pimpinan Organisasi dalam pengembangan Inovasi adalah memberikan apresiasi dan reword terhadap sang innovator. Apresiasi dan reword merupakan vitamin penambah semangat untuk menghasilkan karya-karya yang lebih besar lagi. Sehingga performa dan kinerja organisasi semakin meningkat. Jika orang yang berinovasi tetap mendapat perlakuan yang sama dengan anggota kebanyakan, akan menyebabkan stamina menjadi turun.
- Menghargai kompetensi dan talenta
Dalam setiap Organisasi, selalu terdapat perbedaan kompetensi dan talenta dari para anggota Organisasi. Kompetensi dan talenta yang berbeda ini harus dirangkul dalam kesatuan pandangan dan gerak dalam bingkai Organisasi. Sehingga setiap kompetensi dan talenta tersebut masing-masing dapat melahirkan Inovasi, sehingga Inovasi organisasi semakin beragam
- Memupuk kebersamaan dalam hubungan kerja.
Suasana dan lingkungan Organisasi sangat menentukan bagi hadirnya Inovasi. Adanya pengkotak-kotakan dalam suatu Organisasi akan meruntuhkan Budaya inovasi. Karena masing-masing-masing kotak akan memperjuangkan anggota kotak sendiri dan mengabaikan kotak-kotak lainnya. Dalam kondisi seperti ini akan menyebabkan sequele sehingga sulit untuk melahirkan inovasi. Kondisi ini diperberat jika pimpinan Organisasi turut terlibat dalam pengkotak-kotakan tersebut.
Penulis :Dr. dr. Ampera Matippanna MH
warkop sejuta Ide.
