Dandim 1615/Lotim Instruksikan Jajarannya Back Up Pemda Cegah PMK Meluas

Dandim 1615/Lotim Siapkan Babinsa Untuk Dampingi Penanganan PMK

JURNALISWARGA.ID, Lombok Timur – Wabah foot and mouth disease (FMD) atau penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak sapi menjadi trending topik di masyarakat terutama peternak sapi.

Untuk mengantisipasi penyebaran PMK tersebut, Pemerintah Daerah Lombok Timur bergerak cepat melakukan berbagai upaya seperti penyemprotan disinfektan dan menutup sementara operasional pasar hewan seperti di Masbagik.

Menyikapi hal tersebut, Komandan Kodim 1615/Lotim Letnan Kolonel Inf Amin Muhammad Said, SH., memerintahkan personel jajarannya untuk membackup Pemerintah Daerah dalam upaya penanganan dan pencegahan wabah PMK pada hewan ternak sapi, Minggu (22/5/2022).

Baca Juga:  Benahi Jalan Berlobang, Anggota Satgas Yonif 144/JY Bersama Warga di Perbatasan

Dandim juga mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Daerah melalui Dinas Peternak dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lombok Timur untuk mencegah penyebaran PMK sudah sangat tepat untuk meminimalisasi dampak kerugian yang dialami masyarakat terutama para peternak sapi.

“Alhamdulillah ini upaya yang bagus sehingga para peternak sapi akan terbantu dalam penanganan virus PMK ini,” ungkapnya.

Dijelaskan Amin, pihaknya melalui para Babinsa di desa sejak beberapa hari yang lalu melakukan pendampingan tim UPTD Dinas Peternakan untuk melakukan pengecekan, pendataan dan penyemprotan disinfektan kandang sapi di beberapa tempat.

Selain pelibatan para Babinsa, para Taruna Latsitarda Nusantara Kompi B Satlak HIU juga ikut diturunkan untuk membantu penyemprotan disinfektan di Desa Danger Kecamatan Masbagik.

Baca Juga:  Bersama Jokowi, Puan Terima Kedatangan Ketua Parlemen Korsel di Jakarta

Orang nomor satu di Kodim 1615/Lotim itu juga mengingatkan para peternak sapi dan kerbau untuk segera menginformasikan kepada Babinsa atau petugas kesehatan hewan terdekat apabila ada indikasi hewan ternaknya terkena PMK sehingga cepat dilakukan langkah preventif dengan menutup kandang ternak, pengecekan dan penyemprotan ataupun pengobatan.

Selain itu, Amin juga berharap ketersediaan daging sapi di Kabupaten Lombok Timur tidak terganggu dengan adanya PMK apalagi menjelang perayaan Idul Adha pada Juli mendatang.(Red*)

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Satu Kepedulian Bisa Berarti: Dokter Spesialis Jiwa IHC RS Pertamina Prabumulih Bicara tentang Pencegahan Bunuh Diri

PRABUMULIH — Tidak semua orang yang sedang menghadapi persoalan berat mampu mengatakannya secara langsung. Ada yang tetap bekerja, tersenyum, berbicara dengan orang lain, dan...

IHC RS Pertamina Prabumulih Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Smanda Event ke-11

PRABUMULIH — IHC RS Pertamina Prabumulih kembali hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui layanan pemeriksaan kesehatan gratis dalam rangkaian Smanda Event ke-11 yang digelar...

Sigap di Tengah Konser Utopia Band, IHC RS Pertamina Prabumulih Jadi Tim Emergency Uthopia Smanda Event ke-11

PRABUMULIH — Di tengah riuhnya musik dan antusiasme para pelajar dalam Konser Band Uthopia Smanda Event ke-11 yang digelar pada 10 September 2026, kehadiran...

Hari Olahraga Nasional, IHC RS Pertamina Prabumulih: Kita Berolahraga Bukan Sekadar Agar Kuat, Tetapi Agar Tetap Sehat untuk Orang yang Kita Cintai

PRABUMULIH – Memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas), IHC RS Pertamina Prabumulih hadir memberikan pesan penting kepada masyarakat tentang arti olahraga dan aktivitas fisik bagi...

BPI KPNPA RI Bogor Sorot Marwah APH dan Alarm Moral Kabupaten Bogorr

BOGOR, JURNALISWARGA.ID — Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI) Kabupaten Bogor melontarkan kritik keras terhadap dinamika...

 

ARTIKEL TERKAIT