Dandim 1615/Lotim Instruksikan Jajarannya Back Up Pemda Cegah PMK Meluas

Dandim 1615/Lotim Siapkan Babinsa Untuk Dampingi Penanganan PMK

JURNALISWARGA.ID, Lombok Timur – Wabah foot and mouth disease (FMD) atau penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak sapi menjadi trending topik di masyarakat terutama peternak sapi.

Untuk mengantisipasi penyebaran PMK tersebut, Pemerintah Daerah Lombok Timur bergerak cepat melakukan berbagai upaya seperti penyemprotan disinfektan dan menutup sementara operasional pasar hewan seperti di Masbagik.

Menyikapi hal tersebut, Komandan Kodim 1615/Lotim Letnan Kolonel Inf Amin Muhammad Said, SH., memerintahkan personel jajarannya untuk membackup Pemerintah Daerah dalam upaya penanganan dan pencegahan wabah PMK pada hewan ternak sapi, Minggu (22/5/2022).

Baca Juga:  Babinsa Koramil 1417-06/Unaaha Dukung Program RKPDes Tahun 2024 Di Wilayah Teritorial

Dandim juga mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Daerah melalui Dinas Peternak dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lombok Timur untuk mencegah penyebaran PMK sudah sangat tepat untuk meminimalisasi dampak kerugian yang dialami masyarakat terutama para peternak sapi.

“Alhamdulillah ini upaya yang bagus sehingga para peternak sapi akan terbantu dalam penanganan virus PMK ini,” ungkapnya.

Dijelaskan Amin, pihaknya melalui para Babinsa di desa sejak beberapa hari yang lalu melakukan pendampingan tim UPTD Dinas Peternakan untuk melakukan pengecekan, pendataan dan penyemprotan disinfektan kandang sapi di beberapa tempat.

Selain pelibatan para Babinsa, para Taruna Latsitarda Nusantara Kompi B Satlak HIU juga ikut diturunkan untuk membantu penyemprotan disinfektan di Desa Danger Kecamatan Masbagik.

Baca Juga:  Danlanud Iswahjudi Pimpin Upacara Peringatan HUT Ke 77 TNI

Orang nomor satu di Kodim 1615/Lotim itu juga mengingatkan para peternak sapi dan kerbau untuk segera menginformasikan kepada Babinsa atau petugas kesehatan hewan terdekat apabila ada indikasi hewan ternaknya terkena PMK sehingga cepat dilakukan langkah preventif dengan menutup kandang ternak, pengecekan dan penyemprotan ataupun pengobatan.

Selain itu, Amin juga berharap ketersediaan daging sapi di Kabupaten Lombok Timur tidak terganggu dengan adanya PMK apalagi menjelang perayaan Idul Adha pada Juli mendatang.(Red*)

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Pemkab Kolaka Perkuat Koperasi Modern untuk Dorong Ekonomi Daerah 2026

KOLAKA, JURNALISWARGA.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka menegaskan komitmennya memperkuat gerakan koperasi sebagai salah satu pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif,...

Bupati Kolaka Dorong Sinergi Eksekutif-Legislatif Percepat Pembangunan 2026

KOLAKA, JURNALISWARGA.ID – Bupati Kolaka H. Amri, S.STP., M.Si. mendorong penguatan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Kolaka dan DPRD untuk mempercepat pembangunan daerah serta meningkatkan...

KPK OTT Bupati Lombok Barat, Dugaan Korupsi Proyek Rp17,9 Miliar

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, Nusa...

Menteri ATR/BPN Percepat Sertipikasi Tanah MBR, Warga Dapat Kepastian Hukum 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Pemerintah memperkuat langkah strategis untuk mempercepat sertipikasi tanah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Kebijakan ini diharapkan memberikan kepastian hukum atas kepemilikan...

Mensesneg Tegaskan Komitmen Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Pemerintah terus memperkuat komitmen untuk membangun ekosistem kendaraan listrik nasional sebagai bagian dari strategi transformasi energi sekaligus mendorong kemandirian industri otomotif...

 

ARTIKEL TERKAIT