Politisi

Semarang, MGA – Bak gong pembuka sebagai ‘early’ tahun politik menuju 2024, Surya Paloh mendeklarasikan Anies Baswedan jadi capres 2024 pilihan Nasdem beberapa hari lalu.

Masyarakat Indonesia seperti melihat panggung teater yang telah dimulai tertata dan disorot lampu.
Aktor-aktor politik segera beradu ilmu dan kekuatan di sana.

Realita(s) gerak politik Indonesia menjelang 2024 sangat dinamis.
Bagaimana ketegangan kubu Puan vs kubu Ganjar di PDIP.
Bagaimana proses saling pendekatan antara Nasdem, PKS dan Demokrat.
Bagaimana signal-signal keeratan PKB dan Gerindra.
Dan seterusnya, dan sebagainya.

Ucapan, janji, komitmen yang merupakan pancaran integritas dan karakter masing-masing politisi (beserta orang-orang dekat di sekitarnya) yang tampil di panggung politik menjadi pendidikan politik nyata bagi khalayak, khususnya kaum muda. Tontonan ini jauh lebih kuat pesannya daripada kelas-kelas perkuliahan ilmu politik yang diadakan di kampus.

Baca Juga:  Ada Apa Pleno Musda GPdl Papua, Discorsing Sampai 6 Bulan

Dalam panggung politik, penonton digoda oleh setiap mereka (para politisi) untuk menjatuhkan hati dalam keberpihakan.

Penonton yang cerdas bisa membedakan antara politisi yang protagonis dan antagonis.
Tapi penonton yang tak banyak perhatian, akan kesulitan memilahnya.

Pendidikan politik terus berjalan tanpa bisa direm.
Melalui kegerakan para politisinya.
Semoga mereka bisa meninggalkan legacy yang baik dan mulia kepada generasi muda, tentang politik Indonesia.

Baca Juga:  Mendagri Beri Penghargaan APBD Award 2023 kepada Kepala Daerah dengan Realisasi APBD Tertinggi

Terima kasih untuk para politisi yang memberi kuliah nyata dalam berpolitik, dan seakan berseru “Inilah politik. Seni memperoleh kekuasaan dan mempertahankannya!”

Wai para politisi, di tangan Andalah gradasi hitam putih politik Indonesia menjadi kuliah dan warisan nyata bagi negeri ini.

Ah… menjelang akhir tulisan ini, kok jadi kebayang wajah-wajah para politisi Indonesia.
Seperti Fadli Zon, Fahri Hamzah, Anies Baswedan, Surya Paloh, Muhaimin Iskandar, AHY dan lain-lainnya. Mereka adalah para politisi yang turut memahat warna politik negeri ini.

Penulis : Setio Boedi

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

KETURUNAN PEWAKAF MASJID AGUNG AT-TOHIRIYAH DESAK PEMBANGUNAN ALUN-ALUN BOGOR DIHENTIKAN SEMENTARA 2026

KOTA BOGOR, Jurnaliswarga.id  – Polemik pembangunan Alun-Alun Kota Bogor kembali menjadi sorotan. Salah seorang keturunan pewakaf Masjid Agung At-Tohiriyah, Raden Muhammad Padmanegara, menyampaikan keberatan...

Ketua DPC AWPI Bogor siap kawal proses hukum dugaan korupsi dana bankeu dan dana desa 2026

Bogor, Jurnaliswarga.id -  ramainya pemberitaan di media online tentang adanya dugaan korupsi dana bankeu dan dana desa, di desa Gunung Sari kecamatan citeureup beberapa...

BPI KPNPA RI Soroti Minimnya Putra Asli NTT Lolos Akpol, Rahmad Sukendar: Pejabat Jangan Hanya Jadi Penonton 2026

Kupang, Jurnaliswarga.id – Polemik seleksi Calon Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian (Catar Akpol) di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus menjadi perhatian publik. Di tengah...

BPI KPNPA RI Apresiasi Kapolda Jambi Respons Cepat Aduan Masyarakat, terhadap Dugaan Pemerasan Oknum Kanit Reskrim 2026

Jambi, Jurnaliswarga.id – Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI) mengapresiasi langkah cepat Kapolda Jambi beserta jajaran...

Sekda Bogor Ajak ASN Perkuat Kinerja Hadapi Tantangan Fiskal 2026

Jurnaliswarga.id | Cibinong – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor untuk...

 

ARTIKEL TERKAIT