Politisi

Semarang, MGA – Bak gong pembuka sebagai ‘early’ tahun politik menuju 2024, Surya Paloh mendeklarasikan Anies Baswedan jadi capres 2024 pilihan Nasdem beberapa hari lalu.

Masyarakat Indonesia seperti melihat panggung teater yang telah dimulai tertata dan disorot lampu.
Aktor-aktor politik segera beradu ilmu dan kekuatan di sana.

Realita(s) gerak politik Indonesia menjelang 2024 sangat dinamis.
Bagaimana ketegangan kubu Puan vs kubu Ganjar di PDIP.
Bagaimana proses saling pendekatan antara Nasdem, PKS dan Demokrat.
Bagaimana signal-signal keeratan PKB dan Gerindra.
Dan seterusnya, dan sebagainya.

Ucapan, janji, komitmen yang merupakan pancaran integritas dan karakter masing-masing politisi (beserta orang-orang dekat di sekitarnya) yang tampil di panggung politik menjadi pendidikan politik nyata bagi khalayak, khususnya kaum muda. Tontonan ini jauh lebih kuat pesannya daripada kelas-kelas perkuliahan ilmu politik yang diadakan di kampus.

Baca Juga:  Sudah Setengah Abad Lebih Kak Seto Mengabdikan diri untuk Anak Indonesia

Dalam panggung politik, penonton digoda oleh setiap mereka (para politisi) untuk menjatuhkan hati dalam keberpihakan.

Penonton yang cerdas bisa membedakan antara politisi yang protagonis dan antagonis.
Tapi penonton yang tak banyak perhatian, akan kesulitan memilahnya.

Pendidikan politik terus berjalan tanpa bisa direm.
Melalui kegerakan para politisinya.
Semoga mereka bisa meninggalkan legacy yang baik dan mulia kepada generasi muda, tentang politik Indonesia.

Baca Juga:  Asst.Prof. Dwi Seno Apresiasi Kinerja Jaksa Agung dalam Penuntasan Kasus HAM Berat

Terima kasih untuk para politisi yang memberi kuliah nyata dalam berpolitik, dan seakan berseru “Inilah politik. Seni memperoleh kekuasaan dan mempertahankannya!”

Wai para politisi, di tangan Andalah gradasi hitam putih politik Indonesia menjadi kuliah dan warisan nyata bagi negeri ini.

Ah… menjelang akhir tulisan ini, kok jadi kebayang wajah-wajah para politisi Indonesia.
Seperti Fadli Zon, Fahri Hamzah, Anies Baswedan, Surya Paloh, Muhaimin Iskandar, AHY dan lain-lainnya. Mereka adalah para politisi yang turut memahat warna politik negeri ini.

Penulis : Setio Boedi

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Pemkab Bogor Tutup Jalan Tegar Beriman Saat CFD, Warga Diminta Cari Jalur Alternatif

Bogor, jurnaliswarga.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akan kembali menggelar Car Free Day (CFD) di kawasan Cibinong pada Minggu (5/4/2026). Kegiatan tersebut dipusatkan di...

Segel Dilanggar, Hukum Dipertanyakan: Rahmad Sukendar Semprot Keras Aparat di Kasus PT Gandasari Shipyard

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID - Kasus penimbunan pesisir oleh PT Gandasari Shipyard di Bintan kian memanas. Tak lagi sekadar dugaan pelanggaran izin lingkungan, perkara ini kini...

Mensos Gus Ipul Tak kenal Libur, Penyaluran Bantuan Korban Bencana Sumatra Tetap Terlaksana

Jakarta, Jurnaliwarga.id - Penyerahan bantuan dilakukan secara hybrid dan dipimpin langsung oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) melalui sambungan Zoom dari Kantor Kemensos...

Gempa Sulawesi Utara dan Maluku Utara, Presiden Minta Penyelamatan Warga Jadi Prioritas

Jakarta, Jurnaliswarga.id - Pemerintah bergerak cepat dalam merespons bencana gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang melanda wilayah Sulawesi Utara (Sulut), Maluku Utara (Malut), dan...

IGORNAS Sukabumi Gelar Jambore 2026, Satukan Semangat Guru Olahraga Menuju Generasi Sehat dan Berprestasi

SUKABUMI, JURNALISWARGA.ID — Semangat kebersamaan dan komitmen membangun generasi sehat kembali digaungkan oleh IGORNAS Kabupaten Sukabumi melalui rencana pelaksanaan Jambore IGORNAS 2026. Kegiatan ini menjadi...

 

ARTIKEL TERKAIT