Kang Tebe Sukendar ; Jika Ada Yang Janggal Tewas Nya Ajudan Kapolda Kaltara ,Segera Saja Propam Polri Diturunkan Untuk Ungkap Fakta Yang Sebenarnya Terjadi 2023

Jakarta, (JURNALISWARGA.ID) 26 September 2023 – Kang Tebe Sukendar selaku Ketua Umum BPI KPNPA RI melihat tewasnya Ajudan Kapolda Kaltara diduga adalah Bukan Bunuh Diri,karena Tidak Ada Saksi yang melihat.

Adanya pernyataan dari Kabid Humas Polda Kaltara bahwa meninggalnya Brigpol Setyo Herlambang karena kelalaian dinilai terlalu cepat, dan terkesan sangat terburu-buru.

Seperti diketahui Polda Kaltara menegaskan kematian Brigadir Polisi (Brigpol) Setyo Herlambang (SH) pada Jumat (22/9/2023) siang di rumah dinas Kapolda Kalimantan Utara (Kaltara) karena kelalaiannya saat membersihkan senjata.

Kang Tebe Sukendar ; Jika Ada Yang Janggal Tewas Nya Ajudan Kapolda Kaltara
,Segera Saja Propam Polri Diturunkan Untuk Ungkap Fakta Yang Sebenarnya Terjadi 2023

Hal ini mengundang banyak pertanyaan, terlebih informasi awalnya, ajudan atau pengawal pribadi Kapolda Kaltara itu dinyatakan meninggal karena akhiri hidup.

Adanya pernyataan dari Polda Kaltara bahwa meninggalnya Brigpol SH karena kelalaian dinilai terlalu cepat dan terkesan terburu-buru untuk disampaikan kehadapan publik.

Hal tersebut disampaikan Kang Tebe Sukendar di saat wawamcara dengan awak media senin 25 September 2023
“Terlalu dini untuk mengatakan bahwa ini adalah bunuh diri, bukan ada ditembak orang lain , kelalaian dan sebagainya,”

Baca Juga:  Gerak Cepat, Pj. Bupati Bogor Asmawa Tosepu Berhasil wujudkan Kantong Parkir Angkutan Tambang 2024

Sudah ada terjadi Walpri atau Ajudan Pejabat Tinggi Polri tewas dibunuh dan bukan bunuh diri ataupun akibat dari kelalain dalam membersihkan senjata ,Menurut Kang Tebe Sukendar, kepolisian harus bisa menjawab semua pertanyaan yang saat ini berkembang di publik, apakah kematian Brigpol SH benar kasus akhiri hidup atau dihabisi orang lain, atau karena kelalaiannya.

“Menurut informasi awal, tidak ada saksi yang melihat. Tapi (kasus ini) perlu digali, sebaiknya Mabes Polri turun kan Tim agar lebih objektif,” harapnya.

Sebelum ada hasil forensik dokter ataupun pemeriksaan olah tkp oleh Tim Mabes Polri ,sangat terlalu Dini Mengatakan Ajudan Kapolda Kaltara Bunuh Diri,ataupun kelalaian apalagi Tidak Ada Saksi yang melihat dilokasi

Kang Tebe Sukendar menambahkan
untuk menjadi seorang ajudan atau pengawal pribadi para pejabat tinggi Polri, seperti Kapolri atau Kapolda, tentunya sudah melalui serangkaian tes yang objektif.

Adapun salah satu tes tersebut, sebutnya, yakni uji kemahiran dalam menggunakan senjata dan tes psikologi.

Baca Juga:  Kadiv Humas Polri : Brigadir Taruna Helena Harumkan Nama Korps Bhayangkara Dan Indonesia Di Kancah Internasional UNCAC

“Nah ini dikatakan karena kelalaian dalam membersihkan (senjata). Berarti dia tidak ahli dalam membersihkan senjata api,” katanya.

“Maka akan timbul pertanyaan lagi, mengapa dia (Brigpol SH) bisa lolos menjadi pengawal pribadi atau ajudan yang menggunakan senjata,” apalagi ini dari pasukan khusus Gegana Polri yang ada di Sat Brimob Polda Kaltara ungkap Kang Tebe Sukendar

Oleh karena itu, kata Ketua Umum BPI KPNPARI itu, pertanyaan-pertanyaan ini harus dijawab oleh pihak kepolisian dan juga dilakukan penyelidikan oleh Mabes Polri.

“Supaya (pengungkapan kasus kematian Brigpol SH) objektif harus dilakukan oleh aparat di luar Polda Kaltara, minimal Mabes Polri bersama Kompolnas atau komponen lain yang netral,” sebutnya.

Sehingga banyaknya asumsi pemberitaan yang beredar di.masyarakat dapat terjawakan dengan benar,jangan ada lagi muncul tragedi Sambo jilid ke II dimasyarakat .tutup Kang Tebe Sukendar

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Prof. Henry Soroti Pembatasan Rekening Aktivis Pati 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID  — Guru Besar hukum pidana Prof. Dr. Henry Yosodiningrat, S.H., M.H. menyoroti polemik penundaan transaksi rekening Bank Mandiri milik Supriyono alias Botok,...

Menanti Transparansi KPK: Mengapa Pengumuman Tersangka OTT Pemkab Bogor Sengaja Ditunda?

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID — Gelombang desakan publik terus mengalir deras menuntut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera membuka tabir di balik Operasi Tangkap Tangan (OTT)...

Ketua Umum DPP FPPI Kawal Hak Ganti Rugi Lahan Warga Kutai Timur 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID — Forum Purnawirawan Pejuang Indonesia (FPPI) mengambil langkah aktif mendampingi kelompok tani dari Kutai Timur, Kalimantan Timur, dalam memperjuangkan hak ganti rugi...

Perumda Tirta Kahuripan Perkuat Layanan Digital MyKahuripan 2026

BOGOR, JURNALISWARGA.ID — Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor terus meningkatkan kualitas pelayanan pelanggan melalui transformasi digital. Aplikasi MyKahuripan kini memasuki tahap pre-launching...

Direktur RSUD Ciawi Buka Ruang Aspirasi untuk Perkuat Pelayanan 2026

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID — RSUD Dr. KH Idham Chalid Kabupaten Bogor terus memperkuat kualitas pelayanan kesehatan dengan melibatkan masyarakat secara langsung melalui Forum Konsultasi Publik...

 

ARTIKEL TERKAIT